Saku 101

6 Cara Cek Saldo JMO BPJS Ketenagakerjaan Terbaru 2026

25 Jun 2026

thumbnail

Sudah tahu belum kalau cek saldo Jamsostek sekarang bisa dilakukan lewat aplikasi JMO (Jamsostek Mobile), lho. Supaya kamu selalu terinfo bagaimana kondisi finansial jangka panjang, mengetahui cara mengecek saldo Jamsostek di JMO jadi hal yang penting, nih.

Kalau kamu masih bingung bagaimana caranya, artikel kali ini akan memandu kamu tahap demi tahap cara mengeceknya, termasuk kenapa saldo Jamsostek tidak muncul. Yuk simak selengkapnya dan coba praktikkan!

BACA JUGA: Risiko Finansial: Pengertian, Jenis, dan Cara Mengelolanya dengan Bijak

Apa itu Saldo JMO BPJS Ketenagakerjaan?

Saldo JMO adalah kumpulan dana Jaminan Hari Tua (JHT) milik peserta BPJS Ketenagakerjaan yang bisa dipantau langsung lewat aplikasi Jamsostek Mobile. 

Saldo ini adalah gabungan dari iuran rutin sebesar 5,7% dari upah setiap bulan, ditambah hasil pengembangan investasi setiap tahun. Rinciannya seperti ini:

  • Pekerja: 2%
  • Perusahaan: 3,7%

Jadi, saldo JHT bukan tabungan pasif. Nominalnya akan terus bertambah seiring kontribusi iuran dan kinerja pengembangan investasi yang dilaporkan secara berkala. Semakin rutin dicek, kamu akan semakin paham progres dana hari tuamu.

Cara Cek Saldo JMO BPJS Ketenagakerjaan Terbaru 2026

Hanya dari smartphone, kamu sudah bisa cek saldo JMO tanpa harus antre ke kantor cabang. Seperti ini cara cek saldo JMO secara berurutan:

  1. Install aplikasi JMO si Play Store (Android) atau App Store (iOS)
  2. Setelah terpasang, buka aplikasi JMO, lalu pilih menu "Jaminan Hari Tua" di halaman utama
  3. Pada halaman Jaminan Hari Tua, ketuk opsi "Cek Saldo" untuk lanjut
  4. Kalau kamu punya lebih dari satu Kartu Peserta Jamsostek (KPJ), sistem akan menampilkan daftar nomor KPJ yang terdaftar
  5. Pilih KPJ yang ingin kamu lihat detail saldonya dari daftar tersebut
  6. Setelah itu, saldo JHT akan tampil lengkap beserta data kepesertaan yang sudah dilaporkan

Gampang banget, kan? Seluruh proses ini biasanya cuma butuh waktu kurang dari satu menit selama koneksi internet kamu stabil.

Kenapa Tidak Bisa Cek Saldo JMO?

Sudah menerapkan cara cek saldo JMO, tapi tidak muncul? Kalau saldo di JMO tidak muncul, jangan panik dulu karena penyebabnya mungkin salah satu dari ketiga hal berikut ini:

1. KPJ Belum Terdaftar di Akun JMO

KPJ yang belum terdaftar di Akun JMO biasanya terjadi setelah kamu resign. Solusinya, tambahkan nomor KPJ baru lewat menu "Ubah Profil", lalu pilih "Tambah Kartu Peserta".

2. Masih Menggunakan Aplikasi Versi Lama 

Aplikasi versi lama biasanya memiliki bug yang bikin error pada beberapa fitur, salah satunya fitur Cek Saldo. Cara mengatasinya cukup dengan upgrade aplikasi JMO ke versi terbaru lewat Play Store (Android) atau App Store (iOS).

3. Aplikasi Masih Mencari Informasi Saldo

Database JMO menyimpan informasi saldo pekerja terdaftar, jadi ada kalanya sistem masih memproses permintaan dan menahan tampilan saldo sementara sampai klaim selesai. Jika ini terjadi, cukup tunggu sampai prosesnya selesai.

