Inspirasi Warga

6 Cara Membersihkan BI Checking untuk Perbaiki Riwayat Kredit

thumbnail

Cara membersihkan BI Checking penting banget buat kamu yang pernah punya riwayat pinjaman bermasalah dan sekarang ingin memperbaiki skor kredit. Sebab, terkadang tanpa sadar kita pernah telat bayar cicilan atau punya tunggakan kecil yang akhirnya bikin nama masuk daftar hitam. 

Alhasil, pengajuan kartu kredit, KPR, atau pinjaman usaha bisa ditolak, meskipun kondisi keuangan kamu sekarang sudah jauh lebih stabil.

Buat kamu yang lagi berusaha memperbaiki reputasi finansial, tenang saja karena ada banyak cara untuk bersihin nama di BI Checking. Yuk, bahas satu per satu langkahnya biar kamu bisa punya skor kredit yang sehat lagi!

BACA JUGA: Bagaimana Cara Membersihkan Nama di OJK? Ini Tipsnya!

Apa Itu BI Checking?

BI Checking merupakan istilah lama untuk sistem informasi riwayat kredit nasabah yang sebelumnya dikelola oleh Bank Indonesia. Saat ini, layanan tersebut telah berubah menjadi SLIK OJK.

Di dalam SLIK terdapat informasi mengenai pinjaman bank, kartu kredit, kredit kendaraan, pembiayaan multi-finance, hingga riwayat pembayaran cicilan.

Ketika kamu mengajukan KPR, kredit kendaraan, kartu kredit, maupun pinjaman lainnya, lembaga keuangan biasanya akan melihat data tersebut terlebih dahulu.

Buat kamu yang masih baru di dunia finansial, BI Checking ini berisi 5 kategori kolektibilitas, yaitu:

  1. Lancar (1): Kamu selalu bayar tepat waktu.
  2. Dalam Perhatian Khusus (2): Ada sedikit keterlambatan, tapi belum parah.
  3. Kurang Lancar (3): Sering telat bayar.
  4. Diragukan (4): Tunggakan sudah lama, biasanya lebih dari 90 hari.
  5. Macet (5): Benar-benar gagal bayar.

Nah, kalau kamu ada di kategori 3 ke atas, itulah yang bikin skor kreditmu jelek. Tapi tenang, masih ada cara untuk memperbaikinya, kok.

Apakah BI Checking Bisa Dihapus?

Ini merupakan salah satu pertanyaan yang paling sering muncul. Jawabannya adalah tidak bisa dihapus begitu saja.

Data pada SLIK OJK merupakan catatan historis yang dilaporkan oleh lembaga keuangan. Oleh karena itu, tidak ada jasa maupun pihak tertentu yang dapat menghapus riwayat kredit secara instan.

Namun, kamu tetap bisa memperbaiki status kredit apabila:

  • Seluruh tunggakan telah dilunasi
  • Terdapat kesalahan data yang dilaporkan
  • Terdapat informasi yang belum diperbarui oleh kreditur

Dengan kata lain, yang dilakukan bukan "menghapus" data, melainkan memperbarui status kredit agar sesuai kondisi sebenarnya.

Cara Membersihkan BI Checking yang Benar

Berikut beberapa langkah cara membersihkan BI Checking yang bisa kamu lakukan biar skor kreditmu kembali baik.

1. Cek Data Kamu di SLIK OJK

Langkah pertama yang wajib kamu lakukan adalah cek status kredit kamu di SLIK OJK. Cara daftarnya bisa dilakukan online lewat situs resmi OJK.

Kamu cukup isi formulir, unggah KTP atau paspor untuk WNA, lalu tunggu verifikasi dari OJK. Setelah itu, kamu bakal dapat laporan kredit lengkap.

Dari situ kamu bisa tahu posisi kamu ada di level mana, utang mana yang belum lunas, dan lembaga keuangan mana yang melaporkan status kamu.

2. Lunasi Seluruh Tunggakan

Kalau kamu masih punya cicilan atau tagihan yang belum dibayar, ini prioritas utama. 

Lembaga keuangan hanya akan memperbarui status kamu di sistem BI Checking kalau kamu sudah benar-benar melunasi semua kewajiban.

Setelah lunas, kamu bisa minta surat keterangan lunas dari bank atau lembaga pembiayaan, lalu simpan baik-baik. Surat ini bisa jadi bukti kalau kamu sudah menyelesaikan kewajibanmu.

3. Hubungi Pihak Kreditur

Kalau kamu menemukan data yang salah di BI Checking, misalnya kamu sudah bayar tapi masih tercatat punya tunggakan, segera hubungi kreditur (bank atau lembaga pembiayaan) yang melaporkannya.

Kadang sistem OJK belum ter-update karena pelaporannya dilakukan tiap bulan. Jadi, nggak ada salahnya minta mereka memperbarui datanya lebih cepat. Kamu juga bisa ajukan surat keberatan resmi ke OJK supaya datanya diperiksa ulang.

4. Bangun Riwayat Kredit Positif

Setelah nama kamu bersih, jangan langsung "bebas utang" terus males kredit lagi. Justru penting banget buat bangun riwayat kredit baru yang sehat.

Misalnya, kamu bisa ambil kartu kredit limit kecil atau kredit HP dengan tenor pendek, tapi pastikan kamu selalu bayar tepat waktu.

Dengan begitu, data BI Checking kamu akan terus memperlihatkan pola pembayaran yang baik, dan skor kreditmu perlahan naik lagi.

Menurut laporan dari FICO, perusahaan penilai kredit global, riwayat pembayaran tepat waktu berkontribusi sekitar 35% terhadap skor kredit seseorang. 

