Asupan Warga

Berapa Bunga untuk Kredit Mobil Bekas? Cek Cara Menghitungnya

19 Des 2025

thumbnail

Membeli mobil bekas secara kredit bisa jadi solusi cerdas untuk memilikinya tanpa harus mengeluarkan uang besar di muka. Maka dari itu pertanyaannya, “Berapa bunga untuk kredit mobil bekas?” dan “Bagaimana cara hitungnya supaya tidak terjebak cicilan berat?”

Pertanyaan-pertanyaan itu merupakan aspek paling penting yang harus dipikirkan dengan matang. Pasalnya, bunga untuk kredit sangat mempengaruhi berapa jumlah cicilan yang nanti harus dibayarkan tiap bulannya.

Nerd Wallet menjelaskan jika informasi soal bunga kredit mobil sangat penting karena akan memberi gambaran tentang besaran suku bunga yang diharapkan dan membandingkan penawaran ketika akan membelinya.

Nah, di artikel ini akan dibahas secara lengkap soal bunga untuk kredit mobil bekas agar kamu bisa mengambil keputusan tepat dan finansial pun tetap aman.

Kenapa Mobil Bekas Punya Bunga yang Berbeda?

Sebelum ke angka, penting memahami kenapa bunga kredit mobil bekas biasanya lebih tinggi dibanding mobil baru:

  • Mobil bekas punya risiko lebih besar seperti usia kendaraan lebih tua, kemungkinan kerusakan atau penurunan nilai (depresiasi) lebih cepat.
  • Lembaga pembiayaan atau leasing melihat risiko kredit yang sedikit lebih tinggi untuk mobil bekas.
  • Tenor atau masa angsuran untuk mobil bekas biasanya lebih pendek, dan DP (uang muka) sering lebih besar.
  • Kebijakan bank/leasing yang berbeda untuk mobil bekas versus mobil baru termasuk jenis bunga yang diterapkan.

Dengan memahami hal ini, kita bisa realistis dalam mengatur anggaran sebelum ajukan kredit.

Berapa Persen Bunga untuk Kredit Mobil Bekas?

Sekarang kita langsung akan menjawab pertanyaan berapa bunga untuk kredit mobil bekas?

Bunga untuk kredit mobil bekas cukup bermacam-macam berkisar antara 6% hingga 10% per tahun untuk skema flat.

Jadi, angka realistis yang bisa kamu pakai sebagai acuan awal adalah sekitar 6%-10% per tahun, tergantung kondisi, harga mobil, usia mobil, uang muka, profil kredit kamu, dan lembaga pembiayaan.

Faktor yang Mempengaruhi Besar Bunga

Ada beberapa faktor yang akan membuat bunga kredit mobil bekas menjadi lebih tinggi atau lebih rendah. Misalnya:

  • Uang Muka (DP): Semakin besar uang muka yang kamu bayar, pokok kredit menjadi lebih kecil sehingga bunga juga bisa lebih rendah.
  • Usia Mobil Bekas: Mobil bekas yang usianya lebih muda umumnya memiliki bunga lebih rendah dibanding mobil yang sangat tua.
  • Tenor Kredit: Tenor yang lebih panjang mungkin membuat cicilan bulanan lebih ringan, tapi total bunga yang dibayar bisa lebih besar.
  • Profil Keuangan & Riwayat Kredit: Kalau kamu punya riwayat kredit bagus, penghasilan stabil, lembaga pembiayaan akan memberikan bunga yang lebih kompetitif.
  • Jenis Bunga yang Dipakai: Bunga flat versus bunga efektif, atau sistem anuitas, jenis ini menentukan cara perhitungan bunga dan cicilan.
  • Biaya Tambahan: Asuransi, administrasi, provisi, pengikatan fidusia atau BPKB, semua bisa menambah beban sebenarnya di balik bunga nominal.

Mengetahui faktor-faktor ini bisa membantu kamu memilih skema yang paling masuk akal sesuai kondisi sendiri.

Cara Menghitung Bunga untuk Kredit Mobil Bekas

Kalau kamu sudah tahu angka bunga dan faktornya, sekarang waktunya melihat cara hitungnya. Begini langkah sederhana:

Rumus Sederhana (untuk bunga flat):

Pokok kredit = Harga mobil – Uang muka
Total bunga = Pokok kredit × (bunga (%) per tahun) × tahun tenor
Jumlah yang harus dibayar = jumlah kredit + bunga
Cicilan bulanan = Total yang harus dibayar ÷ (tenor dalam bulan)

Contoh:
Misalnya kamu membeli mobil bekas harga Rp150.000.000, DP 30% = Rp45.000.000 dengan pokok kredit Rp105.000.000.

Asumsikan bunga flat 8% per tahun, tenor 3 tahun (36 bulan).
Total bunga = Rp105.000.000 × 8% × 3 = Rp25.200.000
Total bayar = Rp105.000.000 + Rp25.200.000 = Rp130.200.000
Cicilan/bulan = Rp130.200.000 ÷ 36 = Rp3.617.000

Perhitungan Bunga Efektif atau Metode Lain

Jika lembaga pembiayaan menggunakan bunga efektif atau anuitas, maka perhitungannya berbeda karena bunga dihitung berdasarkan sisa pokok pinjaman tiap bulan. Seiring waktu pokok menurun maka bunga juga menurun.

Tips Mendapatkan “Bunga Terbaik” untuk Kredit Mobil Bekas

Karena bunga bisa berbeda-beda, ini adalah beberapa tips agar kamu bisa mendapatkan bunga yang lebih kompetitif:

  • Ajukan ke lembaga pembiayaan yang memiliki reputasi dan transparan soal bunga, atau showroom yang punya sistem simulasi kredit.
  • Siapkan uang muka yang lebih besar jika memungkinkan.
  • Pilih mobil bekas yang kondisi bagus dan usianya tidak terlalu tua karena itu akan mempengaruhi evaluasi risiko. Kamu bisa berkunjung ke Setir Kanan untuk mencari mobil bekas harga cerdas agar mendapatkan mobil bekas yang kualitasnya tak perlu dipertanyakan lagi.
  • Tenor kredit jangan terlalu panjang agar total bunga tidak membengkak.
  • Cek profil kreditmu, mulai dari riwayat pembayaran dan kredit lainnya agar dapat bunga lebih rendah.
  • Gunakan simulasi online terlebih dahulu untuk mengatur budget bulanan sebelum deal.

Jadi, kalau kamu bertanya “berapa bunga untuk kredit mobil bekas?”, angka yang realistis di pasar Indonesia adalah sekitar 6% hingga 10% per tahun untuk skema flat. Namun, hal itu masih tergantung banyak variabel seperti harga mobil, usia mobil, DP, tenor, lembaga pembiayaan, dan status keuangan kamu.

Tapi ingat, bunga hanyalah salah satu bagian dari keseluruhan biaya karena masih ada biaya tambahan lain yang harus diperhitungkan.

Nah, kamu bisa mencari mobil bekas impianmu di Setir Kanan yang performanya masih baik dengan harga yang kompetitif. Setir Kanan juga memiliki offline store yang tersebar di seluruh Indonesia sehingga kamu bisa cek langsung mobil incaranmu.

Hal yang paling penting untuk diperhatikan adalah dengan melakukan simulasi, hitung kemampuan keuangan sendiri, dan pastikan cicilan bulanan tidak membebani. Dengan begitu, beli mobil bekas secara kredit bisa menjadi langkah cerdas, bukan beban panjang.