Saku 101

Berapa Persen Menabung dari Gaji? Ini Cara Mengaturnya

26 Jun 2026

thumbnail

Menabung adalah kebiasaan baik yang bisa membawamu ke banyak target personal, sekaligus menjaga keuangan tetap stabil di tengah pengeluaran yang terus bergerak. Tapi, tahukah kamu berapa persen menabung dari gaji yang pas setiap bulan?

Ya, menabung sebaiknya punya persentase sendiri di luar berbagai jenis pengeluaran pokok dan pendukung. Jika kamu selama ini masih menabung dengan porsi sesuka hati, ini waktunya untuk ubah kebiasaan itu dengan teknik menabung yang lebih aman untuk kondisi keuanganmu.

Temukan jawaban berapa persen menabung dari gaji di artikel ini, sekaligus bagaimana cara mengaturnya setelah gajian, sampai tips agar tabungan benar-benar terbentuk setiap bulan

BACA JUGA: Manfaat Tabungan dan 7 Jenis yang Dapat Kamu Pilih

Sebaiknya Berapa Persen Menabung dari Gaji?

Banyak financial planner merekomendasikan untuk menyisihkan minimal 20% dari gaji setiap bulan ke pos tabungan dan investasi. Angka 20% ini bisa kamu temukan di dua teknik penganggaran paling populer, yaitu metode 50/30/20 dan metode 40/30/20/10.

Kalau dibedah, seperti ini masing-masing metode membagi porsi gaji:

Metode 50/30/20:

  • 50% untuk kebutuhan pokok 
  • 30% untuk keinginan 
  • 20% untuk tabungan dan investasi

Metode 40/30/20/10:

  • 40% untuk kebutuhan hidup utama dan biaya bulanan
  • 30% untuk cicilan atau utang aktif
  • 20% untuk tabungan
  • 10% untuk dana darurat

Jadi apapun metode yang kamu pilih, tetap tabung sebesar 20% dari gaji bulananmu, ya. 

Hanya saja kalau kamu sedang punya cicilan aktif, teknik 40/30/20/10 akan lebih cocok karena kamu punya pos khusus untuk membayar kewajiban tanpa mengambil dari pos tabungan. 

Sebaliknya, jika kondisi keuanganmu relatif bersih tanpa cicilan besar, 50/30/20 lebih sederhana dan mudah diterapkan.

Contoh Menghitung Alokasi Dana untuk Tabungan

Masih belum terbayang? Coba perhatikan contoh menghitung menggunakan masing-masing teknik berikut ini.

1. Hitungan dengan Teknik 50/30/20

Misalnya gaji bersihmu adalah Rp6.000.000 per bulan 

  • Kebutuhan: 50% x Rp6.000.000 = Rp3.000.000
  • Keinginan: 30% x Rp6.000.000 = Rp1.800.000
  • Tabungan: 20% x Rp6.000.000 = Rp1.200.000

Dalam setahun, tabungan yang terkumpul mencapai akan Rp14.400.000 dan itupun belum termasuk bunga jika kamu kamu menyimpan tabungan di produk tabungan berbunga. 

2. Hitungan dengan Teknik 40/30/20/10

Dengan gaji yang sama, Rp6.000.000, dengan cicilan aktif, perhitungan per bulannya akan seperti ini:

  • Kebutuhan: 40% x Rp6.000.000 = Rp2.400.000
  • Utang aktif: 30% x Rp6.000.000 = Rp1.800.000
  • Tabungan: 20% x Rp6.000.000 = Rp1.200.000
  • Dana darurat: 10% x Rp6.000.000 = Rp600.000

Meskipun ada dana yang harus dialokasikan untuk bayar utang, tapi dengan metode ini kamu tetap bisa menabung Rp1.200.000 per bulan sekaligus menyimpan dana darurat Rp600.000 secara paralel.

Cara Mengatur Uang untuk Ditabung Setelah Gajian

Tahu menabung berapa persen dari gaji saja sama sekali belum menjamin tabungan kamu aman. Kamu wajib tahu juga cara mengaturnya dengan sistem yang jelas. Coba simak cara ini, yuk!

