Saku 101

Apa Itu Bill? Kenali Arti, Fungsi, dan Contohnya

05 Okt 2026

thumbnail

Bill adalah selembar tagihan yang akan kamu terima sebelum membayar produk untuk menunjukkan berapa biaya yang harus dilunasi. Mulai dari membeli token listrik, makan di restoran, sampai belanja bulanan, bill adalah lembar yang wajib kamu dapatkan di setiap transaksi jual beli modern.

Selain menunjukkan nominal pembelian, bill juga memiliki fungsi yang lebih penting dalam aktivitas keuanganmu. Yuk, kenali apa itu bill secara lengkap lewat artikel kali ini!

BACA JUGA: Apa Itu Transaksi? Pengertian, Jenis, dan Cara Kerjanya

Apa Itu Bill dan Komponen di Dalamnya?

Bill adalah dokumen yang memberikan informasi biaya yang harus dibayarkan saat kamu membeli barang atau jasa. Bill mirip pengingat tagihan karena akan diberikan dalam bentuk kertas atau tampilan digital di aplikasi sebelum melakukan pembayaran.

Informasi di dalamnya cukup lengkap untuk memastikan bahwa tagihan tersebut benar-benar milikmu, sehingga komponen di dalam bill mencakup:

  • Identitas penerima: Nama dan/atau nomor pesanan pembeli.
  • Tanggal dan waktu pembelian: Rincian tanggan dan jam presisi pembelian dilakukan.
  • Rincian transaksi: Nama, jumlah, dan harga per unit barang atau jasa yang dibeli.
  • Total tagihan: Total tagihan sebelum biaya-biaya tambahan dan sub-total tagihan setelah biaya-biaya tambahan (biaya layanan, PPN, dan lain-lain)
  • Metode pembayaran: Cara membayar untuk melunasi tagihan.

Fungsi Bill dalam Transaksi Sehari-hari

Fungsi utama bill adalah memberi tahu berapa jumlah yang harus dibayar. Selain itu, bill juga memiliki fungsi penting lain seperti membantu kamu mengecek ulang barang atau jasa yang kamu terima.

  • Pengingat pembayaran: Bill memberikan notifikasi wajib membayar produk yang dipilih.
  • Alat untuk cek ulang: Rincian barang atau jasa di dalamnya bisa menjadi bahan untuk memastikan pesanan dan biaya akurat.
  • Dasar pencatatan pengeluaran: Selain struk, bill juga bisa menjadi informasi sekilas pengeluaran harian.

Bill, Struk, dan Invoice, Apa Bedanya?

Kamu mungkin sering tertukar antara bill, struk, dan invoice, padahal waktu terbit dan peruntukannya berbeda. Berikut ini adalah perbedaannya:

1. Bill vs Struk

Bill terbit sebelum pembayaran sebagai permintaan pembayaran, sedangkan struk adalah tanda transaksi sudah lunas yang akan diberikan setelah pembayaran berhasil.

2. Bill vs Invoice

Cash Flow Frog menyebut bahwa bill dan invoice sebenarnya dokumen yang sama. Perbedaannya terletak di penyebutan yang disesuaikan dengan pihak yang terlibat. Bill adalah sebutan dari pihak pembeli, sedangkan penjual menyebutnya sebagai invoice pembayaran.

Jenis-Jenis Bill

Bill bisa dibedakan dari dua sisi, yaitu periode penagihan dan cara pembayarannya. Untuk membantu kamu mengenali pola bayar yang sesuai, yuk kenali kedua jenisnya.

1. Bill Menurut Periode Penagihan

Sesuai periode penagihannya, bill terbagi menjadi bill rutin dan bill sekali bayar.

  • Bill rutin: Bill berulang muncul rutin sesuai periode tagihan pembelian yang kamu pilih di awal, misalnya per minggu, per bulan, atau per tahun.
  • Bill sekali bayar: Bill sekali bayar hanya muncul untuk satu transaksi, misalnya saat berbelanja bulanan.

2. Bill Menurut Cara Pembayaran

Selain dari periode penagihannya, bill juga bisa dibedakan dari kapan kamu harus melunasinya. 