5. Jangan Tutup Semua Akun Kredit

Banyak orang berpikir kalau menutup semua kartu kredit bisa meningkatkan skor, padahal sebaliknya.

Salah satu lembaga kredit terbesar di dunia, menutup akun kredit justru bisa menurunkan skor kamu, karena umur kredit yang panjang dan limit kredit aktif itu juga dinilai positif dalam sistem. Jadi, biarkan saja satu atau dua akun tetap aktif, asal kamu bisa kelola dengan bijak.

6. Atur Keuangan Supaya Lebih Terkontrol

Nggak kalah penting, kamu juga perlu perbaiki kebiasaan keuangan. Mulai dari bikin anggaran bulanan, pisahkan dana kebutuhan pokok dan cicilan, dan hindari godaan paylater atau pinjaman konsumtif yang nggak perlu.

BACA JUGA: Apa Itu Pinjaman Subordinasi? Ini Fungsi dan Cara Kerjanya

Cara Mengajukan Sanggahan atau Keberatan ke SLIK OJK

Jika kamu menemukan data yang tidak sesuai, misalnya pinjaman sudah lunas tetapi masih tercatat menunggak, kamu dapat mengajukan keberatan. Langkah-langkahnya antara lain:

  1. Hubungi terlebih dahulu bank atau perusahaan pembiayaan yang melaporkan data.
  2. Siapkan bukti bahwa kewajiban telah diselesaikan. 
  3. Minta kreditur melakukan pembaruan laporan ke SLIK OJK. 
  4. Jika permasalahan belum selesai, ajukan pengaduan melalui kanal resmi OJK dengan melampirkan dokumen pendukung. 
  5. Tunggu proses verifikasi hingga data dinyatakan sesuai. 

Penting dipahami bahwa OJK tidak mengubah data secara sepihak. Pembaruan dilakukan berdasarkan klarifikasi dari lembaga pelapor.

Dokumen yang Perlu Disiapkan untuk Membersihkan BI Checking

Agar proses pemeriksaan berjalan lebih lancar, siapkan beberapa dokumen berikut:

  • e-KTP
  • NPWP (jika diperlukan)
  • Bukti pelunasan pinjaman
  • Surat Keterangan Lunas dari kreditur
  • Perjanjian kredit (apabila diminta)
  • Bukti transfer atau pembayaran cicilan
  • Dokumen pendukung lain yang menunjukkan adanya kekeliruan data

Semakin lengkap dokumen yang disampaikan, semakin mudah proses verifikasi dilakukan.

Berapa Lama Proses Membersihkan BI Checking?

Pada dasarnya, lama proses membersihkan BI Checking tergantung dari penyebabnya. Namun, untuk detailnya kamu bisa cek berikut ini.

  • Pembaruan data setelah pelunasan membutuhkan waktu beberapa hari hingga satu siklus pelaporan kreditur.
  • Jika penyebabnya adalah koreksi data karena kesalahan pelaporan, maka estimasi waktunya bergantung pada hasil verifikasi kreditur dan OJK.
  • Apabila proses membersihkan BI Checking berkaitan dengan proses pengajuan keberatan dan dokumen lengkap, umumnya dibutuhkan waktu beberapa hari kerja hingga proses klarifikasi selesai.

Dengan kata lain, waktu pembaruan tidak selalu sama karena setiap lembaga memiliki jadwal pelaporan yang berbeda.

Oleh karena itu, setelah melunasi pinjaman, sebaiknya lakukan pengecekan kembali pada SLIK OJK untuk memastikan status sudah berubah.

Tips Menjaga Skor Kredit Tetap Baik

Supaya tidak perlu mengulang proses memperbaiki BI Checking, biasakan untuk:

  • Bayar cicilan tepat waktu, sekecil apa pun nominalnya.
  • Jaga rasio utang di bawah 30% dari penghasilan.
  • Hindari pengajuan pinjaman bertubi-tubi. Setiap kali kamu mengajukan kredit, lembaga keuangan akan melakukan inquiry yang bisa menurunkan skor sementara.
  • Gunakan kartu kredit dengan bijak. Jangan cuma bayar minimum payment.

BACA JUGA: Apa Itu Take Over Pinjaman? Kenali Manfaat dan Prosesnya

Bangun Riwayat Kredit yang Sehat Bersama Saku Kredit dari Bank Saqu

Mengetahui cara membersihkan BI Checking bukan cuma penting buat memperbaiki skor kredit, tapi juga langkah awal untuk punya keuangan yang sehat.

Jadi, kalau sekarang nama kamu masih "kurang baik", jangan sedih dulu. Dengan usaha dan disiplin, kamu bisa bersihin nama dan kembali dipercaya lembaga keuangan.

Nah, setelah skor kredit kamu mulai membaik, kamu bisa mulai lagi membangun keuangan dengan lebih sehat dan terencana. 

Salah satu langkah bijak yang bisa dicoba adalah pakai Saku Kredit dari Bank Saqu. Melalui Saku Kredit, kamu dapat menikmati berbagai keuntungan, seperti limit pinjaman mulai dari Rp500.000 dengan tenor cicilan hingga 24 bulan dan bunga mulai dari 2%.

Yuk, jadi warga Bank Saqu dan nikmatin kemudahan mengatur keuangan dengan fitur Saku Kredit! 

Simulasikan Pinjamanmu

Loading...
Bank Saqu

Bank Saqu

PT Bank Saqu Indonesia adalah layanan perbankan milik Astra Financial dan WeLab yang berperan sebagai katalisator bagi Solopreneur dan pelaku bisnis di Indonesia.