Inspirasi Warga

Menabung Rp10 Ribu Setahun Dapat Berapa? Ini Simulasinya

02 Okt 2026

thumbnail

Hi Warga, 

Punya target menabung, tetapi merasa nominal besar terlalu berat? Kamu bisa mulai dari jumlah yang sederhana, seperti Rp10 ribu sehari.

Nominalnya memang terlihat kecil. Namun, kalau dilakukan secara konsisten, jumlahnya bisa menjadi cukup besar dalam satu tahun.

Perhitungannya cukup sederhana, yaitu Rp10.000 × 365 hari = Rp3.650.000

Artinya, dengan menyisihkan Rp10 ribu setiap hari, kamu berpotensi mengumpulkan Rp3,65 juta dalam setahun, tanpa memperhitungkan bunga atau imbal hasil dari tempat kamu menyimpan uang.

Akan tetapi, bagaimana kalau tidak bisa menabung setiap hari? Atau bagaimana supaya kebiasaan ini lebih mudah dilakukan? Yuk, lihat simulasinya.

Baca juga: 15 Cara Menabung Super Cepat, Bikin Saldomu Cepat Melonjak!

Menabung Rp10 Ribu Sehari Sebulan Dapat Berapa?

Sebelum melihat hasil dalam setahun, coba hitung dari periode yang lebih pendek.

Jika kamu menyisihkan Rp10 ribu setiap hari selama 30 hari, uang yang terkumpul adalah:

  • Rp10.000 × 30 = Rp300.000

Kalau dilakukan selama tiga bulan:

  • Rp300.000 × 3 = Rp900.000

Enam bulan:

  • Rp300.000 × 6 = Rp1.800.000

Sementara selama satu tahun dengan asumsi 365 hari:

  • Rp10.000 × 365 = Rp3.650.000

Dari sini terlihat bahwa nominal kecil tetap bisa menghasilkan jumlah yang cukup berarti ketika dilakukan secara konsisten.

Bagaimana Kalau Hanya Menabung di Hari Kerja?

Tidak semua orang merasa nyaman menyisihkan uang setiap hari. Kalau kamu lebih mudah menabung saat hari kerja, nominalnya juga tetap bisa dikumpulkan.

Sebagai gambaran, anggap kamu menabung Rp10 ribu selama 22 hari kerja setiap bulan.

Rp10.000 × 22 hari = Rp220.000 per bulan

Dalam satu tahun:

Rp220.000 × 12 = Rp2.640.000

Hasilnya memang lebih kecil dibandingkan menabung setiap hari, tetapi tetap bisa menjadi lebih dari Rp2,6 juta dalam setahun.

Jadi, jangan merasa harus mengikuti metode tertentu. Pilih pola yang paling realistis dengan kondisi keuanganmu.

Kalau Nominalnya Dinaikkan, Berapa Hasilnya?

Setelah terbiasa menabung Rp10 ribu, kamu bisa meningkatkan nominal secara bertahap ketika kondisi keuangan memungkinkan.

Kalau menabung setiap hari, gambaran sederhananya:

  • Rp10 ribu sehari = Rp3,65 juta setahun
  • Rp20 ribu sehari = Rp7,3 juta setahun
  • Rp30 ribu sehari = Rp10,95 juta setahunRp50 ribu sehari = Rp18,25 juta setahun

Angka tersebut merupakan perhitungan pokok tabungan dan belum memperhitungkan bunga atau imbal hasil.

Yang menarik, kamu tidak harus langsung memilih nominal yang besar. Konsistensi justru menjadi bagian penting dari proses menabung.

Menetapkan Rp10 ribu tetapi mampu menjalankannya secara rutin bisa menjadi langkah awal sebelum meningkatkan nominal sesuai kemampuan.

Bagaimana Kalau Tabungan Mendapat Bunga?

Jumlah akhir tabungan bisa berbeda jika dana yang kamu simpan mendapatkan bunga sesuai ketentuan produk tabungan.

Karena itu, ketika menghitung target, pisahkan antara uang yang kamu setorkan dan bunga yang diperoleh.

Sebagai contoh, kalau kamu menyetorkan Rp3,65 juta dalam setahun, angka tersebut merupakan hasil dari kontribusi tabunganmu. Jika dana mendapatkan bunga, jumlah akhirnya bisa menjadi lebih besar, tergantung tingkat bunga, saldo, dan ketentuan produk yang digunakan.

Bank Saqu menyediakan Saku Nabung untuk membantu menyimpan dana berdasarkan tujuan tertentu. Kamu bisa memisahkan dana tabungan dari uang yang digunakan untuk transaksi sehari-hari sehingga target lebih mudah dipantau.

Contohnya, kamu bisa membuat Saku Nabung dengan target Dana Liburan, Dana Darurat, atau Target Rp5 Juta.

