Saku 101

Apa Itu Saldo? Jenis dan Contohnya dalam Dunia Finansial

16 Jul 2026

thumbnail

Saldo adalah sisa uang yang tercatat dalam rekening bank, dompet digital, atau pembukuan perusahaan untuk mengetahui berapa dana yang tersisa, berapa yang masih aman untuk dipakai, atau berapa nominal yang harus ditindaklanjuti.

Selain menunjukkan uang yang tersisa, saldo juga menjadi komponen penting untuk mengukur kondisi keuangan dan mengambil keputusan finansial, mulai dari mengatur pengeluaran sampai memantau arus kas. 

Karena itulah, memahami saldo adalah kemampuan yang penting dan di artikel kali ini kamu akan memahami apa itu saldo lebih dalam lagi, jenis-jenisnya, sampai contoh perhitungannya. 

BACA JUGA: Apa Itu Mutasi Rekening? Ini Pengertian dan Cara Ceknya

Apa Itu Saldo?

Saldo adalah nilai akhir dari uang yang masuk dikurangi uang yang keluar, atau juga bisa disebut sebagai sisa. 

Sistem bank akan terus memperbarui nominal saldo setiap kali pemasukan dan pengeluaran tercatat, sehingga kamu tidak perlu lagi menghitung secara manual. Semuanya telah terhitung secara akurat dan real-time oleh sistem.

Pengertian ini adalah pemahaman umum tentang saldo. Tapi, arti saldo juga bisa menjadi nilai sejumlah sisa dana dalam rekening yang diperlukan sesuai tujuannya, misalnya untuk menunjukkan sisa tagihan kartu kredit. 

Kamu bisa pahami lebih lanjut lewat pembahasan jenis-jenis saldo berikut ini.

Jenis-Jenis Saldo Bank

Bank mencatat saldomu dalam beberapa jenis. Setiap jenis punya cara hitung dan kegunaan yang berbeda.  Berikut ini adalah jenis saldo bank yang perlu kamu kenali.

1. Saldo Kredit 

Ada dua bentuk saldo kredit, yaitu saldo yang tercatat di rekening saat kamu menyetorkan atau mendapat transfer dari rekening lain dan saldo yang tersisa untuk dilunasi jika kamu pernah menggunakan layanan kartu kredit. 

2. Saldo Debit

Jika kamu menarik sejumlah dana dari rekening, saldo yang tersisa akan disebut sebagai saldo debit. Dalam proses ini, saldo di dalam rekening berkurang karena ada penarikan tunai atau pelunasan pembayaran.

3. Saldo Mengendap

Saldo mengendap adalah nominal minimal yang wajib tersimpan di rekeningmu. Dana ini tidak bisa kamu tarik selama rekening masih aktif dengan besaran yang berbeda di setiap bank. Banyak orang menyebutnya saldo minimum atau saldo yang ditahan.

4. Saldo Rata-Rata Harian

Saldo rata-rata harian adalah saldo total harian selama 1 bulan yang dibagi dengan jumlah hari di bulan tersebut. Penghitungan saldo ini akan menentukan berapa besar bunga yang kamu terima.

5. Saldo Akhir

Saldo akhir adalah nominal yang tersisa di ujung hari setelah menghitung saldo awal dengan seluruh transaksi. Saldo ini akan menjadi titik awal untuk memulai periode catatan berikutnya.

Fungsi Saldo dalam Keuangan Sehari-hari

Dari jenis-jenis saldo di atas, manfaat saldo adalah sesuatu yang tidak bisa kamu lepaskan dalam aktivitas harian. Untuk membantumu mengenali posisi keuanganmu, ada lebih banyak fungsi saldo, seperti:

  • Menunjukkan sisa dana yang bisa kamu pakai untuk transaksi.
  • Membantu kamu memantau pemasukan dan pengeluaran lewat mutasi.
  • Menjadi patokan bagi bank untuk menghitung bunga tabungan.
  • Menjaga rekening tetap aktif dan digunakan seterusnya lewat saldo mengendap.

Contoh Perhitungan Saldo Rekening

Saldo yang paling sering ditemui sehari-hari adalah saldo rekening dan perhitungan saldo adalah penghitungan yang cukup sederhana.

