Inspirasi Warga

Biaya Hidup di Surabaya, Ini Rincian dan Estimasinya

02 Nov 2026

thumbnail

Surabaya merupakan salah satu kota metropolitan terbesar di Indonesia yang menjadi tujuan banyak orang untuk bekerja, kuliah, maupun mengembangkan usaha. Kota ini menawarkan beragam peluang, mulai dari kawasan perkantoran dan pusat bisnis hingga kampus, pusat perbelanjaan, dan berbagai pilihan kuliner.

Namun, sebelum memutuskan untuk tinggal di Kota Pahlawan, Anda perlu mempertimbangkan biaya hidup sehari-hari. Pengeluaran untuk tempat tinggal, makan, transportasi, dan kebutuhan pribadi bisa berbeda tergantung lokasi serta gaya hidup.

Dengan membuat anggaran sejak awal, Anda bisa memperkirakan penghasilan yang dibutuhkan dan menentukan berapa banyak uang yang dapat disisihkan untuk tabungan.

Baca juga: Pengeluaran Membengkak? Ini Cara Mengatur Keuangan saat Biaya Hidup Naik

Berapa Biaya Hidup di Surabaya per Bulan?

Biaya hidup di Surabaya untuk satu orang diperkirakan sekitar Rp2,1 juta–Rp4 juta per bulan untuk kebutuhan dasar hingga gaya hidup yang relatif nyaman, berdasarkan simulasi anggaran di bawah ini. Angka tersebut merupakan estimasi perencanaan, bukan rata-rata resmi biaya hidup seluruh penduduk Surabaya.

Besarnya pengeluaran dipengaruhi oleh beberapa faktor, seperti lokasi tempat tinggal, fasilitas kos, kebiasaan makan, dan pilihan transportasi.

Berikut gambaran anggaran bulanan untuk pendatang atau anak kos yang tinggal sendiri.

Kategori PengeluaranHematNyaman
KosRp700.000Rp1.500.000
Makan dan minumRp900.000Rp1.600.000
TransportasiRp150.000Rp300.000
Laundry dan kebutuhan lainnyaRp350.000Rp550.000
Total per bulanRp2.100.000Rp3.950.000

Anggaran hemat mengasumsikan tempat tinggal sederhana, konsumsi yang terkontrol, dan mobilitas terbatas. Sementara itu, anggaran nyaman memberikan ruang lebih besar untuk kos ber-AC, makan di luar, dan kebutuhan pribadi.

Perlu diingat bahwa angka tersebut belum tentu mencakup seluruh pengeluaran, seperti biaya kesehatan, cicilan, hiburan tambahan, uang jaminan kos, atau biaya pindahan. Karena itu, sebaiknya siapkan dana cadangan di luar anggaran rutin.

Rincian Biaya Hidup di Surabaya

Supaya lebih mudah membuat perencanaan keuangan, berikut rincian pengeluaran yang perlu dipertimbangkan sebelum tinggal di Surabaya.

1. Biaya Kos atau Tempat Tinggal

Tempat tinggal menjadi salah satu pengeluaran terbesar bagi mahasiswa maupun pekerja yang merantau. Harga kos di Surabaya bergantung pada lokasi, ukuran kamar, fasilitas, dan ketentuan pembayaran.

Sebagai gambaran perencanaan, Anda bisa menggunakan estimasi berikut:

  • Kos sederhana dengan fasilitas dasar: Rp700.000–Rp1.000.000 per bulan.
  • Kos ber-AC dengan fasilitas standar: Rp1.200.000–Rp1.800.000 per bulan.
  • Kos atau hunian dengan fasilitas lebih lengkap: dapat melebihi Rp2.000.000 per bulan.

Kawasan Surabaya Timur, seperti sekitar Rungkut dan Sukolilo, bisa menjadi pilihan bagi mahasiswa atau pekerja yang beraktivitas di sekitar kampus dan kawasan industri. Sementara itu, Ketintang dan Wonokromo di Surabaya Selatan dapat dipertimbangkan jika lokasi tersebut lebih dekat dengan tempat kerja atau kampusmu.

Sebelum memilih kos, tanyakan apakah harga sewa sudah termasuk listrik, air, Wi-Fi, dan biaya kebersihan. Jika menggunakan AC, perhatikan juga sistem pembayaran listrik agar pengeluaran tidak membengkak.

2. Biaya Makan dan Minum

Biaya makan bergantung pada seberapa sering Anda memasak, membeli makanan di warung, atau makan di restoran.

