Asupan Warga

10 Usaha Modal 10 Juta yang Menjanjikan dan Omsetnya Bisa Berlipat Ganda

19 Des 2025

thumbnail

Kamu memiliki modal 10 juta rupiah dan tertarik untuk membuat usaha? Kira-kira jenis usaha apa yang bisa dilakukan? Atau malah sebenarnya modal dengan jumlah itu tidak akan menghasilkan untung apa-apa?

Banyak orang ingin memulai usaha, tapi sering stuck karena bingung soal modal dan ide bisnis. Padahal yang jauh lebih penting adalah strategi, konsistensi, pemahaman market, dan kemampuan adaptasi.

Nah, dengan modal sekitar 10 juta rupiah, sebenarnya sudah banyak jenis usaha yang bisa kamu mulai, lho. Baik itu secara online maupun offline atau dari rumah maupun menggunakan platform digital.

Ingin tahu lebih banyak soal jenis usaha yang bisa dilakukan hanya dengan modal 10 juta rupiah? Yuk, simak penjelasannya di bawah ini!

Contoh Usaha dengan Modal 10 Juta Rupiah

Berikut ini beberapa contoh usaha modal 10 juta rupiah yang paling realistis, sedang tren, dan punya potensi besar berkembang dalam 1–3 tahun ke depan.

1. Frozen Food (Home-made & Ready-to-Cook)

Frozen food bukan lagi sekadar nugget dan sosis. Sekarang banyak produk homemade yang lebih sehat, tanpa pengawet, dan rasanya lebih variatif.

Contoh produk paling laku:

  • Dimsum home-made
  • Ayam ungkep bumbu kuning
  • Beef yakiniku marinasi
  • Rendang frozen
  • Siomay dan tempura

Dengan modal 10 juta, kamu bisa membeli freezer kecil, alat masak, bahan baku, dan kemasan.

Target pasar: Ibu rumah tangga sibuk, anak kost, pekerja kantoran.

Kelebihan: Repeat order tinggi dan bisa dikembangkan ke reseller.

Potensi omzet: Rp6–20 juta per bulan.

2. Minuman Kekinian Rumahan Sistem Delivery

Bisnis minuman kekinian masih sangat kuat karena mudah dimodifikasi mengikuti tren. Kamu tidak perlu buka booth dulu, cukup mulai dari rumah dan aktif di platform delivery makanan dan marketplace.

Menu favorit yang bisa kamu coba:

  • Kopi susu gula aren
  • Yakult jelly drink
  • Thai fresh milk
  • Matcha latte
  • Minuman dengan topping boba

Dengan 10 juta, kamu bisa membeli mesin sealer cup, blender, bahan baku, dan perlengkapan kemasan.

Keuntungan: 30–60% dari setiap cup.

Jika dalam sehari kamu menjual minimal 30 cup dengan harga Rp12.000–Rp20.000, omzet bulanan bisa mencapai Rp10–18 juta.

3. Thrift Shop Pakaian atau Sepatu Branded

Thrift bukan hanya tren karena sudah menjadi bagian dari lifestyle yang mengedepankan sustainability dan nilai fashion.

Bisnis ini sangat cocok jika kamu suka fashion, fotografi, dan aktif di media sosial.

Cara memulai:

  • Cari stok dari supplier luar negeri, gudang bekas ekspor, atau kolektor.
  • Sortir, cuci, steam, dan foto profesional.
  • Jual melalui media sosial atau marketplace.

Keuntungan: 50–300% dari modal barang.

Jika kamu konsisten melakukan live streaming minimal 4–5x seminggu, omzet bisa tembus Rp5–30 juta per bulan.

4. Jastip (Jasa Titip)

Jastip termasuk bisnis yang modalnya kecil tapi profitnya besar. Kamu tidak perlu stok. Pembeli bayar dulu, kamu belikan barangnya, lalu ambil fee jastip.

Jenis jastip yang banyak dicari:

  • Kosmetik dan skincare
  • Makanan atau snack impor
  • Mainan anak dan perlengkapan bayi
  • Fashion brand mid–high

Dengan modal 10 juta, kamu bisa mulai dari jastip mall, jastip khusus promo Harbolnas, sampai jastip luar negeri (kalau modal cukup untuk tiket).