Misalkan, kamu memiliki saldo awal rekening sebesar Rp10.000.000. Lalu dalam satu hari yang sama, rekeningmu menerima aktivitas ini secara berurutan:

  • Transfer gaji sebesar pukul 07.00 WIB: Rp6.500.000
  • Bayar tagihan listrik pukul 11.30 WIB: Rp450.000
  • Biaya administrasi tagihan listrik pukul 11.30 WIB: Rp3.000
    - Transfer ke keluarga pukul 15.30 WIB: Rp3.500.000
  • Biaya transfer BI-FAST pukul 15.30 WIB: Rp2.500
  • Transfer proyek freelance pukul 16.00 WIB: Rp5.500.000

Dengan catatan tersebut, penghitungannya pun juga harus berurutan seperti ini:

1. Saldo Akhir Pukul 07.00 WIB 

Saldo Akhir = saldo awal + transfer gaji 

Saldo Akhir = Rp10.000.000 + Rp6.500.000

Saldo Akhir = Rp16.500.000

2. Saldo Akhir Pukul 11.30 WIB

Saldo Akhir = saldo akhir pukul 07.00 WIB - tagihan listrik - biaya administrasi

Saldo Akhir = Rp16.500.000 - Rp450.000 - Rp3.000

Saldo Akhir = Rp16.047.000

3. Saldo Akhir Pukul 15.30 WIB

Saldo Akhir = saldo akhir pukul 11.30 WIB - transfer ke keluarga - biaya transfer BI-FAST

Saldo Akhir = Rp16.047.000 - Rp3.500.000 - Rp2.500

Saldo Akhir = Rp12.544.500

4. Saldo Akhir Pukul 16.00 WIB

Saldo Akhir = saldo akhir pukul 15.30 WIB + transfer proyek freelance

Saldo Akhir = Rp12.544.500 + Rp5.500.000

Saldo Akhir = Rp18.044.500

Inilah saldo akhir yang akan menjadi nominal awal untuk saldo tanggal selanjutnya. Metode penghitungannya pun sama seperti contoh di atas yang menyesuaikan dengan aktivitas. 

Cara Cek Saldo dengan Mudah

Di era yang serba digital ini, mengecek saldo sekarang bisa dilakukan dengan mudah lewat ATM, mobile banking, ataupun dengan menghubungi call center.

1. Cek Saldo via ATM

Jika kamu hanya memiliki kartu debit, cek saldo bisa dilakukan di ATM terdekat. Masukkan kartu dan pin kartu, lalu pilih menu "Cek Saldo" untuk melihat saldo rekening terakhirmu.

2. Cek Saldo via Mobile Banking

Di mobile banking, kamu dapat mengecek saldo rekening dan saldo tagihan kartu kredit tanpa berpindah platform. Nominal saldo rekening akan langsung terlihat di halaman utama begitu kamu login. Sementara, saldo kartu kredit dapat kamu lihat di menu "Kartu Kredit" atau sejenisnya dan ikuti instruksinya. 

3. Cek Saldo via Call Center

Jika kamu belum mengerti bagaimana cara cek saldo di ATM dan mobile banking, kamu dapat menghubungi call center bank yang siap 24/7 dan ikuti panduan petugas. 

BACA JUGA: Apa Itu Rekening? Ini Pengertian, Fungsi, dan Jenisnya

Mau Kelola Keuangan Tanpa Ribet dan Akurat? Coba Saku Utama dari Bank Saqu!

Mengenali apa itu saldo adalah langkah pertama untuk mulai mengelola keuangan menggunakan layanan perbankan ataupun dompet digital. Langkah berikutnya adalah menyimpan saldo di tempat yang terpercaya dan membuat danamu tetap berkembang.

Saku Utama dari Bank Saqu otomatis bisa menjadi pilihan terbaik, karena danamu tersimpan aman dan tetap presisi, sekaligus otomatis bertumbuh dengan bunga 0,5% p.a. Tanpa harus melakukan apapun. 

Nikmati juga layanan transfer dan terima dana dari dan ke berbagai bank di Indonesia tanpa repot. Uang yang kamu kirim dan terima berjalan secara real-time, jadi kamu bisa dengan cepat memantau perkembangan saldo untuk beragam kebutuhan. 

Siap mengelola dana dengan lebih praktis? Yuk, aktifkan dulu Saku Utama cukup via aplikasi di manapun dan kapanpun. Untuk itu, segera download aplikasi Bank Saqu, dan mulai perjalanan mengelola finansial yang lebih teratur dan rapi agar kamu bisa mewujudkan banyak cita-cita finansial!