Saku 101

Apa Itu Bunga Majemuk? Ini Arti dan Contoh Perhitungannya

10 Agt 2026

thumbnail

Bunga majemuk adalah bunga yang dihitung dari pokok awal ditambah akumulasi bunga dari periode sebelumnya. 

Artinya, bunga yang kamu terima di periode pertama akan ikut dihitung bersama pokok di periode berikutnya. 

Dengan demikian, nilai tabungan atau pinjamanmu bisa berubah setiap periode, bukan tetap seperti bunga tunggal. 

Istilah bunga majemuk biasanya ditemukan di tabungan, deposito, investasi, atau pinjaman.

BACA JUGA: Apa Itu Bunga Efektif? Kenali Cara Kerjanya dalam Kredit

Apa Itu Bunga Majemuk?

Bunga majemuk adalah "bunga berbunga". Jadi, modal awal kamu mendapat bunga di periode pertama. 

Setelah itu, bunga tersebut ditambahkan ke modal, lalu dihitung ulang di periode kedua. Proses ini berulang setiap periode selama tabungan atau pinjaman masih aktif.

Misalnya, kamu menabung Rp10.000.000 dengan bunga majemuk 6% per tahun. Di akhir tahun pertama, saldomu menjadi Rp10.600.000.

Di tahun kedua, bunga 6% dihitung dari Rp10.600.000, bukan dari Rp10.000.000 lagi. Contoh ini menunjukkan bahwa bunga majemuk membuat saldomu tumbuh secara bertahap dan makin besar setiap periode.

Kenapa Disebut Bunga Majemuk?

Kata "majemuk" artinya gabungan atau berlipat. Bunga majemuk disebut demikian karena bunga yang dihasilkan ikut menghasilkan bunga lagi di periode selanjutnya. 

Jadi, bukan hanya modal awal yang berbunga, melainkan seluruh saldo terkini, termasuk bunga yang sudah terkumpul.

Apa Perbedaan Bunga Tunggal dan Bunga Majemuk?

Bunga tunggal dan bunga majemuk sama-sama muncul di produk keuangan. Nah, supaya kamu tidak salah paham, berikut perbedaannya.

  • Bunga tunggal dihitung dari pokok awal saja, sehingga jumlahnya tetap sama setiap periode.
  • Bunga majemuk dihitung dari pokok ditambah akumulasi bunga sebelumnya, sehingga jumlahnya berubah setiap periode.
  • Bunga tunggal cocok untuk pinjaman jangka pendek dengan skema yang sederhana.
  • Bunga majemuk lebih sering dipakai di tabungan, deposito, dan investasi jangka panjang.

Bagaimana Rumus Bunga Majemuk?

Berikut cara menghitung bunga majemuk menggunakan rumus.

1. Rumus Dasar Bunga Majemuk

Rumus bunga majemuk adalah Mn = M0 (1 + i)ⁿ. Keterangan rumus tersebut adalah sebagai berikut.

  • M0 adalah modal atau pokok awal.
  • Mn adalah modal akhir setelah n periode.
  • i adalah persentase bunga per periode.
  • n adalah jumlah periode bunga berjalan.

2. Contoh Perhitungan Bunga Majemuk

Berikut langkah-langkah menghitung bunga majemuk.

  • Kamu menabung Rp10.000.000 dengan bunga majemuk 10% per tahun selama 6 tahun.
  • Masukkan angka ke rumus, Mn = 10.000.000 × (1 + 0,1)⁶.
  • Hasil (1,1)⁶ adalah 1,771561.
  • Kalikan dengan modal awal, 10.000.000 × 1,771561 = Rp17.715.610.
  • Bunga yang kamu peroleh adalah Rp17.715.610 dikurangi Rp10.000.000, yaitu Rp7.715.610.

Setiap tabungan yang memakai bunga majemuk akan tumbuh lebih cepat dibanding bunga tunggal. Oleh karena itu, selisih antara kedua jenis bunga ini akan makin terasa jika periode simpanannya lama.

Apa Saja Ciri-Ciri Bunga Majemuk?

Berikut ciri-ciri bunga majemuk yang perlu diketahui.

  • Bunga dihitung dari saldo terbaru, bukan dari pokok awal saja.
  • Jumlah bunga berubah setiap periode karena mengikuti saldo yang terus bertambah.
  • Semakin lama periode berjalan, semakin besar selisihnya dibandingkan bunga tunggal.
  • Umumnya dipakai di produk keuangan jangka panjang, seperti deposito dan investasi.

Apa Saja Contoh Bunga Majemuk dalam Kehidupan Sehari-hari?

Agar makin terbayang, berikut contoh-contoh bunga majemuk yang bisa kamu temui sehari-hari.

  • Tabungan bank yang bunganya dihitung dan digabungkan ke saldo setiap bulan.
  • Deposito berjangka yang bunganya terus terakumulasi selama tenor.
  • Investasi reksa dana atau saham yang hasilnya diputar kembali menjadi modal baru.
  • Pinjaman atau kredit yang bunganya dihitung dari sisa pokok ditambah bunga tertunggak.

Bagaimana Bunga Majemuk Berlaku pada Pinjaman?

Selain tabungan, konsep bunga majemuk juga berlaku ketika kamu mengambil pinjaman. Jika kamu menunda pembayaran, bunga yang belum dibayar bisa ikut dihitung bersama sisa pokok di periode berikutnya. 

Akibatnya, total yang harus kamu bayar bisa membesar jika cicilan sering terlambat. Oleh sebab itu, kamu perlu memilih produk pinjaman yang jelas soal skema bunga dan biayanya.

BACA JUGA: Apa Itu Suku Bunga Flat? Kenali Cara Kerjanya dalam Kredit

Yuk, Ajukan Pinjaman Fleksibel di Saku Kredit Bank Saqu!

Itulah pengertian bunga majemuk yang perlu diketahui. Selain itu, untuk mendapatkan dana cepat tanpa skema bunga yang rumit dan tanpa biaya tersembunyi, kamu bisa memanfaatkan Saku Kredit dari Bank Saqu.

Lewat Saku Kredit, kamu bisa mengajukan pinjaman mulai dari Rp500.000 hingga Rp30.000.000, mengubah transaksi ke cicilan, atau membayar menggunakan QRIS dengan tenor sampai 24 bulan. 

Semua biaya juga disampaikan secara transparan, jadi kamu tahu persis berapa yang harus dibayar setiap bulan.

Yuk, daftar Saku Kredit dari Bank Saqu sekarang!

Simulasikan Pinjamanmu

Loading...
Bank Saqu

Bank Saqu

PT Bank Saqu Indonesia adalah layanan perbankan milik Astra Financial dan WeLab yang berperan sebagai katalisator bagi Solopreneur dan pelaku bisnis di Indonesia.