  • Bill tunai: Bill tunai adalah bill yang harus dilunasi saat itu juga dan tidak dapat ditumpuk dengan tagihan selanjutnya.
  • Bill bertempo: Bill bertempo memberikan jangka waktu pelunasan tertentu. Jika tidak dilunasi, maka tagihan sebelumnya akan diakumulasikan dengan tagihan yang akan datang.

Contoh Bill dalam Kehidupan Sehari-hari

Bill adalah lembar transaksi yang paling mudah ditemukan dalam aktivitas sehari-hari, seperti tagihan rumah tangga sampai makan di restoran. Setiap tagihan juga menggunakan bentuk dan periode penagihan yang berbeda tergantung pembelian yang kamu pilih. Berikut ini adalah beberapa contoh bill yang paling sering kamu temukan.

  1. Bill tagihan air dan internet yang dikirimkan per bulan.
  2. Bill pembelian token listrik yang muncul sebelum pembayaran dan nomor token ditampilkan.
  3. Bill langganan aplikasi digital, seperti aplikasi streaming musik dan serial atau aplikasi produktivitas.
  4. Bill belanja online yang muncul setelah memilih metode pembayaran.
  5. Bill belanja di minimarket dan supermarket yang ditampilkan secara digital lewat layar.

Bayar Tagihan Bill Bisa Pakai Apa?

Cara bayar bill sekarang makin praktis karena kamu bisa memilih metode sesuai kebutuhan, mulai dari pembayaran secara tunai, QRIS, mobile banking, virtual account, sampai e-wallet.

Di antara berbagai metode, QRIS yang dirilis oleh Bank Indonesia kini menjadi pilihan yang praktis karena satu kode cocok untuk berbagai aplikasi pembayaran.

Tipsnya, selalu cek rincian bill sebelum membayar untuk memastikan jumlah dan harga produk yang tertera sesuai dengan produk yang kamu pilih. Pilih metode pembayaran sesuai dengan kenyamananmu lalu simpan catatan pembayaran sebagai sumber data pengeluaranmu.

BACA JUGA: Apa Itu Contactless? Ini Cara Kerja Pembayaran Tanpa Sentuh

Bayar Bill Makin Praktis Pakai Fitur Kirim & Bayar Bank Saqu yang Terintegrasi dengan QRIS!

Nah, itulah pembahasan tentang apa itu bill yang penting kamu kenali sebagai dokumen transaksi yang akan selalu kamu temukan. Dengan mengenali fungsi, komponen, hingga contoh dan pilihan membayarnya, membaca bill kini dapat lebih teliti agar setiap pembayaran selalu faktual dan akurat. 

Biar proses pembayarannya bebas ribet, kamu bisa manfaatkan fitur Kirim & Bayar di aplikasi Bank Saqu, nih! Fitur ini punya pilihan transaksi yang beragam, mulai dari transfer dana antar bank via BI-FAST dan RTOL, QRIS, dan bisa bantu kamu buat pembayaran otomatis yang terjadwal.

Nikmati juga kemudahan top up e-wallet langsung dari satu aplikasi. Prosesnya cepat dan kamu bisa pantau semua riwayat transaksi kapanpun di aplikasi yang sama. Semua tagihan beres tepat waktu, pengecekan pengeluaran juga jadi lebih praktis. 

Yuk, download aplikasi Bank Saqu sekarang buat bayar tagihan apapun hanya dalam genggaman!

Referensi

  1. Bank Indonesia. Peraturan Anggota Dewan Gubernur Nomor 21/18/PADG/2019 tentang Implementasi Standar Nasional Quick Response Code untuk Pembayaran. Diakses dari https://www.bi.go.id/id/publikasi/peraturan/Pages/padg_211819.aspx
  2. Bank Indonesia. Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS). Diakses dari https://www.bi.go.id/id/fungsi-utama/sistem-pembayaran/ritel/kanal-layanan/QRIS/default.aspx
Bank Saqu

Bank Saqu

PT Bank Saqu Indonesia adalah layanan perbankan milik Astra Financial dan WeLab yang berperan sebagai katalisator bagi Solopreneur dan pelaku bisnis di Indonesia.