Inspirasi Warga

Apa Itu Escrow Account? Ketahui Cara Kerja dan Kegunaannya

14 Okt 2026

thumbnail

Dalam transaksi bisnis bernilai besar, salah satu tantangan utama adalah membangun kepercayaan antara dua pihak yang belum saling mengenal. Penjual takut kirim barang tapi tidak dibayar; pembeli takut sudah bayar tapi barang tidak dikirim.

Nah, untuk menjembatani tantangan tersebut, hadirlah konsep escrow account.

Singkatnya, escrow account adalah rekening khusus yang dikelola pihak ketiga netral (seperti bank) untuk menampung dan mengamankan dana atau aset sementara, sampai syarat transaksi antara pihak-pihak terkait terpenuhi. Rekening ini juga dikenal dengan sebutan rekening bersama dalam bahasa Indonesia.

Buat warga Bank Saqu yang ingin memahami konsep escrow account dan situasi apa saja yang butuh rekening ini, artikel ini akan membahas seluk-beluknya, mulai dari pengertian, cara kerja, hingga contoh penggunaannya. Simak ulasan informatif berikut sampai usai, ya!

BACA JUGA: Jenis-Jenis Peluang Usaha 2026 yang Menjanjikan untuk Dicoba

Apa Itu Escrow Account?

Escrow account adalah rekening yang dibuka secara khusus untuk tujuan tertentu, guna menampung dana yang dipercayakan kepada suatu bank berdasarkan persyaratan yang disepakati dalam perjanjian tertulis.

Dana yang masuk ke rekening escrow akan "ditahan" oleh pihak bank sebagai agen escrow, dan hanya bisa dicairkan setelah masing-masing pihak memenuhi kewajibannya sesuai perjanjian.

Konsep ini dianalogikan seperti "penjaga netral" yang memegang uang sampai kedua belah pihak; pembeli dan penjual, sama-sama menyelesaikan bagiannya.

Kalau salah satu pihak wanprestasi (gagal memenuhi kewajiban), dana bisa dikembalikan ke pihak yang berhak sesuai ketentuan.

Bagaimana Cara Kerja Escrow Account?

Meski konsepnya sederhana, mekanisme escrow account melibatkan beberapa tahap seperti:

  1. Kesepakatan awal: Pihak-pihak yang bertransaksi (pembeli dan penjual) membuat perjanjian tertulis mengenai syarat dan ketentuan pencairan dana.
  2. Pembukaan rekening escrow: Bank atau lembaga keuangan yang ditunjuk sebagai agen escrow membuka rekening khusus untuk menampung dana transaksi.
  3. Penyetoran dana: Pembeli menyetorkan uang ke dalam rekening escrow. Pada tahap ini, uang belum menjadi hak penjual.
  4. Pemenuhan kewajiban: Penjual mengirim barang, menyerahkan dokumen, atau menyelesaikan pekerjaan sesuai kesepakatan.
  5. Verifikasi: Agen escrow memverifikasi apakah syarat perjanjian sudah terpenuhi.
  6. Pencairan atau pengembalian dana: Kalau syarat terpenuhi, dana dicairkan ke penjual. Kalau tidak, dana dikembalikan ke pembeli.

Semua tahap di atas dilakukan dengan pengawasan dan verifikasi ketat dari agen escrow, sehingga risiko penipuan bisa diminimalkan.

4 Manfaat Escrow Account yang Perlu Kamu Tahu

Berikut alasan kenapa banyak transaksi besar menggunakan escrow account:

  • Keamanan transaksi: Mencegah risiko penipuan atau wanprestasi karena dana ditahan pihak netral.
  • Membangun kepercayaan: Melindungi hak pembeli dan penjual sekaligus dalam transaksi bernilai besar.
  • Menghindari kesalahan transfer manual: Semua proses pencairan dilakukan sistematis oleh agen escrow.
  • Solusi untuk transaksi kompleks: Cocok untuk transaksi dengan syarat berlapis atau melibatkan banyak pihak.

5 Contoh Penggunaan Escrow Account Sehari-Hari

Untuk memberi gambaran lebih jelas, berikut beberapa situasi umum yang memanfaatkan escrow account dalam praktik sehari-hari:

1. Transaksi E-Commerce

Marketplace seperti Tokopedia, Shopee, dan Blibli menggunakan konsep rekening bersama untuk menahan pembayaran pembeli sampai barang diterima dengan baik.

Kalau barang tidak sampai atau tidak sesuai deskripsi, dana bisa dikembalikan ke pembeli. Contoh ini adalah bentuk escrow paling umum yang dialami masyarakat sehari-hari.

