Bunga efektif adalah bunga yang dihitung dari sisa pokok pinjaman setiap bulan.
Karena pokok terus berkurang, nilai bunga ikut menurun sampai cicilan lunas. Skema ini sering dipakai untuk kredit jangka panjang seperti KPR.
Berikut ini pengertian bunga efektif, cara kerjanya, dan cara menghitung angsurannya.
BACA JUGA: Berapa Bunga untuk Kredit Mobil Bekas? Cek Cara Menghitungnya
Apa Itu Bunga Efektif?
Bunga efektif dihitung berdasarkan sisa pokok pinjaman, bukan dari plafon awal. Mengacu pada data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) per akhir Oktober 2025, perhitungan ini dilakukan atas sisa utang yang ada setiap bulan.
Alhasil, seiring dengan menyusutnya pokok pinjaman karena pembayaran cicilan, nominal bunga bulanan juga akan terus menurun.
Cara Kerja Bunga Efektif
Cara kerja bunga efektif mengacu pada sisa pokok yang terus berubah. Setiap kamu membayar cicilan, sebagian dana memotong pokok pinjaman.
Bunga bulan berikutnya dihitung dari pokok yang sudah berkurang, sehingga porsi bunga menurun dari bulan ke bulan.
Namun, besar-kecilnya bunga efektif tidak ditentukan oleh satu aspek saja. Ada beberapa faktor yang ikut menentukan angkanya. Berikut ini faktor utama yang memengaruhi bunga efektif.
1. Jumlah Pokok Pinjaman
Pokok pinjaman adalah jumlah uang yang kamu pinjam dari bank. Semakin besar pokoknya, semakin besar pula bunga yang dihitung. Pokok ini menjadi dasar perhitungan pada bulan pertama.
2. Suku Bunga Tahunan
Bank menetapkan persentase bunga dalam hitungan per tahun. Angka ini dibagi 12 untuk memperoleh bunga bulanan. Artinya, suku bunga yang tinggi membuat cicilan ikut naik.
3. Jangka Waktu Pinjaman
Jangka waktu menentukan berapa lama kamu mencicil. Jadi, tenor yang panjang membuat angsuran pokok per bulan mengecil. Namun, total bunga yang dibayarkan bisa menjadi lebih besar.
4. Frekuensi Angsuran
Frekuensi angsuran adalah seberapa sering kamu membayar cicilan. Umumnya, pembayaran dilakukan setiap bulan. Frekuensi ini memengaruhi ritme penurunan pokok pinjaman.
Cara Menghitung Angsuran Bunga Efektif
Menghitung angsuran bunga efektif dilakukan secara bertahap. Kamu perlu tahu pokok pinjaman, suku bunga tahunan, dan tenor. Berikut ini langkah menghitungnya.
- Bagi pokok pinjaman dengan jumlah bulan tenor untuk memperoleh angsuran pokok per bulan.
- Hitung bunga bulan pertama dengan mengalikan pokok penuh dengan suku bunga tahunan, lalu bagi 12.
- Jumlahkan angsuran pokok dan bunga bulan itu untuk mendapat total cicilan.
- Kurangi pokok dengan angsuran pokok, lalu pakai sisanya untuk menghitung bunga bulan berikutnya.
Anggap kamu meminjam Rp120 juta dengan tenor 12 bulan. Suku bunga efektif yang dikenakan adalah 12% per tahun. Berikut simulasi singkatnya.
Angsuran pokok = Rp120 juta / 12 = Rp10 juta per bulan.
Bunga bulan pertama = Rp120 juta x 12% / 12 = Rp1,2 juta. Total cicilan bulan pertama = Rp10 juta + Rp1,2 juta = Rp11,2 juta.
Pada bulan kedua, sisa pokok turun menjadi Rp110 juta. Bunga bulan kedua = Rp110 juta x 12% / 12 = Rp1,1 juta. Total cicilan bulan kedua = Rp11,1 juta.
Angka ini menunjukkan cicilan bulan kedua lebih kecil daripada bulan pertama. Pola yang sama berlanjut sampai cicilan terakhir.
Perbedaan Bunga Flat dan Bunga Efektif
Bunga flat dihitung dari pokok pinjaman awal. Nilainya tetap sama setiap bulan sampai kredit lunas. Skema ini sering dipakai untuk kredit jangka pendek seperti kredit tanpa agunan.
Bunga efektif dihitung dari sisa pokok setiap bulan. Nilainya menurun seiring berkurangnya pokok. Skema ini lazim dipakai untuk KPR dan kredit kendaraan.
Bunga Flat
- Dasar perhitungan bunga menggunakan pokok pinjaman awal.
- Nilai bunga yang dibayarkan setiap bulan tetap sama.
- Umumnya digunakan untuk kredit jangka pendek.
Bunga Efektif
- Dasar perhitungan bunga menggunakan sisa pokok pinjaman setiap bulan.
- Nilai bunga akan semakin menurun seiring berkurangnya sisa pinjaman.
- Umumnya digunakan untuk kredit jangka panjang.
Kelebihan dan Kekurangan Bunga Efektif
Setiap metode bunga punya sisi positif dan negatif. Bunga efektif juga begitu. Berikut kelebihan dan kekurangannya.
Kelebihan bunga efektif sebagai berikut.
- Cicilan relatif ringan, karena bunga terus turun setiap bulan.
- Perhitungannya transparan, sehingga kamu bisa melihat rincian bunga tiap periode.
- Total bunga cenderung lebih kecil dibanding bunga flat pada tenor yang sama.
Kekurangan bunga efektif sebagai berikut.
- Bunga di awal masa kredit relatif besar, karena pokok masih penuh.
- Perhitungannya butuh ketelitian, karena angkanya berubah tiap bulan.
- Nominal cicilan sering tidak bulat, sehingga perlu dibulatkan.
BACA JUGA: Punya Kredit Bermasalah Bikin Pusing? Ikuti Cara Efektif Mengatasinya
Cari Kredit dengan Cicilan Transparan? Coba Saku Kredit dari Bank Saqu!
Itu tadi penjelasan tentang bunga yang perlu dipahami. Nah, setelah paham cara kerja bunga efektif, kamu bisa mempertimbangkan kredit dengan tenang. Salah satu produk kredit yang bisa kamu manfaatkan adalah Saku Kredit.
Saku Kredit dari Bank Saqu menawarkan cicilan yang transparan tanpa biaya tersembunyi.
Kamu bisa menarik pinjaman dengan limit awal mulai dari Rp500.000 hingga Rp30 juta dan dana langsung cair. Transaksi QRIS pun bisa kamu cicil sampai 24 bulan sesuai kemampuan.
Yuk, segera daftar Saku Kredit sekarang!





