Bunga flat dan bunga efektif adalah dua sistem perhitungan suku bunga yang paling sering dipakai dalam kredit. Sebelum mengajukan kredit atau cicilan, sangat penting buatmu tahu perbedaan bunga flat dan efektif.
Sebab, meski sama-sama menentukan besarnya biaya pinjaman, keduanya memiliki cara perhitungan yang berbeda sehingga dapat memengaruhi jumlah cicilan yang harus dibayar.
Lantas, apa saja beda bunga flat dan efektif? Temukan penjelasan lengkapnya dalam artikel ini!
BACA JUGA: Apa Itu Suku Bunga Flat? Kenali Cara Kerjanya dalam Kredit
Pengertian Bunga Flat dan Bunga Efektif
Sebelum membahas perbedaannya, kamu perlu memahami definisi dasar dari kedua sistem bunga ini terlebih dahulu. Berikut penjelasannya.
1. Bunga Flat
Bunga flat adalah sistem perhitungan bunga yang nominalnya mengacu pada jumlah pokok pinjaman awal. Bunga ini tidak berubah sampai cicilan lunas, meskipun sisa pokok pinjamanmu sudah berkurang.
Sistem ini banyak dipakai untuk kredit jangka pendek, seperti kredit kendaraan bermotor atau kredit tanpa agunan. Jenis bunga flat sering dipilih untuk produk pinjaman dengan tenor pendek hingga menengah karena perhitungannya yang sederhana.
2. Bunga Efektif
Bunga efektif adalah sistem perhitungan bunga yang mengacu pada sisa pokok pinjaman setiap bulan. Semakin kecil sisa pokok pinjamanmu, semakin kecil pula bunga yang harus kamu bayar.
Sistem ini umum dipakai untuk kredit jangka panjang dengan nominal besar, seperti KPR atau kredit investasi.
Perbedaan Bunga Flat dan Efektif yang Perlu Kamu Tahu
Setelah memahami definisinya, kamu perlu tahu apa saja yang membedakan kedua sistem bunga ini. Berikut lima perbedaan bunga flat dan efektif.
1. Cara Perhitungan
Bunga flat dihitung dari pokok pinjaman awal yang dibagi rata sesuai tenor. Bunga efektif dihitung dari sisa pokok pinjaman yang belum dibayar setiap bulan.
Oleh karena itu, angka bunga flat selalu sama, sementara angka bunga efektif akan terus mengecil seiring cicilan pokok yang kamu bayar.
2. Jenis Pinjaman yang Cocok
Bunga flat biasanya dipakai untuk pinjaman jangka pendek dan menengah. Bunga efektif lebih cocok untuk pinjaman jangka panjang dengan nominal besar.
Contohnya, kredit motor sering memakai bunga flat. Sedangkan KPR umumnya memakai bunga efektif.
3. Besaran Angsuran
Perbedaan bunga flat dan efektif juga dapat terlihat dari besaran angsurannya. Pada bunga flat, jumlah angsuran per bulan tetap sama dari awal sampai akhir. Pada bunga efektif, jumlah angsuran bisa berbeda karena porsi bunga terus berubah.
Meski begitu, beberapa produk kredit dengan bunga efektif tetap membuat total angsuran per bulan sama, sementara komposisi pokok dan bunganya yang berubah.
4. Keuntungan saat Pelunasan Dipercepat
Jika kamu melunasi pinjaman lebih cepat, bunga flat tetap mengharuskanmu membayar bunga sesuai perhitungan awal. Sementara itu, bunga efektif justru menguntungkan karena sisa bunga yang belum dibayar akan berkurang.
Hal inilah yang membuat bunga efektif cenderung lebih ramah untuk kamu yang berencana melunasi utang lebih awal.
5. Tingkat Transparansi
Perbedaan bunga flat dan efektif yang terakhir adalah tingkat transparansi. Bunga flat cenderung mudah dipahami karena nominalnya tetap dan sudah diketahui sejak awal. Bunga efektif sedikit lebih rumit karena angkanya berubah setiap bulan.
Namun, bunga efektif dianggap lebih mencerminkan biaya pinjaman yang sebenarnya, karena dihitung dari sisa utang yang berjalan.
BACA JUGA: Punya Kredit Bermasalah Bikin Pusing? Ikuti Cara Efektif Mengatasinya
Cara Menghitung Bunga Flat
Setelah mengetahui perbedaannya, kamu perlu tahu cara menghitung masing-masing sistem bunga. Berikut langkah menghitung bunga flat.
- Hitung cicilan pokok per bulan dengan rumus pinjaman pokok dibagi tenor.
- Hitung bunga per bulan dengan rumus pinjaman pokok dikali persentase bunga, lalu dibagi tenor.
- Jumlahkan cicilan pokok dan bunga per bulan untuk mendapatkan total angsuran.
