Suku bunga flat adalah metode perhitungan bunga kredit yang dihitung dari pokok pinjaman awal.
Nilai bunga ini tidak berubah meski sisa utangmu terus berkurang, sehingga cicilan bulanan yang kamu bayar tetap sama dari awal sampai akhir tenor.
Sistem ini sering ditemukan di kredit jangka pendek, seperti kredit tanpa agunan dan kredit kendaraan.
Yuk, simak penjelasan tentang suku bunga flat di bawah ini!
BACA JUGA: Biar Gak Rugi, Pahami Dulu Cara Menghitung Bunga Pinjaman yang Benar
Apa Itu Suku Bunga Flat
Suku bunga flat adalah sistem bunga yang besarannya mengacu pada jumlah pokok pinjaman di awal. Bunga dihitung rata sepanjang tenor yang sudah ditetapkan.
Artinya, nilai bunga per bulan akan selalu sama, karena perhitungannya memakai pokok awal.
Cicilan bulanan di sistem ini terdiri dari pokok dan bunga dengan jumlah tetap. Alhasil, kamu bisa mengetahui total kewajiban sejak awal kredit.
Cara Kerja Suku Bunga Flat dalam Kredit
Pada suku bunga flat, bunga dikunci berdasarkan pokok awal sejak hari pertama. Meski kamu sudah membayar sebagian utang, bunga tetap dihitung dari nilai pinjaman penuh.
Berikut beberapa hal yang memengaruhi besaran bunga flat.
- Jumlah pinjaman yang kamu ajukan.
- Lama tenor atau jangka waktu kredit.
- Tingkat risiko dari profil debitur.
- Persaingan suku bunga antarlembaga keuangan.
Jenis kredit yang memakai bunga flat umumnya bertenor pendek. Contohnya, kredit tanpa agunan, kredit kendaraan bermotor, dan kredit multiguna.
Perbedaan Suku Bunga Flat dan Bunga Efektif
Bunga efektif dan bunga flat memakai persentase yang mirip, tapi dasar perhitungannya berbeda. Berikut ini tiga perbedaannya.
1. Dasar Perhitungan
Bunga flat dihitung dari pokok pinjaman awal sepanjang tenor. Sementara bunga efektif dihitung dari sisa pokok utang setiap bulan.
Jadi, porsi bunga efektif ikut mengecil tiap bulan, karena sisa utang menyusut.
2. Besaran Cicilan
Cicilan bunga flat tetap sama dari awal sampai lunas. Cicilan bunga efektif cenderung besar di awal, lalu menurun secara bertahap. Biasanya, total bunga efektif lebih kecil daripada bunga flat.
3. Jenis Kredit
Bunga flat dipakai untuk kredit jangka pendek yang nominalnya kecil. Di satu sisi, bunga efektif dipakai untuk kredit jangka panjang, seperti KPR dan kredit investasi.
Cara Menghitung Cicilan Bunga Flat
Berikut ini rumus sederhana untuk menghitung cicilan bunga flat.
- Bunga per bulan = (Pokok Pinjaman x Suku Bunga Tahunan x Jumlah Tahun Tenor) / Jumlah Bulan Tenor
- Cicilan pokok per bulan = Pokok Pinjaman / Jumlah Bulan Tenor
- Total cicilan per bulan = Cicilan Pokok per Bulan + Bunga per Bulan
Misalkan, kamu meminjam Rp12.000.000 dengan tenor 12 bulan dan bunga flat 10% per tahun. Berikut ini hasil perhitungannya.
- Bunga per bulan = (Rp12.000.000 x 10% x 1) / 12 = Rp100.000
- Cicilan pokok per bulan = Rp12.000.000 / 12 = Rp1.000.000
- Total cicilan per bulan = Rp1.000.000 + Rp100.000 = Rp1.100.000
Jadi, kamu membayar Rp1.100.000 setiap bulan selama 12 bulan. Nilai cicilan ini tidak berubah sampai kredit lunas.
Bunga Flat dan Floating dalam KPR
Dalam KPR, bunga flat adalah bunga tetap selama periode tertentu. Bunga ini tidak berubah meski suku bunga pasar bergerak. Berbeda dengan itu, bunga floating mengikuti pergerakan suku bunga acuan.
Nah, mayoritas bank memakai skema kombinasi pada KPR. Bunga tetap berlaku di tahun-tahun awal, lalu beralih ke floating setelahnya.
Kelebihan dan Kekurangan Suku Bunga Flat
Berikut ini kelebihan dan kekurangan suku bunga flat.
1. Kelebihan
- Perhitungannya sederhana dan mudah dipahami.
- Nilai cicilan tetap sama setiap bulan.
- Digunakan untuk kredit jangka pendek yang cicilannya ringan.
2. Kekurangan
- Total bunga cenderung lebih besar daripada bunga efektif.
- Bunga tetap dihitung penuh meski sisa utang tinggal sedikit.
- Kurang efektif jika kamu melunasi kredit terlalu cepat.
BACA JUGA: Ikuti 7 Tips Ini agar Kamu Bisa Dapatkan Bunga Tabungan yang Kompetitif dan Makin Cuan!
Ajukan Pinjaman Fleksibel lewat Saku Kredit dari Bank Saqu!
Itulah penjelasan tentang suku bunga flat yang perlu diketahui. Nah, Saku Kredit dari Bank Saqu punya pinjaman tunai dengan limit awal mulai dari Rp500.000 sampai Rp30.000.000.
Kamu bisa menarik dana kapan saja atau mengubah transaksi QRIS menjadi cicilan sampai 24 bulan. Semua biaya transparan dan tidak ada tagihan tersembunyi.






