Pernah lihat logo bergambar bendera merah putih di kartu debit atau saat gesek kartu di mesin EDC? Itulah logo GPN, sistem pembayaran nasional yang bikin transaksi antarbank di Indonesia lebih terintegrasi dan efisien.
Singkatnya, GPN adalah sistem jaringan pembayaran nasional yang diinisiasi Bank Indonesia untuk mengintegrasikan berbagai instrumen dan kanal pembayaran nontunai di dalam negeri.
Diluncurkan pada 4 Desember 2017, GPN hadir sebagai alternatif domestik dari jaringan pembayaran internasional seperti Visa dan Mastercard.
Buat warga Bank Saqu yang ingin lebih paham soal GPN, artikel ini akan rangkum mulai dari pengertian, fungsi, cara kerja, hingga keunggulannya. Coba simak informasinya di ulasan berikut ini!
BACA JUGA: Apa Itu Cashless? Ketahui Cara Kerja dan Keunggulannya
Apa Itu GPN?
GPN atau Gerbang Pembayaran Nasional (dalam bahasa Inggris: National Payment Gateway atau NPG) adalah sistem yang terdiri dari standard, switching, dan services yang dibangun untuk mengintegrasikan berbagai instrumen dan kanal pembayaran secara nasional.
GPN resmi diluncurkan pada 4 Desember 2017 lewat Peraturan Bank Indonesia No.19/8/PBI/2017.
Sebelum GPN ada, sistem pembayaran perbankan di Indonesia banyak bergantung pada jaringan internasional seperti Visa dan Mastercard.
Dengan GPN, transaksi nontunai domestik diproses lewat jaringan lokal, sehingga lebih efisien dan data transaksi tetap berada di dalam negeri.
Untuk mendukung implementasi GPN, Bank Indonesia membentuk tiga lembaga khusus:
- Lembaga Standar: Menyusun standar GPN, dijalankan oleh Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia (ASPI).
- Lembaga Switching: Menyelenggarakan proses switching, ditangani oleh 4 penyelenggara jaringan domestik yaitu ATM Bersama, ATM PRIMA, ATM Link, dan ATM ALTO.
- Lembaga Services: Mengelola kliring, rekonsiliasi, dan setelmen, dijalankan oleh PT Penyelesaian Transaksi Elektronik Nasional (PTEN).
Fungsi GPN
GPN punya beberapa fungsi utama yang membuat sistem pembayaran di Indonesia lebih terintegrasi:
- Menghubungkan antarbank: Menyatukan jaringan transaksi dari berbagai bank di Indonesia dalam satu sistem.
- Interoperabilitas kanal pembayaran: Kartu debit berlogo GPN bisa digunakan di ATM atau mesin EDC bank mana pun di Indonesia, tidak terbatas pada bank penerbit kartu.
- Pemrosesan data domestik: Semua transaksi diproses di dalam negeri, sehingga data nasabah lebih aman dan tidak dikirim ke luar negeri.
- Efisiensi biaya: Mengurangi biaya transaksi antarbank karena tidak perlu melewati jaringan internasional.
Cara Kerja GPN
Cara kerja GPN cukup sederhana. Saat kamu melakukan transaksi menggunakan kartu debit berlogo GPN, alurnya sebagai berikut:
- Inisiasi transaksi: Kamu memasukkan kartu debit ke ATM atau menggeseknya di mesin EDC yang berlogo GPN.
- Routing lewat switching: Data transaksi dikirim ke salah satu Lembaga Switching (ATM Bersama, PRIMA, Link, atau ALTO) yang memproses koneksi antarbank.
- Verifikasi ke bank penerbit: Sistem melakukan verifikasi ke bank penerbit kartu untuk cek saldo dan validitas transaksi.
- Konfirmasi transaksi: Setelah verifikasi berhasil, transaksi diselesaikan dan saldo di rekening kamu langsung terpotong.
Semua tahap ini terjadi dalam hitungan detik dan seluruh proses berlangsung di dalam negeri, tanpa perlu melewati server internasional.
Keunggulan Kartu Debit Berlogo GPN
Menggunakan kartu debit GPN punya beberapa keunggulan dibanding kartu berjaringan internasional:
- Biaya transaksi lebih rendah: Biaya administrasi dan Merchant Discount Rate (MDR) untuk transaksi GPN lebih ringan (sekitar 0,15%) dibanding Visa (0,8%) atau Mastercard (0,85%).
- Interoperabilitas luas: Bisa dipakai di semua ATM dan mesin EDC berlogo GPN di seluruh Indonesia, tidak terikat bank penerbit.
- Keamanan lebih terjaga: Sudah menggunakan teknologi chip standar nasional dan PIN untuk otentikasi.
- Data tetap di Indonesia: Semua data transaksi diproses lokal, mengurangi risiko kebocoran data ke pihak asing.
- Mendukung ekonomi nasional: Setiap transaksi berkontribusi pada penguatan sistem pembayaran domestik.
Namun, karena bersifat domestik, kartu GPN hanya berlaku untuk transaksi di dalam negeri. Untuk transaksi luar negeri, kamu tetap butuh kartu berlogo Visa atau Mastercard.
BACA JUGA: 7 Jenis Pengeluaran dan Cara Mengelolanya agar Tidak Boros!
Transaksi Lebih Praktis dengan Kartu Debit Bank Saqu Berlogo GPN
Sebagai warga Bank Saqu, kamu bisa langsung menikmati semua keunggulan GPN lewat Kartu Debit Bank Saqu yang berlogo GPN.
Kartu tersebut bisa kamu pakai untuk tarik tunai di ATM mana pun, transfer antar-bank lewat ATM, hingga transaksi belanja di merchant dengan mesin EDC berlogo GPN di seluruh Indonesia.
Lebih asik lagi, kartu debit Bank Saqu bisa dihubungkan ke fitur Tabungmatic, jadi setiap kali kamu bertransaksi, sisa pembulatan otomatis masuk ke Saku Booster yang berbunga 10% p.a. Transaksi sekaligus menabung, jadi setiap gesek kartu ada nilai lebihnya!
Yuk, download aplikasi Bank Saqu sekarang dan pakai Kartu Debit Bank Saqu kamu untuk transaksi sehari-hari!






