Inspirasi Warga

6 Cara Membersihkan BI Checking untuk Perbaiki Riwayat Kredit

thumbnail

Cara membersihkan BI Checking penting banget buat kamu yang pernah punya riwayat pinjaman bermasalah dan sekarang ingin memperbaiki skor kredit. Sebab, terkadang tanpa sadar kita pernah telat bayar cicilan atau punya tunggakan kecil yang akhirnya bikin nama masuk daftar hitam. 

Alhasil, pengajuan kartu kredit, KPR, atau pinjaman usaha bisa ditolak, meskipun kondisi keuangan kamu sekarang sudah jauh lebih stabil.

Buat kamu yang lagi berusaha memperbaiki reputasi finansial, tenang saja karena ada banyak cara untuk bersihin nama di BI Checking. Yuk, bahas satu per satu langkahnya biar kamu bisa punya skor kredit yang sehat lagi!

BACA JUGA: Cara Cek BI Checking Sendiri Praktis Lewat HP

Apa Itu BI Checking?

Pengajuan kredit terhambat disebabkan karena status BI Checking sedang dalam keadaan bermasalah atau masuk dalam kategori Kol 3-5.

BI Checking adalah istilah lama dari SLIK OJK, yaitu catatan riwayat pembayaran kredit yang mencakup histori pinjaman di bank, kartu kredit, cicilan kendaraan, hingga pinjaman dari fintech. 

Setiap kali kamu mengajukan KPR, kartu kredit, atau pinjaman lainnya, lembaga keuangan pasti akan memeriksa riwayat ini terlebih dahulu untuk menilai kelayakan kredit (kolektibilitas)

Tingkat kelayakan kredit ini dibagi menjadi 5 status kolektibilitas:

  • Kol 1 (Lancar): Pembayaran selalu tepat waktu. 
  • Kol 2 (Dalam Perhatian Khusus): Keterlambatan 1–90 hari.
  • Kol 3 (Kurang Lancar): Tunggakan 91–120 hari.
  • Kol 4 (Diragukan): Tunggakan 121–180 hari.
  • Kol 5 (Macet): Dinyatakan gagal bayar setelah menunggak di atas 180 hari.

Jadi, keuangan yang membaik saja belum cukup. Selama status kolektibilitasmu masih Kol 3, Kol 4, atau Kol 5, pengajuan pinjaman tetap berisiko ditolak.

Apakah BI Checking Bisa Dihapus?

BI Checking tidak bisa dihapus begitu saja, karena data SLIK OJK merupakan catatan historis yang dilaporkan lembaga keuangan. Oleh karena itu, tidak ada jasa maupun pihak tertentu yang dapat menghapus riwayat kredit secara instan.

Namun, kamu tetap bisa memperbaiki status kredit apabila:

  • Seluruh tunggakan telah dilunasi
  • Terdapat kesalahan data yang dilaporkan
  • Terdapat informasi yang belum diperbarui oleh kreditur

Cara Membersihkan BI Checking yang Benar

Berikut beberapa langkah cara membersihkan BI Checking yang bisa kamu lakukan biar skor kreditmu kembali baik.

1. Cek Data Kamu di SLIK OJK

Cek status kredit lewat situs resmi OJK, layanan iDeb OJK, atau datang langsung ke kantor OJK terdekat. Isi formulir, unggah KTP atau paspor untuk WNA, lalu tunggu verifikasi untuk dapat laporan kredit lengkap, termasuk utang mana yang belum lunas dan lembaga mana yang melaporkannya.

2. Lunasi Seluruh Tunggakan

Kalau kamu masih punya cicilan atau tagihan yang belum dibayar, ini prioritas utama. Jika kondisi keuangan belum memungkinkan pelunasan penuh, kamu bisa ajukan restrukturisasi kredit atau kesepakatan cicilan ulang ke kreditur supaya beban lebih ringan. Lembaga keuangan hanya akan memperbarui status kamu setelah kewajiban benar-benar lunas.

3. Hubungi Pihak Kreditur

Kalau ada data yang salah di BI Checking, segera hubungi kreditur yang melaporkannya. Pelaporan yang dilakukan per bulan membuat sistem OJK kadang belum ter-update. Jadi kamu bisa minta percepatan pembaruan atau ajukan surat keberatan resmi ke OJK.

4. Bangun Riwayat Kredit Positif

Setelah nama bersih, jangan langsung berhenti pakai kredit sama sekali. Ambil kartu kredit limit kecil atau kredit tenor pendek, lalu selalu bayar tepat waktu. Menurut laporan dari myFICO, perusahaan penilai kredit global, riwayat pembayaran tepat waktu berkontribusi sekitar 35% terhadap skor kredit seseorang.

5. Jangan Tutup Semua Akun Kredit

Banyak orang berpikir kalau menutup semua kartu kredit bisa meningkatkan skor. Padahal menutup semua kartu kredit justru bisa menurunkan skor, karena umur kredit yang panjang dan limit aktif juga dinilai positif dalam sistem. Biarkan satu atau dua akun tetap aktif asal dikelola dengan bijak.

