Bisnis Update

Ratusan Solopreneur dan Founder Berkumpul di Bank Saqu Solopreneur Society, Buka Peluang Bisnis Baru

02 Nov 2026

thumbnail

Jakarta, 28 Oktober 2026 – Bank Saqu, layanan perbankan digital milik Astra Financial dan WeLab, berkolaborasi dengan IDN resmi menyelenggarakan Bank Saqu Solopreneur Society: The Founders Club 2026 di Samisara Grand Ballroom, Sopo Del Tower, Jakarta. Kegiatan ini dihadiri oleh ratusan peserta yang mempertemukan para pelaku usaha, solopreneur dengan praktisi industri, calon buyer, investor, dan mitra strategis melalui rangkaian Industry Insights, Networking, serta Business Matchmaking untuk membuka peluang kolaborasi dan pertumbuhan bisnis baru.

Hendrik Komandangi, Relationship Banking Director Bank Saqu, menyampaikan, “Banyak pelaku usaha memiliki produk yang kompetitif dan potensi pasar yang besar. Namun, untuk meningkatkan skala bisnis, mereka perlu memahami kebutuhan pasar, membangun kemitraan yang tepat, serta memiliki pengelolaan keuangan dan kesiapan modal yang baik. Melalui The Founders Club, kami ingin membantu menghubungkan potensi tersebut dengan peluang bisnis yang lebih konkret. Bagi Bank Saqu, dukungan perbankan tidak hanya tentang menyediakan akses finansial, tetapi juga membangun hubungan jangka panjang dan memahami kebutuhan nasabah seiring perkembangan bisnis mereka.”

Hingga saat ini, Bank Saqu telah melayani lebih dari 3,8 juta nasabah, dengan solopreneur sebagai salah satu segmen utama yang menjadi fokus pengembangan bisnis. Melalui pendekatan relationship banking, Bank Saqu terus memperkuat dukungan terhadap kebutuhan finansial pelaku usaha, termasuk melalui Saku Kredit dengan limit awal hingga Rp30 juta serta Kredit Modal Kerja untuk mendukung kebutuhan operasional dan pengembangan usaha sesuai dengan skala bisnis.

Industry Insights: Memperkuat Kapasitas Bisnis dan Literasi Keuangan Solopreneur

Selain memperluas jaringan bisnis, Bank Saqu Solopreneur Society: The Founders Club menghadirkan sesi Industry Insights yang membahas peluang pasar, strategi pengembangan usaha, serta pentingnya pemahaman dan pengelolaan keuangan untuk membangun bisnis yang berkelanjutan. Sesi ini menjadi bagian dari upaya Bank Saqu meningkatkan literasi keuangan pelaku usaha, khususnya dalam memahami arus kas, merencanakan kebutuhan modal, memisahkan keuangan pribadi dan bisnis, serta memanfaatkan layanan finansial secara tepat untuk mendukung pertumbuhan usaha. Pada sesi ini Bank Saqu menekankan cara menjaga kesehatan arus kas, mengelola risiko, dan mengambil keputusan finansial yang tepat.

Empat sektor industri menjadi fokus pembahasan di Industry Insight adalah dari industri kopi, food and beverage (f&b), industri MICE serta Industri AI dan Teknologi.

Business Matchmaking: Membuka Akses dan Peluang Kolaborasi

Sebagai salah satu agenda utama, Match. Make. Grow! Speed Business Matching Session mempertemukan solopreneur terpilih dengan calon buyer, investor, dan mitra strategis dari berbagai industri. Melalui pertemuan bisnis terarah berdurasi sekitar 8 menit per sesi, para peserta berkesempatan mempresentasikan produk dan layanan, menggali kebutuhan calon mitra, serta menjajaki peluang kerja sama yang dapat ditindaklanjuti.

Berbeda dari networking pada umumnya, sesi ini dirancang berdasarkan relevansi kebutuhan dan potensi bisnis masing-masing pihak. Pembahasan mencakup peluang pengadaan produk dan jasa, perluasan kanal distribusi, kemitraan komersial, hingga potensi kolaborasi lintas sektor yang dapat membuka akses pasar baru bagi para solopreneur.

William Utomo, Co-Founder & COO IDN, mengatakan, “Pertumbuhan bisnis tidak selalu harus dimulai dengan menciptakan produk atau pasar baru. Sering kali, peluang justru muncul ketika pelaku usaha mampu melihat kebutuhan yang belum terpenuhi dan menemukan mitra yang memiliki kekuatan saling melengkapi. Kolaborasi yang tepat dapat membuka kanal distribusi baru, memperluas jangkauan konsumen, hingga menciptakan model bisnis yang sebelumnya belum terpikirkan. Melalui Bank Saqu Solopreneur Society: The Founders Club, kami ingin mempertemukan para founder dengan perspektif dan peluang yang dapat diterjemahkan menjadi langkah bisnis berikutnya.”

Melalui Solopreneur Society: The Founders Club, Bank Saqu melanjutkan perjalanan program pengembangan solopreneur yang telah dimulai sejak 2024 melalui Solopreneur Academy. Pendekatan yang sebelumnya berfokus pada pembelajaran dan pengembangan kapasitas kini diperluas dengan akses terhadap peluang pasar, kolaborasi bisnis, serta solusi finansial yang relevan. Inisiatif ini sejalan dengan semangat #SelaluBersama Bank Saqu untuk mendampingi perjalanan solopreneur Indonesia dalam membangun bisnis yang produktif, berdaya saing, dan berkelanjutan. Bertepatan dengan Bulan Inklusi Keuangan (BIK) yang diinisiasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), kegiatan ini sekaligus memperkuat komitmen Bank Saqu dalam meningkatkan literasi dan inklusi keuangan melalui edukasi pengelolaan keuangan serta perluasan akses terhadap layanan finansial yang mendukung pertumbuhan usaha.

Bank Saqu

Bank Saqu

PT Bank Saqu Indonesia adalah layanan perbankan milik Astra Financial dan WeLab yang berperan sebagai katalisator bagi Solopreneur dan pelaku bisnis di Indonesia.