Biar Konsisten, Coba Buat Target Tabungan

Masalah terbesar saat menabung sering kali bukan nominalnya, tetapi konsistensinya.

Hari ini mungkin berhasil menyisihkan Rp10 ribu. Besok lupa. Minggu berikutnya uang sudah terpakai untuk kebutuhan lain.

Salah satu cara mengatasinya adalah membuat target yang jelas.

Daripada sekadar hanya ingin menabung saja, sebaiknya dapat lebih spesifik berapa nominal dan jangka waktu yang diinginkan. Misalnya, ingin menabung Rp3juta selama 10 bulan. 

Dari target tersebut, kamu bisa menghitung kebutuhan tabungan: Rp3.000.000 ÷ 10 bulan = Rp300.000 per bulan

Dengan begitu, target terasa lebih konkret dan lebih mudah dimasukkan ke dalam anggaran bulanan.

Nabung Terjadwal Bisa Bantu Lebih Konsisten

Kalau sering lupa menyisihkan uang, kamu bisa menggunakan sistem otomatis.

Bank Saqu memiliki fitur Nabung Terjadwal melalui Set Target di Saku Nabung. Fitur ini memungkinkan kamu menentukan target, tanggal target, frekuensi, dan nominal tabungan rutin.

Dengan sistem seperti ini, kamu tidak harus selalu mengingat untuk memindahkan uang secara manual.

Sebagai contoh, daripada menabung Rp10 ribu setiap hari, kamu bisa menetapkan target sekitar Rp300 ribu per bulan. Jumlah tersebut kurang lebih setara dengan kebiasaan menabung Rp10 ribu sehari selama 30 hari.

Cara ini juga cocok untuk orang yang menerima penghasilan bulanan karena alokasi tabungan bisa langsung direncanakan setelah menerima penghasilan.

Baca juga: 7 Tips Menabung Uang di Rumah yang Aman dan Anti Maling!

Bisa Juga Menabung dari Pembulatan Transaksi

Selain menabung dengan nominal tetap, ada cara lain untuk mengumpulkan uang sedikit demi sedikit.

Bank Saqu memiliki fitur Tabungmatic yang membantu menabung melalui pembulatan transaksi. Selisih dari pembulatan transaksi akan otomatis dialokasikan ke Saku Booster sesuai ketentuan fitur.

Pilihan pembulatannya mencakup Rp5 ribu, Rp10 ribu, dan Rp50 ribu.

Sebagai gambaran, ketika kamu melakukan transaksi dengan nominal yang tidak bulat sesuai pilihan pembulatan, selisihnya dapat dialokasikan secara otomatis. Jadi, kamu bisa mengumpulkan tabungan dari aktivitas transaksi yang memang sudah dilakukan.

Metode ini berbeda dengan menabung Rp10 ribu sehari. Kalau metode pertama memiliki nominal yang sudah ditentukan, Tabungmatic membuat jumlah tabungan mengikuti transaksi dan pembulatan yang terjadi.

Keduanya bisa digunakan sesuai kebiasaan masing-masing.

Menabung Rp10 Ribu Setahun Dapat Berapa?

Jadi, menabung Rp10 ribu sehari selama setahun bisa menghasilkan sekitar Rp3,65 juta jika dilakukan selama 365 hari.

Kalau hanya menabung pada 22 hari kerja setiap bulan, hasilnya sekitar Rp2,64 juta dalam setahun.

Jumlah tersebut belum memperhitungkan bunga atau imbal hasil yang mungkin diperoleh dari produk tabungan.

Yang perlu diingat, menabung bukan soal seberapa besar nominal yang bisa disisihkan pada awalnya. Kebiasaan kecil yang dilakukan secara konsisten bisa menjadi fondasi untuk membangun target finansial yang lebih besar.

Kamu bisa mulai dari Rp10 ribu sehari, kemudian meningkatkan nominal ketika kondisi keuangan sudah lebih memungkinkan. Atau, gunakan sistem otomatis agar proses menabung tidak bergantung pada ingatan.

Baca juga: 15 Tips Menabung Harian yang Simpel dan Konsisten untuk Tambah Tabungan

Mulai Menabung Rp10 Ribu dari Sekarang

Kalau ingin membuat kebiasaan menabung lebih praktis, kamu bisa menggunakan Saku Nabung untuk memisahkan dana berdasarkan tujuan, Nabung Terjadwal untuk membantu menyisihkan dana secara rutin, dan Tabungmatic untuk mengumpulkan dana melalui pembulatan transaksi.

Siap mulai menabung sedikit demi sedikit? Download aplikasi Bank Saqu dan mulai buat target tabunganmu sekarang.

Bank Saqu

Bank Saqu

PT Bank Saqu Indonesia adalah layanan perbankan milik Astra Financial dan WeLab yang berperan sebagai katalisator bagi Solopreneur dan pelaku bisnis di Indonesia.