Untuk membantu membuat anggaran, berikut simulasi pengeluaran harian:

  • Makan di warung lokal: sekitar Rp13.000–Rp20.000 per porsi.
  • Tiga kali makan sederhana: sekitar Rp39.000–Rp60.000 per hari.
  • Jajan atau nongkrong: sekitar Rp100.000–Rp400.000 per bulan, sesuai frekuensi dan pilihan tempat.

Jika Anda menganggarkan Rp40.000 per hari untuk makan, pengeluaran selama 30 hari mencapai sekitar Rp1.200.000. Angka ini belum termasuk jajan tambahan atau makan di restoran.

Untuk menghemat pengeluaran, Anda bisa mengombinasikan memasak sendiri dengan membeli makanan di warung sekitar kos. Membuat anggaran makan mingguan juga membantu menghindari pengeluaran impulsif.

3. Biaya Transportasi

Surabaya memiliki sejumlah pilihan transportasi, mulai dari kendaraan pribadi hingga angkutan umum dan transportasi online. Biaya yang perlu disiapkan bergantung pada jarak perjalanan dan frekuensi mobilitas.

Jika menggunakan motor pribadi, anggaran BBM dan parkir dapat dimulai dari sekitar Rp200.000–Rp350.000 per bulan untuk mobilitas terbatas hingga sedang. Biaya tersebut belum tentu mencakup servis rutin, pajak kendaraan, atau perbaikan.

Jika menggunakan transportasi umum dan ojek online, anggaran sekitar Rp300.000–Rp600.000 per bulan bisa dijadikan titik awal simulasi. Pengeluaran aktual dapat lebih tinggi jika Anda sering menggunakan transportasi online atau menempuh perjalanan jauh.

Anda juga bisa mempertimbangkan layanan bus perkotaan, seperti Suroboyo Bus dan Trans Semanggi Suroboyo, sesuai rute yang tersedia. Periksa tarif, metode pembayaran, dan jadwal terkini sebelum mengandalkannya untuk perjalanan harian.

Memilih kos yang dekat dengan tempat kerja atau kampus dapat membantu mengurangi biaya transportasi sekaligus waktu perjalanan.

4. Biaya Laundry dan Kebutuhan Pribadi

Selain kebutuhan utama, ada sejumlah pengeluaran rutin yang sering terlupakan ketika membuat anggaran bulanan.
Beberapa di antaranya meliputi:

  • Laundry kiloan: sekitar Rp100.000–Rp200.000 per bulan.
  • Internet dan pulsa: sekitar Rp75.000–Rp150.000 per bulan.
  • Sabun, sampo, dan perlengkapan mandi: sekitar Rp100.000–Rp200.000 per bulan.
  • Air minum dan kebutuhan rumah tangga: sesuaikan dengan kebiasaan dan fasilitas kos.

Nominal tersebut merupakan estimasi yang dapat berubah tergantung pada tarif penyedia jasa, kebutuhan pribadi, dan kebiasaan penggunaan.

Agar lebih mudah dikontrol, kelompokkan kebutuhan ini ke dalam anggaran bulanan. Anda juga bisa membeli barang kebutuhan dasar berdasarkan daftar belanja supaya tidak berulang kali mengeluarkan uang untuk barang yang sama.

Berapa Gaji yang Ideal untuk Hidup di Surabaya?

Gaji yang ideal bergantung pada biaya tempat tinggal, tanggungan keluarga, cicilan, serta target tabungan. Karena itu, sebaiknya Anda tidak hanya menghitung kebutuhan dasar, tetapi juga menyisihkan dana untuk kebutuhan tak terduga dan tujuan finansial.

Sebagai ilustrasi, jika pengeluaran rutin Anda Rp3.500.000 per bulan, berikut gambaran kebutuhan penghasilan berdasarkan target tabungan.

Target MenabungPerkiraan Penghasilan Bersih
Belum menyisihkan tabunganRp3.500.000
Menabung 10% dari penghasilanSekitar Rp3.889.000
Menabung 20% dari penghasilanSekitar Rp4.375.000

Perhitungan tersebut mengasumsikan pengeluaran Rp3.500.000 tetap dan tabungan dihitung sebagai persentase dari penghasilan bersih. Angka ini belum memperhitungkan cicilan atau kebutuhan lain di luar anggaran.

Anda bisa menyesuaikan target tersebut dengan kondisi keuangan pribadi. Jika biaya kos dan transportasi lebih tinggi, penghasilan yang dibutuhkan untuk tetap menabung tentu akan meningkat.

Saat membandingkan tawaran pekerjaan, pertimbangkan juga lokasi kantor, tunjangan, biaya perjalanan, dan manfaat lain selain gaji pokok.