4. Koneksi Internet Tidak Stabil

Aplikasi hanya bisa bekerja optimal jika koneksi internet kuat. Jika sinyal di areamu berada kurang mendukung, kamu bisa bergerak ke tempat lain yang memiliki sinyal lebih kuat.

Apabila semua cara di atas belum ada yang berhasil, jangan ragu hubungi layanan resmi BPJS Ketenagakerjaan untuk bantuan dan verifikasi lebih lanjut. 

Apakah Saldo di JMO Bisa Dicairkan?

Ya, saldo bisa dicairkan dengan klaim pencairan via JMO, baik secara penuh maupun sebagian, tergantung kondisi kepesertaan kamu. Berikut adalah ketentuan yang berlaku di tahun 2026 ini:

  • Pencairan penuh (100%): berlaku untuk peserta yang sudah masuk usia 56 tahun, resign, terkena PHK, mengalami cacat total tetap, atau pindah ke luar negeri secara permanen.
  • Klaim khusus peserta yang resign atau PHK: pengajuan klaim baru bisa dilakukan minimal satu bulan setelah status kepesertaan dinonaktifkan.
  • Pencairan sebagian untuk masa kepesertaan 10 tahun: Peserta boleh memilih mencairkan 10% untuk keperluan lain atau 30% untuk kepemilikan rumah.
  • Saldo hingga Rp50 juta tidak dikenakan pajak: Saldo di atas nominal tersebut dikenai pajak sesuai PPh Pasal 21 bagi pemilik NPWP.

Tahapannya pun mudah. Dilansir situs resmi BPJS Ketenagakerjaan, setelah masuk aplikasi JMO, kamu bisa pilih Program Jaminan Hari Tua lalu klik menu "Klaim Manfaat JHT".

Pastikan kamu memenuhi syarat dengan 3 centang hijau dan ikuti seluruh prosesnya. Jangan lewatkan juga verifikasi wajah untuk memastikan kesamaan data. 

Jika semua data dan prosesnya kamu lewati sesuai panduan aplikasi, pengajuanmu akan ditandai "Berhasil" dan segera diproses. Setelah ini, kamu bisa cek rekening untuk memastikan dana jaminan sudah masuk secara berkala, ya. 

BACA JUGA: 7 Jenis Investasi untuk Mempersiapkan Dana Pensiun, Mulai Sekarang!

Sudah Cek Saldo JHT dan Perlu Dana Hari Tua Tambahan? Yuk Siapkan dengan Saku Nabung dari Bank Saqu!

Wah, ternyata cara mengecek saldo Jamsostek di JMO semudah itu, ya? Cukup via smartphone, kamu sudah bisa memantau secara rutin perkembangan dana hari tua yang bisa kamu peroleh nanti. 

Kebutuhan di masa depan memang nggak pernah terduga. Mungkin saja pengeluaran yang kamu perlukan nanti lebih besar dibandingkan saldo Jaminan Hari Tua yang kamu miliki. Jadi, nggak ada salahnya untuk buat tabungan hari tua tambahan dalam rekening bank.

Supaya dana untuk hari tua tidak tercampur dengan dana kebutuhan lainnya, ada fitur Saku Nabung dari Bank Saqu yang bakal bantu kamu menyimpannya dengan aman!

Kamu bisa membuat saku khusus bernama "Dana Hari Tua" dari total 20 saku yang ada. Sambil nabung, uang tabunganmu akan terus bertumbuh dengan bunga kompetitif 3,5% p.a. tanpa harus dipindah-pindah manual.

Praktis dan menguntungkan, kan? Yuk, buka Saku Nabung dengan download aplikasi Bank Saqu sekarang dan biarkan dana hari tuamu makin terjamin dari berbagai sumber!