6. Atur Keuangan Supaya Lebih Terkontrol

Nggak kalah penting, kamu juga perlu perbaiki kebiasaan keuangan. Mulai dari bikin anggaran bulanan, pisahkan dana kebutuhan pokok dan cicilan, dan hindari godaan paylater atau pinjaman konsumtif yang nggak perlu.

Cara Mengajukan Sanggahan atau Keberatan ke SLIK OJK

Jika kamu menemukan data yang tidak sesuai, misalnya pinjaman sudah lunas tetapi masih tercatat menunggak, kamu dapat mengajukan keberatan. Langkah-langkahnya antara lain:

  1. Hubungi terlebih dahulu bank atau perusahaan pembiayaan yang melaporkan data.
  2. Siapkan bukti bahwa kewajiban telah diselesaikan. 
  3. Minta kreditur melakukan pembaruan laporan ke SLIK OJK. 
  4. Jika permasalahan belum selesai, ajukan pengaduan melalui kanal resmi OJK dengan melampirkan dokumen pendukung. 
  5. Tunggu proses verifikasi hingga data dinyatakan sesuai. 

Dokumen yang Perlu Disiapkan untuk Membersihkan BI Checking

Agar proses pemeriksaan berjalan lebih lancar, siapkan beberapa dokumen berikut:

  • e-KTP
  • NPWP (jika diperlukan)
  • Bukti pelunasan pinjaman
  • Surat Keterangan Lunas dari kreditur
  • Perjanjian kredit (apabila diminta)
  • Bukti transfer atau pembayaran cicilan
  • Dokumen pendukung lain yang menunjukkan adanya kekeliruan data

Semakin lengkap dokumen yang disampaikan, semakin mudah proses verifikasi dilakukan.

Berapa Lama Proses Membersihkan BI Checking?

Pada dasarnya, lama proses membersihkan BI Checking tergantung dari penyebabnya. Namun, untuk detailnya kamu bisa cek berikut ini.

  • Pembaruan data setelah pelunasan membutuhkan waktu beberapa hari hingga satu siklus pelaporan kreditur.
  • Jika penyebabnya adalah koreksi data karena kesalahan pelaporan, maka estimasi waktunya bergantung pada hasil verifikasi kreditur dan OJK.
  • Apabila proses membersihkan BI Checking berkaitan dengan proses pengajuan keberatan dan dokumen lengkap, umumnya dibutuhkan waktu beberapa hari kerja hingga proses klarifikasi selesai.

Tips Menjaga Skor Kredit Tetap Baik

Supaya tidak perlu mengulang proses memperbaiki BI Checking, biasakan untuk:

  • Bayar cicilan tepat waktu, kamu bisa aktifkan fitur autodebet, reminder di HP, atau notifikasi aplikasi keuangan.
  • Hindari pengajuan pinjaman bertubi-tubi. Setiap kali kamu mengajukan kredit, lembaga keuangan akan melakukan inquiry yang bisa menurunkan skor sementara.
  • Gunakan kartu kredit dengan bijak.
  • Hindari kebiasaan membayar utang menggunakan utang. 
  • Selalu siapkan pos dana darurat sekitar 3-6 bulan pengeluaran rutin yang terpisah dari tabungan harian. Pastikan juga dana mudah dicairkan sewaktu-waktu kamu memerlukannya. 

BACA JUGA: Apa Itu Take Over Pinjaman? Kenali Manfaat dan Prosesnya

Bangun Riwayat Kredit yang Sehat Bersama Saku Kredit dari Bank Saqu

Mengetahui cara membersihkan BI Checking bukan cuma penting buat memperbaiki skor kredit, tapi juga langkah awal untuk punya keuangan yang sehat.

Jadi, kalau sekarang profilmu masih masuk kolektibilitas yang kurang baik, segera lakukan berbagai cara di atas supaya namamu kembali dipercaya lembaga keuangan.

Nah, setelah skor kredit kamu mulai membaik, kamu bisa mulai lagi membangun keuangan dengan lebih sehat dan terencana. 

Salah satu langkah bijak yang bisa dicoba adalah pakai Saku Kredit dari Bank Saqu. Melalui Saku Kredit, kamu dapat menikmati berbagai keuntungan, seperti limit pinjaman mulai dari Rp500 ribu sampai Rp30 juta dengan tenor cicilan hingga 24 bulan dan suku bunga 2% per bulan.

Yuk, jadi warga Bank Saqu dan nikmatin kemudahan mengatur keuangan dengan fitur Saku Kredit dengan download aplikasi Bank Saqu!

Referensi

  • Otoritas Jasa Keuangan. Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK)
  • myFICO. What is Payment History?

Simulasikan Pinjamanmu

Loading...
Bank Saqu

Bank Saqu

PT Bank Saqu Indonesia adalah layanan perbankan milik Astra Financial dan WeLab yang berperan sebagai katalisator bagi Solopreneur dan pelaku bisnis di Indonesia.