Contohnya, kamu meminjam Rp24.000.000 dengan bunga flat 12% per tahun selama 12 bulan. Cicilan pokok per bulan adalah Rp2.000.000. Bunga per bulan adalah Rp240.000. Total angsuran per bulan adalah Rp2.240.000, dan jumlah ini tetap sama sampai bulan terakhir.
Cara Menghitung Bunga Efektif
Cara menghitung bunga efektif sedikit berbeda karena kamu perlu menghitung ulang sisa pokok pinjaman setiap bulan. Berikut langkah-langkahnya.
- Kalikan sisa pokok pinjaman bulan sebelumnya dengan persentase bunga per tahun.
- Kalikan hasilnya dengan proporsi hari dalam sebulan terhadap satu tahun, yaitu 30 dibagi 360.
- Kurangi sisa pokok pinjaman dengan cicilan pokok yang sudah dibayar untuk perhitungan bulan berikutnya.
Contohnya, kamu meminjam Rp24.000.000 dengan bunga efektif 12% per tahun selama 12 bulan. Bunga bulan pertama dihitung dari Rp24.000.000, sehingga nilainya lebih besar.
Pada bulan kedua, bunga dihitung dari sisa pokok yang sudah berkurang, sehingga nilainya lebih kecil dari bulan sebelumnya. Pola ini berlanjut sampai pinjaman lunas.
Kelebihan dan Kekurangan Bunga Flat
Berikut ini adalah beberapa kelebihan dan kekurangan bunga flat yang perlu dipahami.
1. Kelebihan Bunga Flat
- Perhitungannya sederhana dan mudah dipahami.
- Jumlah angsuran tetap sama setiap bulan, sehingga memudahkan perencanaan keuangan.
- Cocok untuk kamu yang punya penghasilan tetap.
2. Kekurangan Bunga Flat
- Total bunga yang dibayar biasanya lebih besar dibanding bunga efektif.
- Tidak menguntungkan jika kamu ingin melunasi pinjaman lebih cepat.
- Tidak memperhitungkan sisa pokok pinjaman yang sudah berkurang.
Kelebihan dan Kekurangan Bunga Efektif
Bunga efektif juga punya kelebihan dan kekurangan tersendiri yang perlu kamu ketahui, yaitu:
1. Kelebihan Bunga Efektif
- Total bunga yang dibayar biasanya lebih kecil dibanding bunga flat.
- Menguntungkan jika kamu melunasi pinjaman lebih cepat dari jadwal.
- Lebih mencerminkan biaya pinjaman yang sebenarnya.
2. Kekurangan Bunga Efektif
- Perhitungannya lebih rumit dibanding bunga flat.
- Angsuran di awal periode biasanya lebih besar.
- Nominal bunga sering tidak bulat, sehingga perlu pembulatan.
Tips Memilih Pinjaman dengan Bunga yang Tepat
Jika sudah memahami perbedaan bunga flat dan efektif, berikut adalah beberapa tips yang bisa kamu coba saat memilih pinjaman berbunga.
- Pahami Jenis Bunganya: Pastikan kamu mengetahui apakah pinjaman menggunakan bunga flat, efektif, atau metode lainnya seperti anuitas.
- Hitung Total Pembayaran: Jangan hanya melihat besaran bunga tahunan. Perhatikan total cicilan hingga pinjaman lunas.
- Sesuaikan dengan Kemampuan Finansial: Idealnya, total cicilan bulanan tidak membebani anggaran keuanganmu.
- Perhatikan Biaya Tambahan: Selain bunga, cek juga biaya administrasi, provisi, asuransi, atau biaya lainnya.
- Pilih Lembaga Keuangan Terpercaya: Pastikan produk pinjaman berasal dari lembaga yang memiliki informasi biaya dan ketentuan secara transparan.
BACA JUGA: Kenali Over Kredit Mobil, Cara Dapat Mobil Baru dengan Harga Rendah
Butuh Pinjaman dengan Cicilan Fleksibel? Pilih Saku Kredit dari Bank Saqu!
Dengan mengetahui perbedaan bunga flat dan efektif, kamu dapat mengambil keputusan finansial yang lebih tepat sebelum mengajukan pinjaman. Namun, sebelum memilih produk kredit, jangan hanya membandingkan persentase bunga.
Pastikan kamu juga memahami metode perhitungan, total biaya pinjaman, tenor, serta kemampuan membayar agar cicilan tetap sesuai dengan kondisi keuangan.
Jika kamu sedang mencari solusi pinjaman yang praktis untuk berbagai kebutuhan, Saku Kredit dari Bank Saqu bisa menjadi pilihan yang tepat. Dengan Saku Kredit, kamu bisa mendapatkan limit pinjaman tunai hingga Rp30.000.000 dengan 24 bulan dan bunga mulai dari 2%.
Yuk, ajukan Saku Kredit sekarang untuk kebutuhan pentingmu dan kelola cicilan lebih fleksibel dan terencana bersama Bank Saqu!







