Liburan akhir tahun biasanya jadi momen yang paling ditunggu banyak keluarga. Kamu mungkin sudah memikirkan destinasi yang ingin dikunjungi, tiket yang harus dibeli, hingga perlengkapan yang perlu dibawa. Tapi ada satu hal penting yang sering terlupakan sebelum berangkat: cara menghemat listrik di rumah.
Mengabaikan hal ini bisa membuat tagihan listrik tetap tinggi meski rumah kosong, bahkan berpotensi menimbulkan risiko keamanan. Agar liburanmu makin tenang dan dompet tetap aman, kamu bisa menerapkan berbagai langkah sederhana namun efektif untuk menghemat listrik saat rumah ditinggal pergi.
Berikut panduan lengkap yang sudah Bank Saqu lengkap dengan langkah praktis berhemat di bawah ini.
Cara Menghemat Listrik Rumah Ketika Ditinggal Liburan Akhir Tahun
1. Matikan perangkat elektronik
Perangkat seperti TV, speaker, microwave, kulkas, hingga komputer sering dibiarkan dalam posisi standby. Bahkan, saat kamu pakai mode standby pun tetap mengonsumsi listrik. Sebelum berangkat, pastikan semua perangkat benar-benar dimatikan dari sumber listriknya, bukan hanya dari tombol power.
2. Cabut semua colokan
Charger HP, stop kontak ekstensi, rice cooker, dispenser, dan perangkat lain tetap menarik daya walaupun tidak sedang digunakan. Kebiasaan lupa mencabut colokan bisa membuat tagihan listrik tetap tinggi. Selain hemat, cara ini juga meningkatkan keamanan karena mengurangi risiko korsleting.
3. Atur kulkas agar lebih hemat energi
Kulkas adalah salah satu perangkat paling boros listrik di rumah. Jika liburan cukup lama (lebih dari seminggu), kamu bisa mengosongkan isi kulkas, mencairkan es, membersihkan, lalu mematikannya. Jika liburan hanya 2–5 hari, kamu bisa menurunkan kapasitas pendinginan atau mengatur suhu di level medium.
4. Gunakan timer atau smart plug
Smart plug bisa otomatis memutus aliran listrik di jam tertentu. Jika kamu punya perangkat yang harus tetap hidup sebentar, seperti lampu teras malam hari, timer atau smart plug bisa membantu kontrol otomatis. Selain hemat listrik, metode ini membuat rumah tetap terlihat “hidup”.
5. Matikan AC dan bersihkan filternya
AC yang kotor mengonsumsi listrik jauh lebih tinggi. Sebelum liburan, bersihkan filter dan pastikan AC dalam kondisi mati total. Jangan lupa cek remote, jangan sampai AC tiba-tiba menyala karena timer aktif dari setelan sebelumnya. CNet menyebut bahwa akan lebih baik jika kamu mematikan AC lewat breaker listriknya.
6. Atur pemanas air atau matikan total
Water heater listrik tetap menarik daya meskipun kamu tidak memakainya. Matikan pemanas air sepenuhnya sebelum pergi. Jika menggunakan pemanas air dengan tangki, pastikan tombolnya benar-benar off. Sama seperti AC, kamu bisa mematikan lewat breaker listrik di toilet atau sekitar rumah.
7. Kurangi penggunaan lampu sebelum berangkat
Beberapa orang menyalakan banyak lampu agar rumah terlihat aman. Sebenarnya kamu tidak perlu menyalakan lampu sepanjang hari. Cukup gunakan smart lamp atau timer untuk menyalakan lampu teras beberapa jam di malam hari. Pilih lampu LED yang lebih hemat energi.
8. Matikan modem dan router Wi-Fi
Modem dan router biasanya hidup 24 jam. Jika kamu liburan beberapa hari, modem yang menyala terus hanya membuang listrik. Cabut colokannya sebelum berangkat kecuali memang dibutuhkan untuk perangkat smart home tertentu.
9. Cek mesin cuci dan alat elektronik besar lainnya
Pastikan mesin cuci atau alat elektronik besar lain dalam posisi mati dan tidak menyala otomatis karena jadwal setting. Bersihkan dulu bagian dalamnya agar tidak timbul bau saat kamu kembali nanti.
10. Tutup tirai atau gorden untuk menjaga suhu rumah
Sinar matahari yang masuk bisa meningkatkan suhu ruangan, membuat pendingin ruangan bekerja lebih keras ketika kamu pulang dan menyalakan AC. Dengan menutup tirai, kamu membantu menjaga suhu rumah tetap stabil.
11. Periksa instalasi listrik sebelum berangkat
Jika rumahmu cukup tua atau memiliki banyak perangkat elektronik, ada baiknya melakukan pengecekan cepat pada instalasi. Pastikan tidak ada kabel yang terkelupas atau stop kontak yang menghitam. Tindakan kecil ini bisa mencegah korsleting saat rumah kosong.
12. Matikan pompa air dan cek kebocoran
Pompa air yang hidup otomatis bisa menyala tiba-tiba jika terjadi kebocoran kecil di pipa. Ini tidak hanya boros listrik tapi juga boros air. Pastikan pompa air dimatikan dan tidak ada keran yang bocor.
Langkah Sederhana yang Membantu Mengurangi Konsumsi Energi
Untuk membantu kamu mencapai target hemat listrik, melansir N26, ada beberapa kebiasaan tambahan yang bisa diterapkan sejak sebelum liburan:
Hemat energi dengan mengganti perangkat lama
Perangkat tua seperti kulkas lama atau AC jadul mengonsumsi listrik jauh lebih besar dibanding perangkat baru yang sudah memiliki fitur hemat energi. Pertimbangkan untuk upgrade jika tagihan listrikmu terus tinggi.
Gunakan energi hanya pada zona tertentu
Jika kamu tinggal bersama keluarga, biasakan menggunakan satu ruangan bersama saat menonton TV atau bekerja. Ini membuat konsumsi listrik lebih terpusat dan hemat.
Menghemat listrik saat rumah ditinggal liburan bukan hanya soal menekan biaya, tapi juga memastikan rumah tetap aman. Dengan mencabut colokan, mematikan AC, mengatur kulkas, hingga menggunakan smart plug, kamu bisa mengurangi konsumsi listrik secara signifikan tanpa usaha besar.
Siap makin efisien dalam mengatur keuangan rumah tangga? Kelola pengeluaranmu dengan lebih bijak dan maksimalkan tabungan lewat Bank Saqu! Download aplikasinya lewat Play Store atau App Store, lalu buka rekening tabungan Bank Saqu.
Tersedia fitur Saku Nabung dengan bunga 3,5% p.a, Saku Booster, serta Tabungmatic untuk dapatkan cuan dari setiap transaksi kamu. Susun keuangan rumah tangga yang rapi dan baik mulai dari sekarang!