1. Langsung Tabung 20% Setelah Gaji Masuk

Tabungan bukan uang sisa setelah pembelian atau pembayaran. Supaya porsinya tetap konsisten, langsung pindahkan 20% ke rekening atau saku tabungan terpisah begitu gaji masuk Jangan tunggu sampai akhir bulan, ya

Pisahkan rekening atau saku keuangan. Jangan campur uang kebutuhan harian dengan tabungan. Pemisahan ini mencegah godaan mengambil uang tabungan untuk pengeluaran kecil yang sebenarnya tidak mendesak.

2. Tentukan Target Menabung

Menabung jadi makin semangat kalau ada targetnya. Tanpa tujuan, kamu akan lebih mudah memaklumi pengeluaran kecil dari tabungan. 

Supaya tabungan tetap aman, tulis target seperti "Uang Liburan Akhir Tahun" atau "DP Rumah" dan target keuangan lainnya yang kamu mau capai. Setelah itu tetap disiplin dengan keputusanmu. 

3. Evaluasi dan Sesuaikan Tiap Bulan

Pendapatan setiap bulan mungkin tidak selalu sama, apalagi pendapatan dari side hustle-mu. BIasanya bulan dengan pengeluaran ekstra (ulang tahun, mudik, bayar pajak) perlu penyesuaian alokasi, biar pos tabungan tetap terisi, meski mungkin lebih kecil dari biasanya.

Tips Mengatur Uang untuk Tabungan

Rumus sudah ada, contoh hitungan sudah jelas., dan cara mengaturnya pun mudah. Tapi tantangan sebenarnya ada di konsistensi. Nah, biar tabunganmu jumlahnya stabil tanpa ganggu gugat, terapkan juga tips ini, ya.

  • Gunakan fitur tabungan otomatis: Fitur ini akan bantu kamu transfer sebagian gaji secara otomatis ke rekening tabungan setiap tanggal gajian.
  • Naikkan persentase tabungan saat gaji naik: Daripada tambahan pendapatan kamu gunakan untuk berbelanja, lebih baik naikkan juga persentase tabunganmu, contohnya 30% dari total pendapatan. 
  • Mulai dari 5-10% kalau 20% terasa berat: Walaupun 20% adalah persentase tabungan ideal, tapi kamu tetap bisa mulai dari angka yang realistis dan naikkan secara bertahap.
  • Buat rekening khusus per target: Pisahkan tabungan untuk dana darurat, tabungan liburan, dan investasi ke pos yang berbeda. Dengan begitu, kamu tahu persis sudah sejauh mana progres targetnya.

BACA JUGA: Ikuti 7 Tips Ini agar Kamu Bisa Dapatkan Bunga Tabungan yang Kompetitif dan Makin Cuan!

Punya Tabungan Serasa Nggak Menabung dengan Fitur Tabungmatic dari Bank Saqu!

Sekarang sudah paham, kan berapa persen menabung dari gaji yang ideal setiap bulannya? 

Nah, tinggal eksekusinya yang sering jadi tantangan, nih. Lupa transfer ke rekening tabungan sampai keinginan untuk menikmati hasil kerjamu dulu pastinya akan menghambat keamanan kondisi tabungan.

Untungnya, sekarang kamu bisa punya tabungan tanpa merasa habis menabung dengan fitur Tabungmatic dari Bank Saqu. Bukan dengan memotong sebagian dari uang gaji kamu, tapi sistem menabungnya super unik!

Tabungan kamu akan otomatis terisi setiap kali transaksi. Jadi, saat pembayaran, nominalnya akan dibulatkan sesuai jenis pembulatan yang kamu pilih di awal mengatur fitur ini. Selisih pembulatan inilah yang otomatis masuk ke Saku Booster.

Makin sering belanja, makin bertambah juga tabunganmu. Belum lagi suku bunga tinggi di Saku Booster yang bikin tabungan kamu terus bertumbuh. Kalau begini, target menabung kamu jadi lebih cepat tercapai, kan?

Yuk, mulai menabung dari langkah kecil setiap transaksi, dan kelola tabungan dengan cara yang bebas ribet bersama Bank Saqu!