Hi Warga Bank Saqu,
Punya mobil sendiri bisa membuat aktivitas sehari-hari jadi lebih praktis, terutama kalau mobilitas cukup tinggi atau sering bepergian bersama keluarga.
Akan tetapi, membeli mobil tidak harus selalu mobil baru. Mobil bekas juga bisa menjadi pilihan, terutama kalau ingin mendapatkan kendaraan dengan harga yang lebih sesuai dengan budget.
Kalau dana yang tersedia belum cukup untuk membeli secara tunai, cicilan mobil bekas bisa menjadi salah satu opsi pembiayaan.
Sebelum memilih, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan supaya cicilan mobil tetap sesuai dengan kemampuan keuangan.
Baca juga: Apakah Gaji 5 Juta Bisa Beli Mobil? Begini Cara Menabung dan Mengaturnya
Apa Itu Cicilan Mobil Bekas?
Cicilan mobil bekas adalah metode pembayaran kendaraan secara bertahap dalam jangka waktu tertentu melalui skema pembiayaan.
Berbeda dengan membeli mobil secara tunai, kamu tidak perlu membayar seluruh harga kendaraan sekaligus. Biasanya, pembeli menyiapkan uang muka atau DP, kemudian membayar sisa pembiayaan melalui cicilan sesuai tenor yang dipilih.
Besarnya cicilan dapat dipengaruhi oleh harga mobil, jumlah DP, tenor, bunga, dan biaya lain yang berlaku.
Karena itu, jangan hanya melihat berapa cicilan yang harus dibayar setiap bulan. Perhatikan juga total biaya yang perlu dikeluarkan sampai masa cicilan selesai.
Apa Kelebihan Membeli Mobil Bekas dengan Cicilan?
Ada beberapa alasan mengapa mobil bekas bisa menjadi pilihan ketika membutuhkan kendaraan.
1. Harga mobil bisa lebih terjangkau
Salah satu pertimbangan utama adalah harga. Mobil bekas umumnya memiliki harga yang lebih rendah dibandingkan mobil baru dengan model dan tahun yang sama.
Dengan budget yang sama, pilihan mobil yang tersedia juga bisa lebih beragam.
2. Pembayaran bisa dilakukan bertahap
Cicilan memungkinkan pembayaran kendaraan dilakukan secara berkala. Jadi, kamu tidak perlu mengeluarkan seluruh dana untuk membeli mobil sekaligus.
Namun, pastikan jumlah cicilan tetap sesuai dengan kemampuan membayar setiap bulan.
3. Pilihan kendaraan cukup beragam
Pasar mobil bekas menawarkan berbagai pilihan merek, model, tahun produksi, dan harga. Kamu bisa menyesuaikannya dengan kebutuhan, mulai dari mobil untuk aktivitas harian sampai kendaraan keluarga.
Apa Kekurangan Cicilan Mobil Bekas?
Meski terlihat lebih terjangkau, membeli mobil bekas dengan cicilan tetap punya beberapa hal yang perlu diperhatikan.
Pertama, kondisi kendaraan. Mobil bekas memiliki riwayat penggunaan yang berbeda-beda. Sebelum membeli, periksa kondisi mesin, interior, eksterior, kaki-kaki, serta riwayat servis kendaraan.
Kedua, ada biaya kepemilikan lain di luar cicilan. Perawatan, pajak, bahan bakar, asuransi, dan kebutuhan kendaraan lainnya tetap perlu masuk ke dalam perhitungan.
Ketiga, jangan hanya membandingkan cicilan bulanan. Tenor yang lebih panjang memang bisa membuat cicilan terlihat lebih ringan, tetapi periode pembayaran menjadi lebih lama.
Baca juga: Proses Kredit Mobil Berapa Lama? Ini Tahapan dan Estimasinya!
Bagaimana Cara Menghitung Cicilan Mobil Bekas?
Sebelum mencari mobil, kamu bisa mulai dari menentukan budget cicilan yang sanggup dibayar setiap bulan.
Setelah itu, tentukan kisaran harga mobil yang sesuai dengan budget. Hitung juga berapa DP yang bisa disiapkan dan berapa dana yang perlu dibiayai.
Sebagai gambaran sederhana, kalau harga mobil Rp150 juta dan kamu menyiapkan DP Rp30 juta, dana yang perlu dibiayai adalah Rp120 juta. Dari angka tersebut, cicilan kemudian akan dipengaruhi oleh tenor, bunga, dan biaya pembiayaan sesuai skema yang dipilih.
Untuk mendapatkan angka yang lebih akurat, gunakan simulasi dari perusahaan pembiayaan atau bank yang menyediakan fasilitas kredit kendaraan.
Tips Memilih Cicilan Mobil Bekas
Sebelum mengajukan pembiayaan, jangan buru-buru memilih mobil hanya karena cicilannya terlihat murah.
1. Sesuaikan dengan kemampuan keuangan
Pastikan cicilan tidak mengganggu kebutuhan rutin, tabungan, dan dana darurat.
2. Periksa kondisi mobil
Kalau memungkinkan, lakukan pemeriksaan kendaraan bersama mekanik atau pihak yang memahami mobil sebelum membeli.
3. Bandingkan total biaya
Jangan hanya membandingkan cicilan per bulan. Perhatikan DP, bunga, biaya administrasi, asuransi, dan biaya lain yang berlaku.
4. Pilih tenor dengan bijak
Tenor yang lebih panjang dapat membuat cicilan bulanan lebih ringan, tetapi total periode pembayaran juga lebih lama.
5. Siapkan biaya setelah membeli
Jangan lupa, punya mobil berarti ada pengeluaran lain seperti bahan bakar, servis, pajak, dan perawatan.
Baca juga: Antiboncos, Cek Cara Hitung Simulasi Kredit Mobil dan Tips untuk Pemula!
Bisa Jadi Pilihan, Asal Sesuai Kemampuan
Cicilan mobil bekas bisa menjadi pilihan untuk memiliki kendaraan tanpa harus membayar seluruh harga mobil secara tunai. Namun, keputusan membeli sebaiknya tidak berhenti pada pertanyaan terkait cicilan perbulan.
Kondisi mobil, DP, tenor, bunga, biaya tambahan, sampai kemampuan finansial setelah memiliki kendaraan semuanya perlu diperhitungkan.
Kalau sudah menemukan mobil yang sesuai, kamu juga bisa mempertimbangkan pilihan pembiayaan yang tersedia, termasuk Kredit Kepemilikan Mobil dari Bank Saqu. Dengan begitu, keputusan membeli mobil bukan hanya soal mendapatkan kendaraan, tetapi juga memastikan pembayarannya tetap nyaman dijalani.
Kalau sudah menemukan mobil yang sesuai, pilihan pembiayaan juga perlu disesuaikan dengan kondisi keuangan. Mulai dari menghitung kemampuan cicilan sampai mengatur pengeluaran bulanan, semuanya perlu direncanakan supaya mobil yang dibeli tetap nyaman dimiliki.
Untuk mendukung kebutuhan finansial sehari-hari, kamu bisa menggunakan berbagai layanan perbankan dari Bank Saqu.
Download aplikasi Bank Saqu dan temukan layanan yang sesuai dengan kebutuhanmu.






