Surat pinjaman uang adalah dokumen tertulis yang mencatat kesepakatan antara pemberi dan penerima pinjaman.
Nah, kamu memerlukan dokumen ini ketika meminjam atau meminjamkan uang dengan nominal yang besar.
Artikel ini memuat lima contoh surat pinjaman uang beserta format dan cara membuatnya. Setiap contohnya bisa kamu salin langsung!
BACA JUGA: Sungkan Pinjam ke Teman? Begini Cara Pinjaman Uang yang Mendesak di Bank dan Pinjol
Apa Itu Surat Pinjaman Uang?
Surat pinjaman uang adalah dokumen yang berisi pernyataan utang dari penerima pinjaman kepada pemberi pinjaman.
Dokumen ini sering disebut surat pernyataan pinjaman atau surat perjanjian utang piutang. Isinya mencatat jumlah uang, jangka waktu, dan cara pengembalian yang sudah disepakati.
Surat ini menjadi pegangan hukum apabila salah satu pihak ingkar janji. Jika terjadi perselisihan, kamu bisa menyelesaikannya melalui jalur hukum, karena kesepakatan sudah tertulis.
Surat pinjaman uang bisa dibuat dengan jaminan atau tanpa jaminan. Pembuatnya bebas memilih sesuai nominal dan tingkat kepercayaan kedua pihak.
Namun, dalam beberapa kasus, tidak semua transaksi pinjam-meminjam memerlukan surat resmi. Surat ini berguna ketika nominal pinjaman cukup besar atau jangka waktunya panjang.
Kamu juga sebaiknya membuat surat saat meminjamkan uang kepada pihak yang belum kamu kenal dekat.
Komponen yang Harus Ada dalam Surat Pinjaman Uang
Surat pernyataan pinjaman dianggap sah jika memuat komponen yang lengkap. Nah, isi surat pernyataannya mencakup:
- Identitas kedua belah pihak. Cantumkan nama lengkap, nomor KTP, pekerjaan, dan alamat pemberi serta penerima pinjaman.
- Jumlah dan tujuan pinjaman. Tulis nominal dalam angka dan huruf supaya tidak menimbulkan salah tafsir.
- Jangka waktu dan cara pengembalian. Tentukan tanggal jatuh tempo serta metode pembayaran, baik tunai maupun transfer.
- Bunga atau biaya tambahan. Sebutkan besaran bunga jika kedua pihak menyepakatinya.
- Jaminan atau agunan. Catat aset yang dijaminkan, seperti BPKB kendaraan atau sertifikat rumah, apabila ada.
- Sanksi keterlambatan. Tetapkan denda atau konsekuensi jika penerima pinjaman menunggak pembayaran.
- Tanda tangan, saksi, dan meterai. Bubuhkan tanda tangan kedua pihak di atas meterai dan hadirkan minimal dua saksi.
Cara Membuat Surat Pinjaman Uang
Berikut ini cara membuat surat pernyataan utang piutang beserta cara menulis surat pernyataan tersebut.
Ikuti langkah-langkah berikut ini secara berurutan.
- Tulis judul surat. Gunakan judul yang jelas, seperti "Surat Pernyataan Pinjaman Uang" agar fungsinya langsung terbaca.
- Cantumkan identitas lengkap. Tuliskan data pemberi dan penerima pinjaman supaya tidak ada keraguan identitas di kemudian hari.
- Sebutkan jumlah dan tujuan pinjaman. Tulis nominal dalam angka dan huruf, lalu jelaskan untuk apa uang itu dipakai.
- Tetapkan jangka waktu dan cara bayar. Sepakati tanggal jatuh tempo serta metode pengembalian sebelum surat ditandatangani.
- Tambahkan jaminan dan sanksi. Masukkan poin jaminan dan denda jika nominal pinjaman besar atau berisiko.
- Bubuhkan materai dan tanda tangan. Tanda tangani surat di atas meterai, lalu minta dua saksi ikut menandatangani.
Setelah keenam langkah selesai, simpan surat dalam dua rangkap. Masing-masing pihak memegang satu salinan dengan kekuatan hukum yang sama.
5 Contoh Surat Pinjaman Uang yang Bisa Kamu Gunakan
Format surat dapat berbeda sesuai keperluanmu. Pinjaman antarteman cukup memakai versi sederhana. Pinjaman bisnis atau bernilai besar membutuhkan versi yang lebih lengkap. Berikut lima contoh yang bisa kamu sesuaikan.
1. Contoh Surat Pinjaman Uang Sederhana
SURAT PERNYATAAN PINJAMAN UANG
Yang bertanda tangan di bawah ini:
Nama: ........................ No. KTP: ........................ Alamat: ........................
Dengan ini menyatakan telah menerima pinjaman uang dari:
Nama: ........................ No. KTP: ........................ Alamat: ........................
Sebesar Rp........................ (......................... Rupiah).
Saya berjanji mengembalikan seluruh pinjaman tersebut selambat-lambatnya pada tanggal ........................ secara tunai atau transfer.
Surat ini saya buat dengan sadar dan tanpa paksaan dari pihak mana pun.
