Saku 101

5 Cara Bayar Tagihan Listrik dengan Mudah, Bisa Lewat HP!

24 Jul 2026

thumbnail

Listrik jadi kebutuhan pokok yang tidak boleh telat dibayar. Baik itu pelanggan pascabayar yang menerima tagihan bulanan atau pelanggan prabayar yang harus isi ulang token, keduanya perlu dibayar tepat waktu supaya listrik di rumah tidak padam.

Kabar baiknya, cara bayar tagihan listrik sekarang bisa dilakukan sepenuhnya dari smartphone tanpa perlu antre di loket. Mulai dari mobile banking, aplikasi resmi PLN Mobile, ATM, e-wallet, hingga minimarket, semua metode ini bisa memproses tagihan listrik dalam hitungan menit.

Buat warga Bank Saqu yang ingin bayar listrik lebih efisien, kamu bisa menyimak ulasan informatif di bawah ini tentang 5 cara bayar tagihan listrik yang paling praktis lengkap dengan tips agar tidak lupa bayar.

BACA JUGA: 6 Cara Cek Tagihan Listrik Online, Cepat dan Aman!

Perbedaan Listrik Prabayar dan Pascabayar

Sebelum masuk ke cara pembayaran, kamu perlu paham dulu soal dua sistem tagihan listrik yang berlaku di Indonesia:

  • Listrik Pascabayar: Kamu menggunakan listrik lebih dulu, kemudian PLN mengirim tagihan setiap bulan untuk dibayar. Batas pembayarannya biasanya tanggal 20 setiap bulannya.
  • Listrik Prabayar: Kamu harus membeli token listrik terlebih dulu, lalu memasukkan kode token ke meteran agar listrik menyala. Tidak ada tagihan bulanan, tapi listrik akan mati kalau kWh habis.

Bagi pelanggan pascabayar, keterlambatan pembayaran bisa berujung denda mulai Rp3.000 hingga persentase tertentu dari tagihan, tergantung daya listrik. Kalau menunggak lebih dari 30 hari, aliran listrik bisa diputus sementara, lho.

Persiapan Sebelum Bayar Listrik Online

Siapkan hal-hal berikut sebelum melakukan pembayaran:

  • ID Pelanggan (untuk pascabayar) atau Nomor Meter (untuk prabayar): Biasanya ada di kartu pelanggan, struk pembayaran sebelumnya, atau meteran listrik.
  • Saldo cukup: Pastikan saldo mencukupi tagihan plus biaya admin (biasanya Rp2.500-Rp3.500 per transaksi).
  • Jenis pembayaran: Pastikan tahu apakah kamu mau bayar tagihan pascabayar atau beli token prabayar.

5 Cara Bayar Tagihan Listrik

Tanpa berlama-lama lagi, ini dia cara bayar tagihan listrik buat kamu pengguna listri pascabayar.

1. Lewat Mobile Banking

Cara bayar tagihan listrik yang paling praktis adalah lewat aplikasi mobile banking yang biasa kamu pakai.

Buat warga Bank Saqu, berikut langkah-langkahnya:

  1. Login ke aplikasi Bank Saqu.
  2. Di halaman beranda, pilih menu "Kirim & Bayar".
  3. Pada kategori "Utilitas", pilih "Listrik Prabayar" untuk beli token, atau "Listrik Pascabayar" untuk bayar tagihan bulanan.
  4. Masukkan Nomor Meter (prabayar) atau ID Pelanggan PLN (pascabayar).
  5. Tap "Lanjut" untuk cek detail tagihan atau pilih nominal token.
  6. Konfirmasi pembayaran dan selesaikan transaksi dengan PIN.

Selain itu, kamu juga bisa pakai mobile banking dari bank lain dengan cara yang serupa; lewat menu Pembayaran, Publik/Utilitas, atau Beli & Bayar.

2. Lewat PLN Mobile

PLN Mobile adalah aplikasi resmi dari PLN yang bisa diunduh gratis di Play Store atau App Store.

Setelah registrasi akun, pilih menu "Token & Pembayaran", masukkan ID Pelanggan atau Nomor Meter, cek detail tagihan atau pilih nominal token, lalu selesaikan pembayaran lewat Virtual Account bank atau e-wallet.

Kelebihan pakai PLN Mobile adalah kamu bisa langsung cek riwayat pemakaian listrik dan lapor kalau ada gangguan aliran.

3. Lewat ATM

Kalau kamu tidak punya akses ke aplikasi mobile banking, bayar listrik juga bisa lewat ATM, lho.

Masukkan kartu ATM, pilih menu Pembayaran atau Transaksi Lainnya, cari opsi Listrik atau PLN, masukkan ID Pelanggan atau Nomor Meter, dan konfirmasi pembayaran. Jangan lupa simpan struk sebagai bukti.

4. Lewat E-Wallet

E-wallet populer seperti DANA, GoPay, dan OVO juga menyediakan fitur pembayaran listrik, nih.

Caranya sangat gampang, buka aplikasi e-wallet favorit kamu, cari menu Tagihan atau Lihat Semua, pilih PLN atau Listrik, tentukan jenis (tagihan atau token), masukkan ID Pelanggan atau Nomor Meter, dan bayar pakai saldo e-wallet.

5. Lewat Minimarket dan Marketplace

Kalau ingin bayar tunai, kamu juga bisa datang ke minimarket Indomaret atau Alfamart.

Cukup sebutkan ID Pelanggan atau Nomor Meter ke kasir dan bayar sesuai nominal tagihan plus biaya admin. 

Alternatif lainnya adalah dengan menggunakan marketplace seperti Tokopedia, Shopee, atau Blibli yang menyediakan menu pembayaran listrik dengan opsi pembayaran yang lebih fleksibel.

BACA JUGA: 12 Cara Menghemat Listrik Saat Rumah Ditinggal Liburan

Bayar Tagihan Listrik Selalu Tepat Waktu dengan Bank Saqu!

Setelah tahu berbagai cara bayar tagihan listrik, kamu bisa pilih metode yang paling sesuai dengan kebutuhan kamu.

Tapi, kalau kamu nggak mau ribet berulang kali membayar tagihan listrik di akhir bulan, kamu bisa pakai opsi mobile banking dengan fitur pembayaran tagihan otomatis, seperti fitur Kirim & Bayar di aplikasi Bank Saqu!

Dengan Bank Saqu, kamu bisa bayar tagihan listrik pascabayar sekaligus beli token prabayar hanya dalam beberapa langkah. Semua riwayat transaksi tercatat otomatis di aplikasi, jadi kamu bisa pantau pengeluaran listrik dari bulan ke bulan tanpa perlu simpan struk fisik.

Yang bikin makin nyaman, ada fitur Pembayaran Terjadwal yang bisa kamu manfaatkan untuk pelanggan listrik pascabayar. Cukup atur sekali, dan tagihan listrik akan dibayar otomatis di tanggal yang kamu tentukan setiap bulan. Nggak perlu khawatir lupa bayar tagihan dan kena denda keterlambatan, deh!

Yuk, download aplikasi Bank Saqu sekarang dan bayar tagihan listrik langsung tanpa ribet!

Bank Saqu

Bank Saqu

PT Bank Saqu Indonesia adalah layanan perbankan milik Astra Financial dan WeLab yang berperan sebagai katalisator bagi Solopreneur dan pelaku bisnis di Indonesia.