Asupan Warga

Apa Itu Gaya Hidup Berkelanjutan? Ini Cara Mudah Menerapkannya

09 Des 2025

thumbnail

Akhir-akhir ini kamu mungkin sering dengar istilah gaya hidup berkelanjutan. Mau itu dari konten kreator, brand besar, atau sekadar lewat timeline. 

Gaya hidup berkelanjutan itu lebih ke soal cara kita menjalani hidup dengan sedikit lebih peduli. 

Tetap pakai listrik, tetap belanja, tetap makan enak, tapi kita belajar pakai semuanya dengan lebih bijak. Nggak ekstrem. 

Nggak harus pindah ke desa atau jadi minimalis total. Intinya, cara hidup yang lebih waras buat bumi dan buat diri kita juga.

Di Indonesia sendiri, hal kayak gini tuh sebenarnya sudah ada sejak lama. Orang tua kita terbiasa hemat listrik, pakai barang sampai rusak, nyimpen botol kaca, dan menanam tanaman di halaman. 

Sekarang konsepnya cuma diperbarui, disesuaikan sama zaman. Cuaca makin panas, sampah plastik meningkat, polusi nggak kelar-kelar.

Apa Itu Gaya Hidup Berkelanjutan?

Secara sederhana, gaya hidup berkelanjutan adalah pola hidup yang berusaha mengurangi dampak buruk terhadap lingkungan. 

Jadi kamu tetap hidup normal, tapi ada kesadaran kecil. “Oh, kayaknya ini bisa dipakai lagi, deh.” atau “Kayaknya bisa hemat dikit, ya.”

Menurut UNEP, gaya hidup berkelanjutan itu soal memilih konsumsi yang mendukung kualitas hidup yang baik tanpa menghabiskan sumber daya bumi.

Kalau dipikir-pikir, konsep ini cocok banget sama Indonesia. 

Kita negara tropis, punya banyak sumber daya alam, tapi juga banyak tantangannya, mulai dari banjir, panas ekstrem, sampai sampah plastik yang menggunung. 

Kenapa Gaya Hidup Berkelanjutan Penting Buat Kamu?

Bukan cuma buat penyelamatan bumi yang skalanya gede banget itu, tapi juga buat kehidupan kamu sehari-hari. Nih, beberapa alasannya:

1. Cuaca makin nggak karuan

Kamu sadar nggak sih, hari panas sekarang beda banget sama 5–10 tahun lalu?
Melansir The Good Trade, suhu global naik terus tiap tahun. Kita yang tinggal di Indonesia juga ikut kena imbasnya, lebih lembap, lebih gerah, dan lebih gampang capek.

2. Harga pangan bisa naik gara-gara iklim

Oh iya, kamu tahu nggak kalau perubahan iklim bisa memengaruhi hasil panen, lho. Kalau hasil panen turun, harga pangan bisa naik. Jadi langkah kecil yang kamu lakukan sebenarnya ikut menjaga stabilitas ini.

3. Sampah plastik kita sudah gawat banget

Indonesia termasuk negara penyumbang sampah plastik terbesar. Masalah ini nggak akan kelar kalau nggak dimulai dari kebiasaan kecil di rumah.

4. Lebih irit tanpa kamu sadari

Gaya hidup berkelanjutan itu hemat. Hemat listrik, hemat air, hemat beli barang yang nggak perlu. 

Manfaat Gaya Hidup Berkelanjutan buat Kehidupan Kamu

Manfaatnya bukan cuma ke lingkungan aja, tapi juga langsung ke diri kamu. Misalnya: 

1. Tubuh lebih sehat

Biasanya orang yang menjalani gaya hidup berkelanjutan lebih banyak makan buah, sayur, dan makanan utuh. Lebih sering jalan kaki atau naik sepeda. Badan jadi lebih fit.

2. Mental lebih ringan

Hidup yang lebih sederhana dan mindful itu bikin stres berkurang. Kamu jadi nggak gampang kebawa arus konsumsi yang bikin capek.

3. Pengeluaran lebih terkontrol

Barang yang awet itu memang awalnya sedikit lebih mahal, tapi tahan lama. Nggak perlu sering-sering beli lagi. Lebih untung dalam jangka panjang.

4. Rumah lebih nyaman

Punya tanaman, rumah lebih rapi, lebih bersih, dan lebih minim barang, suasana rumah pun bisa berubah total.

Cara Termudah Menerapkan Gaya Hidup Berkelanjutan 

Tenang, kamu nggak harus langsung berubah total, kok. Mulai dari hal yang paling mudah dulu aja. Contohnya:

1. Kurangi plastik sekali pakai

  • Bawa tas belanja lipat
  • Bawa botol minum sendiri
  • Pakai kotak makan
  • Pilih produk refill

Sekarang sudah banyak minimarket dan swalayan yang menyediakan refill station, jadi makin gampang.

2. Pilih produk lokal

Serius, produk lokal sekarang keren-keren banget, lho. Dari fashion, skincare, sampai home living. Selain lebih murah ongkirnya, carbon footprint-nya juga lebih kecil.

3. Lebih hemat listrik dan air

  • Pakai AC 25–27°C
  • Matikan lampu yang nggak dipakai
  • Cabut charger
  • Pakai shower secukupnya

Selain bantu bumi, tagihan juga jadi lebih ramah kantong.

4. Pilih makanan dengan lebih bijak

Beberapa kebiasaan yang bisa kamu coba:

  • Kurangi food waste
  • Simpan makanan dengan lebih rapi
  • Bikin daftar belanja
  • Masak porsi secukupnya

Ternyata banyak banget makanan terbuang cuma karena lupa dimakan.

5. Pakai transportasi umum atau bareng teman

MRT, LRT, TransJakarta, Commuter Line, ataupun angkutan umum lainnya jauh lebih nyaman sekarang. Bisa dicoba kalau rute harian kamu mendukung, ya.

6. Beli barang yang tahan lama

Beli barang berkualitas adalah salah satu gaya hidup berkelanjutan. Nggak usah ikut-ikutan fast fashion terus, ya. Pilih barang yang awet dan timeless aja.

7. Gunakan ulang sebanyak mungkin

Dulu orang tua kita bisa bikin banyak hal dari barang bekas. Sekarang kamu juga bisa, kok.

  • Botol kaca untuk simpan bumbu
  • Kardus jadi tempat penyimpanan
  • Baju lama dipakai jadi baju rumah

Sederhana tapi bermanfaat banget. Nggak harus langsung sempurna kok. Yang penting, kamu mulai dulu dari hal kecil yang paling kamu mampu.

Nah, mumpung kamu lagi mulai merapikan hidup dan ngatur semuanya biar lebih terarah, sekalian aja rapikan juga cara kamu mengatur keuangan. 

Soalnya, gaya hidup berkelanjutan itu juga nyambung banget sama cara kamu menjaga stabilitas finansial. 

Biar makin gampang, kamu bisa pakai Bank Saqu buat bantu pisahin anggaran, nabung otomatis, dan mengelola uang harian biar lebih tertata.

Yuk, coba download aplikasi Bank Saqu di Android dan iOS sekarang!