Saku 101

Apa Itu Financial Goals? Pengertian, Contoh, dan Cara Mencapainya

10 Agt 2026

thumbnail

Financial goals adalah target keuangan yang punya nominal dan tenggat waktu yang jelas. Contohnya dana darurat, DP rumah, atau dana pensiun. 

Berbeda dengan tabungan biasa yang sering kali tidak memiliki target dan batas waktu, financial goals selalu mencakup kedua unsur tersebut.

Artikel ini membahas pengertian, contoh, dan cara menetapkan financial goals. Yuk, simak sampai akhir!

BACA JUGA: 7 Jenis Pengeluaran dan Cara Mengelolanya agar Tidak Boros!

Apa Itu Financial Goals?

Financial goals dibagi menjadi tiga unsur. Unsur pertama adalah nominal yang spesifik. Unsur kedua adalah tenggat waktu. Unsur ketiga adalah sumber dana yang jelas. 

Nah, ketiga unsur tersebut membedakan financial goals dari sekadar niat menabung.

Morgan Housel, penulis Psychology of Money, punya satu prinsip soal uang, yaitu "ekspektasi yang naik lebih cepat daripada pendapatan membuat kamu sulit merasa cukup". 

Prinsip tersebut juga berlaku untuk financial goals. Jika targetmu ikut berubah setiap kali gajimu naik, target itu akan sulit tercapai. Sebagai gambaran, kamu seperti mengejar garis finis yang selalu bergerak maju.

Supaya makin jelas, berikut dua ciri financial goals yang bisa kamu kenali.

1. Financial Goals Punya Nominal dan Tenggat Waktu

Kamu perlu menuliskan angka pasti untuk setiap target. Misalnya, dana darurat sebesar Rp12 juta dalam waktu 12 bulan. Angka dan waktu ini membuat kamu tahu berapa dana yang harus disisihkan tiap bulan.

2. Financial Goals Berbeda dari Tabungan Biasa

Menabung tanpa target membuat uangmu mudah habis untuk hal lain. Sebaliknya, tabungan yang punya nama dan tenggat waktu yang jelas akan lebih aman dari godaan, karena kamu tahu persis tujuan uang tersebut.

Contoh Financial Goals Berdasarkan Jangka Waktu

Financial goals bisa kamu kelompokkan berdasarkan jangka waktu pencapaiannya. Pengelompokan ini membantu kamu memilih instrumen menabung yang cocok untuk setiap target.

1. Financial Goals Jangka Pendek

Target jangka pendek biasanya tercapai dalam waktu kurang dari 1 tahun. Berikut beberapa contohnya.

  • Dana liburan akhir tahun
  • Dana beli gadget baru
  • Dana darurat tahap awal setara satu kali gaji bulanan

2. Financial Goals Jangka Menengah

Target jangka menengah butuh waktu 1 sampai 5 tahun untuk tercapai. Berikut beberapa contohnya.

  • DP rumah atau kendaraan
  • Dana pernikahan
  • Dana pendidikan lanjutan seperti kuliah S2

3. Financial Goals Jangka Panjang

Target jangka panjang butuh waktu lebih dari 5 tahun untuk tercapai. Berikut beberapa contohnya.

  • Dana pensiun
  • Dana pendidikan anak sampai jenjang kuliah
  • Modal usaha dalam jumlah besar

Cara Menetapkan Financial Goals yang Realistis

Setelah kamu tahu jenis financial goals yang ingin dicapai, langkah berikutnya adalah mencapainya. Berikut langkah-langkah yang bisa kamu ikuti.

1. Tentukan Nominal dan Tenggat Waktu dari Awal

Tulis angka target dan tanggal pencapaiannya sebelum kamu mulai menabung. Setelah itu, bagi nominal itu dengan jumlah bulan yang tersisa. 

Hasil pembagian ini menunjukkan berapa dana yang perlu kamu sisihkan tiap bulan.

2. Bagi Alokasi Dana dengan Prinsip 40/30/20/10

Prinsip ini membagi pendapatan bulananmu menjadi 4 pos berikut.