Tips Mengatur Keuangan Sebelum Merantau ke Surabaya

Menyiapkan anggaran sebelum pindah dapat membantu Anda beradaptasi tanpa harus terus-menerus khawatir tentang pengeluaran. Berikut beberapa langkah yang bisa dilakukan.

1. Hitung Kebutuhan Bulanan

Pengeluaran utama seperti kos, makan, transportasi, komunikasi, dan kebutuhan pribadi harus masuk dalam pos penghitungan utama. Gunakan estimasi yang realistis berdasarkan lokasi serta kebiasaan sehari-hari.

Jangan lupa menambahkan pos untuk pengeluaran tidak terduga agar anggaran tidak terlalu ketat.

2. Pisahkan Uang Berdasarkan Tujuan

Pisahkan dana untuk kebutuhan rutin dari uang yang ingin Anda tabung. Dengan begitu, Anda bisa mengetahui berapa banyak dana yang tersedia untuk dibelanjakan tanpa mengganggu target keuangan.

Anda dapat membuat kategori terpisah untuk biaya hidup, dana darurat, dan tabungan tujuan tertentu. Sesuaikan pembagian tersebut dengan penghasilan serta kebutuhan.

3. Siapkan Dana Darurat

Dana darurat berguna untuk menghadapi situasi yang tidak direncanakan, misalnya sakit, kehilangan pekerjaan, atau kebutuhan mendesak lainnya.

Jika memungkinkan, bangun dana darurat secara bertahap hingga mencapai sekitar tiga sampai enam kali pengeluaran bulanan. Bagi yang baru mulai merantau, menyiapkan dana awal sebelum pindah juga penting untuk mengantisipasi uang jaminan kos, transportasi, dan kebutuhan awal lainnya.

4. Manfaatkan Rekening Tabungan untuk Budgeting

Rekening tabungan dapat membantu Anda memisahkan uang berdasarkan tujuan keuangan. Misalnya, satu bagian untuk transaksi sehari-hari dan bagian lain untuk dana yang ingin dikumpulkan selama beberapa bulan.

Dengan pemisahan ini, Anda dapat memantau perkembangan tabungan tanpa mencampurkannya dengan uang yang digunakan untuk kebutuhan harian.

Baca juga: Biaya Hidup di Jakarta: Pengeluaran dan Cara Mengaturnya

Menabung untuk Persiapan Hidup di Surabaya dengan Saku Nabung

Merencanakan biaya hidup akan lebih mudah jika Anda memisahkan uang untuk kebutuhan harian dari dana yang ingin dikumpulkan untuk keperluan mendatang.

Melalui Bank Saqu, Anda bisa memanfaatkan Saku Nabung untuk membantu memisahkan dana tabungan dari uang yang digunakan sehari-hari. Saku Nabung menawarkan bunga 2,5% sesuai ketentuan produk yang berlaku, sehingga bisa menjadi salah satu pilihan untuk menyimpan dana yang sedang Anda kumpulkan.

Misalnya, Anda sedang menyiapkan biaya pindahan, uang jaminan kos, atau dana hidup untuk beberapa bulan pertama di Surabaya. Dengan memisahkan dana tersebut, Anda bisa lebih mudah memantau target tabungan dan mengurangi risiko uangnya terpakai untuk kebutuhan lain.

Sebelum menempatkan dana, periksa ketentuan bunga, saldo yang memenuhi syarat, serta aturan produk yang berlaku agar sesuai dengan kebutuhan dan rencana keuanganmu.

Memahami biaya hidup di Surabaya dapat membantu Anda mempersiapkan anggaran sebelum merantau untuk kuliah atau bekerja. Untuk satu orang, simulasi kebutuhan bulanan berkisar Rp2,1 juta–Rp4 juta, tergantung tempat tinggal, konsumsi, transportasi, dan gaya hidup. Pengeluaran tambahan serta biaya awal pindahan perlu dihitung secara terpisah.

Agar kondisi keuangan tetap terjaga, buat anggaran bulanan, siapkan dana darurat, dan pisahkan uang kebutuhan rutin dari tabungan. Untuk mempermudah budgeting menjelang hidup di Surabaya, mulai kumpulkan dana di Saku Nabung Bank Saqu dengan bunga 2,5%. Download Bank Saqu sekarang!

Bank Saqu

Bank Saqu

PT Bank Saqu Indonesia adalah layanan perbankan milik Astra Financial dan WeLab yang berperan sebagai katalisator bagi Solopreneur dan pelaku bisnis di Indonesia.