Dibuat di ........................, tanggal ........................
Pemberi Pinjaman, Penerima Pinjaman
(Materai Rp10.000)
2. Contoh Surat Pernyataan Pinjaman Tanpa Jaminan
SURAT PERNYATAAN PINJAMAN TANPA JAMINAN
Pada hari ini, ........................, tanggal ........................, kami yang bertanda tangan di bawah ini sepakat mengadakan perjanjian pinjaman.
Pihak Pertama (Pemberi Pinjaman): ........................
Pihak Kedua (Penerima Pinjaman): ........................
Pihak Pertama meminjamkan uang sebesar Rp........................ kepada Pihak Kedua. Pinjaman dikembalikan paling lambat tanggal ........................
Jika Pihak Kedua terlambat membayar, dikenakan denda sebesar ........% per bulan dari sisa pinjaman.
Surat ini dibuat dalam dua rangkap bermaterai dengan kekuatan hukum yang sama.
Pihak Pertama, Pihak Kedua, Saksi 1, Saksi 2
3. Contoh Surat Pinjaman Uang dengan Jaminan
SURAT PERJANJIAN PINJAMAN DENGAN JAMINAN
Pihak Pertama (Kreditur): ........................ Pihak Kedua (Debitur): ........................
Pasal 1 Jumlah Pinjaman Pihak Pertama memberikan pinjaman sebesar Rp........................ yang telah diterima Pihak Kedua secara penuh.
Pasal 2 Jaminan Pihak Kedua menyerahkan jaminan berupa ........................ (misalnya BPKB kendaraan atau sertifikat rumah). Jaminan dikembalikan setelah seluruh pinjaman lunas.
Pasal 3 Jangka Waktu Pinjaman dikembalikan paling lambat tanggal ........................
Pasal 4 Wanprestasi Apabila Pihak Kedua gagal membayar, Pihak Pertama berhak menjual jaminan untuk melunasi sisa utang.
Pihak Pertama, Pihak Kedua, Saksi 1, Saksi 2
4. Contoh Surat Pinjaman Uang untuk Keperluan Bisnis
SURAT PERJANJIAN UTANG PIUTANG BISNIS
Nomor: ........................
Pihak Pertama (Pemberi Pinjaman): ........................ (nama perusahaan, NPWP, alamat, dan perwakilan). Pihak Kedua (Penerima Pinjaman): ........................ (nama perusahaan, NPWP, alamat, dan perwakilan).
Pasal 1 Jumlah dan Tujuan Pinjaman sebesar Rp........................ digunakan untuk modal kerja dan pengembangan usaha.
Pasal 2 Bunga dan Cara Bayar Bunga ditetapkan ........% per bulan. Pembayaran dilakukan secara cicilan setiap tanggal ........................
Pasal 3 Jaminan dan Sanksi Pihak Kedua menyerahkan jaminan berupa ........................ Denda keterlambatan sebesar ........% per hari.
Pasal 4 Penyelesaian Sengketa Perselisihan diselesaikan secara musyawarah. Jika gagal, kedua pihak memilih domisili hukum di Pengadilan Negeri ........................
Pihak Pertama, Pihak Kedua, Saksi 1, Saksi 2
5. Contoh Surat Pernyataan Pinjaman dengan Saksi
SURAT PERNYATAAN PINJAMAN UANG
Saya yang bertanda tangan di bawah ini:
Nama: ........................ No. KTP: ........................ Alamat: ........................
Menyatakan telah meminjam uang sebesar Rp........................ dari ........................
Pinjaman akan saya kembalikan paling lambat tanggal ........................ melalui transfer ke rekening yang disepakati.
Pernyataan ini disaksikan oleh dua orang saksi yang ikut menandatangani surat. Saya membuatnya dalam keadaan sadar tanpa paksaan.
Penerima Pinjaman
(Materai Rp10.000)
Saksi 1, Saksi 2
BACA JUGA: Pinjaman Online Bunga Rendah: Tips Memilih dan Rekomendasinya
Yuk, Ajukan Pinjaman Praktis dan Fleksibel dari Bank Saqu!
Surat pinjaman uang berguna ketika kamu meminjam dari teman atau kerabat. Namun, cara ini perlu dokumen, meterai, dan saksi sendiri.
Nah, apabila kamu butuh dana cepat, fleksibel, dan tidak repot menyiapkan surat, kamu bisa memakai layanan Saku Kredit dari Bank Saqu.
Saku Kredit dari Bank Saqu memberikan limit awal mulai dari Rp500.000 sampai Rp30.000.000 yang dananya langsung cair. Kamu bisa menarik pinjaman kapan saja, mencicil transaksi QRIS sampai 24 bulan, atau mengubah transaksi yang sudah selesai jadi cicilan.
Selain itu, semua biaya ditampilkan secara transparan, sehingga tidak ada tagihan tersembunyi. PT Bank Saqu Indonesia berizin dan diawasi oleh OJK serta Bank Indonesia.
Yuk, ajukan Saku Kredit dari Bank Saqu sekarang!