5. Katering Rumahan dan Meal Prep Sehat

Industri kesehatan dan makanan bersih sedang naik daun dan diperkirakan akan berkembang pesat dalam beberapa tahun terakhir menurut Shopify.

Apalagi saat ini banyak orang yang sibuk bekerja dan tak ada waktu untuk menyiapkan makanan sehat yang dibutuhkannya. Tak hanya itu, banyak pula orang ingin diet tapi bingung makan apa. Nah, di sinilah kesempatan bisnis meal prep muncul.

Jenis layanan:

  • Catering harian untuk pegawai
  • Catering diet rendah kalori
  • Catering khusus anak
  • Catering event kecil (meeting, arisan, ulang tahun)

Kamu bisa mulai dengan modal 10 juta untuk alat masak, packaging food grade, dan bahan baku.

Kelebihan: repeat order tinggi dan target pasar yang jelas.

6. Jasa Konten UMKM (Foto Produk & Short Video)

UMKM semakin banyak, tapi banyak yang tidak mengerti cara membuat konten. Jika kamu punya skill fotografi atau editing, ini peluang besar.

Beberapa jasa yang bisa dijual, seperti:

  • Foto katalog produk
  • Foto aesthetic
  • Editing Reels/TikTok
  • Paket admin media sosial
  • Short video review produk

Dengan modal 10 juta, kamu bisa membeli kamera bekas, lighting LED, dan aksesori pendukung.

Harga jasa bisa mulai dari: Rp300.000 untuk 10 foto, Rp1–5 juta untuk paket bulanan

Potensi omzet: Rp5–30 juta/bulan.

7. Usaha Grooming Hewan & Pet Supplies Kecil

Pemilik hewan peliharaan jugua semakin bertambah. Tapi tidak semua pemilik sempat grooming hewan mereka.

Dengan modal 10 juta, kamu bisa membeli:

  • Gunting grooming
  • Hair dryer hewan
  • Sabun dan parfum pet
  • Catok kuku
  • Meja grooming

Kamu bisa mulai dari jasa home service dulu, lalu jual makanan, snack, dan vitamin hewan sebagai upselling.

8. Reseller/Distributor Produk Kecantikan

Produk kecantikan terutama skincare, parfum lokal, dan body care kini jadi pasar besar.

Cara memulai:

Daftar ke brand skincare sebagai reseller resmi

Lakukan live streaming

Tawarkan bundling promo

Buat review di media sosial

Produk ini cocok karena margin besar (25–200%) dan repeat order tinggi.

9. Bisnis Hidroponik Rumahan

Jika punya halaman rumah atau rooftop, kamu bisa membangun instalasi hidroponik kecil untuk produksi sayuran organik lokal.

Sayuran yang paling laris:

  • Selada keriting
  • Pokcoy
  • Kangkung hidroponik
  • Bayam merah
  • Kale

Sayuran ini memiliki harga jual tinggi dan banyak dicari oleh restoran kesehatan dan katering.

10. Bisnis Snack dan Makanan Ringan

Snack adalah bisnis yang hampir tidak pernah mati. Kamu bisa produksi sendiri atau repack camilan curah menjadi kemasan estetik.

Contoh produk:

  • Basreng
  • Keripik berbagai level pedas
  • Kue kering premium
  • Makaroni goreng
  • Cookies viral (brown butter, soft baked, choco melt)

Dengan packaging menarik dan brand storytelling, snack biasa bisa punya nilai jual premium.

Memiliki modal 10 juta memang bukan angka yang terlalu besar, tapi cukup untuk membeli peralatan awal untuk bisnis, menyiapkan stok produk, membuat branding dasar, dan memulai pemasaran digital.

Hal yang lebih penting untuk diperhatikan ketika akan membuat usaha adalah konsisten, paham target market, erani promosi dan live, serta menjaga kualitas. Jika kamu konsisten selama 3–6 bulan, salah satu dari usaha modal 10 juta ini bisa berkembang menjadi sumber penghasilan utama.

Apabila masih membutuhkan tambahan modal, kamu bisa mengajukan pinjaman di Saku Kredit yang sudah pasti terpercaya keamanannya. Produk pinjaman dari Bank Saqu ini tak memiliki biaya tersembunyi dan prosesnya sangat cepat, sehingga uangmu akan cepat cair.

Jika penasaran dengan produk pinjaman ini, sebaiknya buka rekening Bank Saqu dulu dengan download aplikasinya di Android dan iOS, ya!