Inspirasi Warga

Perbedaan Tabungan dan Giro dari Arti hingga Fungsinya!

29 Sep 2026

thumbnail

Hi Warga!

Ketika membuka rekening di bank, kamu mungkin lebih familiar dengan tabungan. Rekening ini biasanya digunakan untuk menyimpan uang sekaligus memenuhi kebutuhan transaksi sehari-hari.

Namun, ada juga jenis rekening yang disebut giro. Rekening giro banyak digunakan untuk kebutuhan transaksi dengan frekuensi tinggi, terutama dalam aktivitas bisnis.

Lalu, apa perbedaan tabungan dan giro? Apakah rekening giro hanya bisa digunakan oleh perusahaan? Dan apa hubungannya dengan cek dan bilyet giro?

Yuk, kenali perbedaannya supaya kamu bisa menentukan jenis rekening yang sesuai dengan kebutuhan.

Baca juga: Saldo Tergerus Biaya Admin? Ini 12 Cara Pilih Bank yang Cocok untuk Menabung

Apa Itu Tabungan?

Menurut OJK, tabungan adalah simpanan yang penarikannya dilakukan berdasarkan syarat tertentu yang telah disepakati antara nasabah dan bank. Tabungan tidak dapat ditarik menggunakan cek atau bilyet giro. 

Dalam praktiknya, tabungan lebih umum digunakan untuk kebutuhan personal, seperti menerima gaji, menyimpan dana, transfer, tarik tunai, dan melakukan pembayaran.

Saat ini, akses terhadap tabungan juga semakin praktis karena transaksi dapat dilakukan melalui ATM, mobile banking, internet banking, kartu debit, maupun kanal elektronik lainnya.

Karena karakteristiknya tersebut, tabungan cocok digunakan untuk mengelola kebutuhan finansial sehari-hari.

Apa Itu Giro?

Berbeda dengan tabungan, giro adalah simpanan yang penarikannya dapat dilakukan setiap saat menggunakan cek, bilyet giro, sarana perintah pembayaran lainnya, atau pemindahbukuan. Definisi tersebut juga tercantum dalam OJK Pedia. 

Giro umumnya digunakan untuk kebutuhan transaksi yang berkaitan dengan kegiatan usaha. OJK menjelaskan bahwa giro dapat digunakan oleh nasabah perseorangan maupun badan usaha dan memiliki karakteristik transaksi menggunakan cek atau bilyet giro. 

Salah satu perbedaan pentingnya ada pada cara menggunakan dana. Pada rekening tabungan, transaksi sehari-hari umumnya dilakukan melalui kartu debit, ATM, atau aplikasi perbankan. Sementara rekening giro memiliki fasilitas yang mendukung kebutuhan pembayaran melalui instrumen seperti cek dan bilyet giro.

Apa Perbedaan Tabungan dan Giro?

Secara sederhana, perbedaan keduanya terletak pada karakteristik dan tujuan penggunaannya.

Tabungan lebih banyak digunakan untuk menyimpan dan mengelola dana pribadi maupun kebutuhan transaksi sehari-hari. Giro lebih ditujukan untuk mendukung kebutuhan transaksi yang lebih berkaitan dengan kegiatan usaha atau pembayaran kepada pihak lain.

Perbedaan lainnya terdapat pada instrumen penarikan. Dana pada rekening giro dapat ditarik menggunakan cek atau bilyet giro sesuai ketentuan yang berlaku, sedangkan tabungan tidak dapat ditarik menggunakan kedua instrumen tersebut. 

Dari sisi penggunaannya, rekening giro juga dapat membantu bisnis mengelola transaksi dalam jumlah dan frekuensi yang lebih sesuai dengan kebutuhan operasional.

Jadi, memilih tabungan atau giro sebaiknya disesuaikan dengan tujuan penggunaan rekening, bukan sekadar melihat jenis rekening yang paling umum digunakan.

Apa Perbedaan Cek dan Giro?

Istilah cek dan giro sering disebut bersamaan karena keduanya berkaitan dengan rekening giro. Namun, cara kerja keduanya berbeda.

