Saku 101

Pinjaman Tanpa Agunan, Solusi Nggak Punya Jaminan untuk Pinjam Uang

06 Mar 2025

thumbnail

Ketika butuh dana cepat dan fleksibel, pinjaman tanpa agunan dapat jadi solusi terbaik untuk keuanganmu. Saat ini juga sudah banyak lembaga keuangan, bank, hingga platform lending yang memberikan kemudahan untuk mendapatkan pendanaan dengan kredit tinggi.

Namun perlu diingat, meskipun tanpa agunan atau jaminan, tetap ada syarat dan aturan yang harus dipatuhi agar tidak merugikan dirimu sendiri. Berikut adalah pemaparan lengkap tentang pinjaman tanpa agunan di Indonesia.

Arti Pinjaman Tanpa Agunan

Pinjaman tanpa agunan adalah jenis pendanaan atau pinjaman yang diberikan hanya berdasarkan kelayakan kredit peminjam dan tanpa jaminan, seperti properti, kendaraan, atau aset lain dari peminjam, melansir Investopedia.

Beberapa lembaga keuangan dan bank punya produk pinjaman tanpa agunan, tapi dengan persyaratan yang cukup ketat. Biasanya akan dipastikan apakah calon peminjam adalah nasabah setia atau yang sudah punya riwayat transaksi lewat lembaga keuangan dan bank.

Contoh pinjaman tanpa agunan meliputi kartu kredit, kredit kendaraan bermotor, dan pinjaman online pribadi. Selain lembaga keuangan resmi dan bank, saat ini ada banyak platform pinjaman online mulai dari P2P lending hingga pendanaan yang memberikan persyaratan cukup mudah. Namun, lebih baik untuk memastikan platform tersebut sudah terdaftar resmi pada Otoritas Jasa Keuangan atau OJK.

Jika peminjam gagal membayar pinjaman, nantinya pemberi pinjaman dapat menggunakan jasa agen penagihan utang atau debt collector, hingga membawa kasus tersebut ke pengadilan.

Syarat Pinjaman Tanpa Agunan

Pastikan kamu memenuhi syarat dan melengkapi dokumen tersebut agar pinjaman lebih mudah disetujui dan cair. Berikut adalah beberapa syarat pinjam uang online:

1. Batas usia

Menurut LPBBTI (Layanan Pendanaan Bersama Berbasis Teknologi Informasi) OJK, batas usia calon peminjam per 2025 adalah 18 tahun atau sudah menikah. Hal ini dibuktikan melalui e-KTP milik calon peminjam.

2. Status warga negara

Tentunya kamu harus berstatus sebagai Warga Negara Indonesia atau WNI. Buktinya akan terlihat dengan kepemilikan e-KTP yang asli dan sesuai dengan data di dukcapil atau Kartu Keluarga.

3. Pekerjaan dan minimal gaji

Masih merujuk pada aturan LPBBTI 2025, calon peminjam harus dapat membuktikan status bekerjanya. Minimal penghasilan calon peminjam adalah Rp3 juta dan slip gaji harus dilampirkan saat mengajukan pinjaman, bersama dokumen-dokumen lainnya.

4. Harus punya rekening bank

Tentunya sebagai WNI yang sudah punya pekerjaan dan berusia 18 tahun ke atas, calon peminjam akan memiliki rekening tabungan. Rekening tersebut juga akan menjadi salah satu syarat penting, yakni laporan rekening koran dalam 3 hingga 6 bulan terakhir.

5. Dokumen tambahan lainnya

Selain KTP, KK, slip gaji, buku tabungan, dan rekening koran, masih ada beberapa dokumen tambahan yang juga menjadi syarat mengajukan pinjaman uang online, seperti:

  • NPWP
  • Akta nikah (bagi yang sudah menikah)
  • NIB atau Nomor Induk Berusaha untuk pinjaman usaha

Jenis Pinjaman Tanpa Agunan

1. Pinjaman tanpa agunan berjangka

Jenis pinjaman ini biasanya memberikan jangka waktu pembayaran yang lebih fleksibel, sehingga kamu bisa mengelola finansial dengan lebih baik. Mengutip Pegadaian, ada pilihan 3, 6, 9, atau bahkan 12 bulan untuk melunasi pinjaman. 

Baik platform lending maupun bank biasanya punya program ini, contohnya Saku Kredit dari Bank Saqu. 

Saku Kredit menghadirkan pinjaman tanpa agunan fleksibel yang dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhanmu. Produk ini khusus untuk pengguna setia Bank Saqu dengan bentuk cicilan hingga 12 bulan. Tertarik? Yuk, cari tahu selengkapnya di sini!

2. Pinjaman tanpa agunan dana cepat

Dana cepat biasanya punya kredit yang lebih rendah atau kecil dibandingkan pinjaman lainnya. Meskipun sama-sama tanpa jaminan, jenis pendanaan ini fokus pada kebutuhan mendadak dan urgensi tinggi. 

Misalnya ada kebutuhan untuk membayar biaya berobat, maka biasanya dana bisa dicairkan dalam hitungan jam atau kurang dari 24 jam/1 hari. Namun, harus tetap hati-hati dengan pinjaman dana cepat karena bisa saja ada yang bunganya besar. 

Maka dari itu, pastikan penyedia pinjaman sudah terdaftar resmi di OJK agar dipastikan taat aturan dan aman.

3. Pinjaman tanpa agunan perusahaan

Pinjaman tanpa agunan ini disediakan pihak perusahaan untuk karyawannya yang membutuhkan dukungan finansial. Biasanya misal karyawan ingin membeli perangkat kerja baru seperti laptop atau handphone. 

Perusahaan akan memberikan pendanaan untuk membeli hal tersebut, lalu mengubahnya jadi angsuran yang nantinya akan dipotong langsung dari gaji bulanan pegawai. 

Cara Mengajukan Pinjaman di Saku Kredit

Saku Kredit adalah produk pinjaman tanpa agunan khusus untuk nasabah Bank Saqu yang fleksibel dan bisa disesuaikan sama kebutuhan. Untuk mengajukan pinjaman lewat Saku Kredit, kamu harus menjadi nasabah Bank Saqu dan punya aplikasi Bank Saqu terlebih dahulu.

Lalu, langkah-langkahnya:

  • Temukan dan buka menu “Saku Kredit”.
  • Klik “Tarik Pinjaman”.
  • Pilih jumlah pinjaman serta jangka waktu kreditnya, lalu klik “Lanjut”.
  • Cek rincian cicilan, dari jumlah, cicilan per bulan, hingga jangka waktu.
  • Lalu konfirmasi dengan klik tombol "Tarik Pinjaman".
  • Verifikasi dengan masukkan password Bank Saqu.
  • Terakhir, tunggu proses pengecekan hingga disetujui.

Itulah serba-serbi pinjaman tanpa agunan yang harus kamu tahu. Pastikan pinjaman online digunakan dengan sewajarnya dan selalu bayar cicilan tepat waktu. 

Jika kamu butuh pinjaman fleksibel dengan cicilan hingga 12 bulan, serta limit kredit tinggi, kamu bisa ajukan pinjaman dengan Saku Kredit.

Saku Kredit dari Bank Saqu dijamin aman karena sudah di bawah pengawasan OJK! Yuk, ajukan pinjaman sekarang di Saku Kredit dengan cek persyaratan lengkapnya di sini atau langsung lewat aplikasi Bank Saqu di Android dan iOS!