2. Jual Beli Properti

Pembayaran uang muka rumah atau tanah sering menggunakan escrow untuk memastikan sertifikat dan legalitas sudah beres sebelum dana diserahkan ke penjual.

Notaris atau bank biasanya bertindak sebagai agen escrow dalam transaksi properti.

3. Merger dan Akuisisi Bisnis

Transaksi jual beli perusahaan dengan nilai besar menggunakan escrow untuk mengamankan dana sampai proses due diligence selesai.

Dana baru dicairkan setelah semua kondisi perjanjian, termasuk verifikasi aset dan legalitas perusahaan, benar-benar terpenuhi.

4. Kontrak Proyek

Pembayaran termin proyek konstruksi atau software development bisa disalurkan lewat escrow sesuai milestone pekerjaan.

Setiap tahap yang selesai jadi pemicu pencairan dana ke kontraktor, memberikan kepastian pembayaran sekaligus akuntabilitas hasil kerja.

5. Pelaksanaan Lelang

Beberapa lembaga menggunakan escrow untuk mengelola uang jaminan penawaran lelang dan hasil bersih lelang.

Sistem pembayaran ini memudahkan proses pengembalian jaminan bagi peserta yang tidak menang serta penyaluran dana ke pihak berwenang secara otomatis.

Siapa yang Butuh Escrow Account?

Escrow account umumnya digunakan oleh pelaku bisnis, badan usaha, atau individu yang melakukan transaksi bernilai besar yang butuh mekanisme perlindungan ekstra.

Untuk kebutuhan sehari-hari kamu, rekening tabungan biasa sebenarnya sudah cukup. Tapi, kalau transaksi kamu melibatkan nilai signifikan, banyak pihak, atau syarat kompleks, escrow account bisa jadi solusi.

Perlu diingat, untuk membuka escrow account biasanya ada biaya administrasi yang dibayarkan ke agen escrow (bank), dan proses pembukaannya lebih detail dibanding rekening biasa karena melibatkan perjanjian tertulis antar pihak.

BACA JUGA: Apa Itu Supplier dalam Bisnis? Tugas & Tips untuk Pemula

Solusi Rekening untuk Kebutuhan Bisnis dari Bank Saqu

Kabar baik untuk warga Bank Saqu yang punya kebutuhan transaksi bisnis, kamu tetap bisa memanfaatkan beberapa produk rekening yang tersedia sesuai kebutuhan.

Untuk kebutuhan bisnis dengan volume transaksi tinggi, kamu bisa menggunakan Giro; rekening giro yang dirancang khusus untuk pelaku bisnis, baik perorangan maupun badan usaha.

Rekening tersebut dilengkapi fitur autodebet dan standing instruction yang memudahkan pengaturan pembayaran otomatis, plus akses lewat Bank Saqu Bisnis yang bisa dipakai kapan saja. Setoran awalnya cukup terjangkau, mulai dari Rp500.000 untuk perorangan.

Sementara untuk kebutuhan menabung dan transaksi harian dengan fleksibilitas tinggi, ada Tabungan Jasa dengan bunga harian kompetitif, pembayaran tagihan langsung dari satu aplikasi, dan opsi joint account untuk 2 orang.

Segera kunjungi cabang Bank Saqu terdekat atau download aplikasi Bank Saqu sekarang untuk konsultasi produk yang paling sesuai dengan kebutuhan kamu!

Referensi

  1. Otoritas Jasa Keuangan. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 10/POJK.05/2022 tentang Layanan Pendanaan Bersama Berbasis Teknologi Informasi. Diakses dari https://peraturan.bpk.go.id/Details/227369/peraturan-ojk-no-10pojk052022-tahun-2022
  2. Bank Indonesia. Peraturan Bank Indonesia Nomor 24/19/PBI/2022 tentang Rekening Giro di Bank Indonesia. Diakses dari https://www.bi.go.id/id/publikasi/peraturan/Pages/PBI_241922.aspx
  3. Kementerian Keuangan RI, Direktorat Jenderal Kekayaan Negara. Damis, Khaeril. Escrow Account sebagai Sarana Kemudahan Transaksi dalam Pelaksanaan Lelang (2021). Diakses dari https://www.djkn.kemenkeu.go.id/kpknl-palopo/baca-artikel/14476/Escrow-Account-sebagai-Sarana-Kemudahan-Transaksi-dalam-Pelaksanaan-Lelang.html
Bank Saqu

Bank Saqu

PT Bank Saqu Indonesia adalah layanan perbankan milik Astra Financial dan WeLab yang berperan sebagai katalisator bagi Solopreneur dan pelaku bisnis di Indonesia.