  • 40% untuk kebutuhan pokok
  • 30% untuk keinginan
  • 20% untuk tabungan dan investasi termasuk financial goals kamu
  • 10% untuk sedekah atau dana sosial

3. Susun Rencana dengan 5 Langkah Perencanaan Keuangan

Lima langkah berikut bisa kamu jadikan kerangka perencanaan keuangan.

  • Hitung total pemasukan dan pengeluaran bulanan.
  • Tentukan target keuangan beserta nominal dan tenggat waktunya.
  • Pilih instrumen menabung atau investasi sesuai profil risikomu.
  • Sisihkan dana secara rutin sesuai jadwal yang sudah kamu tentukan.
  • Evaluasi progres setiap 3 sampai 6 bulan.

4. Prioritaskan Aset Dibanding Liabilitas

Robert Kiyosaki dalam Rich Dad Poor Dad membedakan aset dan liabilitas berdasarkan arah aliran uang. 

Menurutnya, aset mengalirkan uang masuk ke kantongmu, sedangkan liabilitas mengalirkan uang keluar dari kantongmu setiap bulan. 

Ketika kamu punya financial goals, arahkan kelebihan dana ke instrumen, seperti reksa dana atau tabungan berbunga.

Instrumen ini membantu uangmu bertumbuh, sedangkan barang yang nilainya terus turun hanya mengurangi kemampuanmu menabung.

5. Otomatiskan Tabungan agar Konsisten

Warren Buffett mulai berinvestasi sejak usia 10 tahun. Ia mengandalkan waktu dan konsistensi untuk mengumpulkan kekayaannya. 

Nah, kamu bisa menerapkan pola serupa dengan mengatur potongan otomatis dari rekeningmu setiap gajian. Tujuannya agar kamu bisa menyisihkan dana terlebih dahulu sebelum pengeluaran lain berjalan.

Kesalahan yang Sering Menghambat Financial Goals

Ada beberapa kebiasaan yang sering membuat financial goals sulit tercapai. Kamu perlu mengenali kebiasaan ini agar bisa menghindarinya.

1. Ekspektasi Naik Lebih Cepat dari Pendapatan

Ketika gajimu naik, keinginan untuk membeli barang yang lebih mahal biasanya ikut naik. Jika kebiasaan ini terus berulang, target keuanganmu akan selalu mundur.

2. Menabung dari Sisa Pengeluaran

Uang yang disisihkan di akhir bulan biasanya lebih kecil daripada rencana awal. 

Namun, fitur debit otomatis (autodebit) ke rekening tabungan bisa mengatasi masalah ini, karena dana langsung terpotong di awal bulan sebelum uangmu habis untuk belanja.

3. Tidak Punya Tenggat Waktu yang Jelas

Target tanpa tenggat waktu akan sangat mudah kamu tunda. Oleh karena itu, tetapkan tanggal pencapaian di awal agar kamu memiliki patokan waktu yang konkret dan disiplin mengejarnya.

BACA JUGA: Berapa Persen Menabung dari Gaji? Ini Cara Mengaturnya

Wujudkan Financial Goals Kamu dengan Set Target Bank Saqu!

Itulah penjelasan tentang financial goals yang perlu kamu pahami. Untuk menentukan nominal dan tenggat waktu financial goals, kamu bisa memanfaatkan fitur Set Target dari Bank Saqu. 

Dengan fitur tersebut, kamu hanya perlu menentukan target yang ingin dicapai. Setelah itu, sistem akan otomatis menghitung jumlah dana yang perlu kamu sisihkan tiap periode.

Kamu juga bisa mengaktifkan Nabung Terjadwal agar dananya terpotong secara otomatis. Jadwalnya pun bisa kamu tentukan. 

Tak kalah menarik, progres tabunganmu bisa dipantau dalam bentuk persentase, lengkap dengan bunga 3,5% p.a. untuk setiap target yang kamu buat.

Yuk, rencanakan financial goals-mu dengan Set Target dari Bank Saqu!

Simulasikan Pinjamanmu

Loading...
Bank Saqu

Bank Saqu

PT Bank Saqu Indonesia adalah layanan perbankan milik Astra Financial dan WeLab yang berperan sebagai katalisator bagi Solopreneur dan pelaku bisnis di Indonesia.