Menurut Bank Indonesia, cek merupakan surat perintah tidak bersyarat untuk membayar sejumlah dana yang tercantum dalam cek. Cek dapat digunakan sebagai instrumen pembayaran dan dapat dicairkan sesuai ketentuan yang berlaku. 

Sementara itu, bilyet giro merupakan surat perintah kepada bank untuk memindahbukukan sejumlah dana dari rekening penarik ke rekening penerima yang disebutkan. Artinya, bilyet giro tidak digunakan untuk pencairan dana secara tunai. 

Bank Indonesia juga menegaskan bahwa bilyet giro merupakan alat pembayaran non-tunai berbasis warkat melalui pemindahbukuan. 

Sebagai gambaran, ketika seseorang memberikan cek, penerima dapat melakukan pencairan sesuai ketentuan cek. Sementara jika menggunakan bilyet giro, dana dipindahkan ke rekening penerima yang tercantum dalam bilyet giro.

Baca juga: Bank Mana yang Bagus Untuk Menabung? Cek Tips dan Rekomendasinya

Kapan Sebaiknya Menggunakan Rekening Giro?

Rekening giro dapat dipertimbangkan ketika kebutuhan rekening tidak hanya untuk menyimpan uang, tetapi juga untuk mendukung aktivitas transaksi bisnis.

Contohnya, pemilik usaha yang secara rutin melakukan pembayaran kepada supplier atau menerima dan melakukan transaksi bisnis dapat memanfaatkan rekening giro untuk membantu pengelolaan arus dana.

OJK juga menyebut giro memiliki manfaat dalam aktivitas usaha karena cek dan bilyet giro dapat digunakan sebagai sarana pembayaran tanpa uang tunai. 

Selain itu, rekening giro dapat memberikan fasilitas yang mendukung kebutuhan operasional, seperti pemindahbukuan dan instruksi pembayaran sesuai layanan yang disediakan bank.

Giro Bank Saqu untuk Kebutuhan Transaksi Bisnis

Kalau kamu menjalankan bisnis dan membutuhkan rekening yang dapat mendukung aktivitas transaksi usaha, Giro Bank Saqu dapat menjadi salah satu pilihan yang bisa dipertimbangkan.

Giro Bank Saqu tersedia untuk pelaku usaha perorangan maupun badan usaha. Rekening ini dilengkapi fitur seperti autodebet dan standing instruction, sehingga pembayaran dan transfer tertentu dapat diatur secara lebih praktis. 

Pembukaan rekening Giro Bank Saqu untuk saat ini dilakukan melalui kantor cabang dengan melengkapi dokumen yang dipersyaratkan. Untuk nasabah perorangan, persyaratannya mencakup e-KTP dan NPWP, sementara badan usaha perlu menyiapkan dokumen legalitas usaha dan identitas pengurus sesuai ketentuan Bank Saqu. 

Jadi, kalau kebutuhanmu adalah rekening untuk mendukung aktivitas operasional bisnis, bukan sekadar menyimpan dana pribadi, rekening giro bisa menjadi pilihan yang lebih relevan.

Baca juga: Apa Maksud dari Tabungan Giro? Jangan Sampai Tertukar dengan Rekening Biasa!

Pilih Rekening Sesuai Kebutuhan

Sekarang sudah lebih jelas bahwa perbedaan tabungan dan giro terutama terletak pada karakteristik, cara penarikan, serta kebutuhan penggunaannya.

Tabungan lebih umum digunakan untuk kebutuhan transaksi dan penyimpanan dana sehari-hari, sedangkan giro memiliki karakteristik yang lebih mendukung aktivitas transaksi bisnis, termasuk penggunaan cek dan bilyet giro.

Sementara itu, cek dan bilyet giro juga memiliki fungsi berbeda. Cek dapat digunakan sebagai instrumen pembayaran sesuai ketentuan, sedangkan bilyet giro digunakan untuk memindahbukukan dana ke rekening penerima. 

Punya bisnis dan sedang mencari rekening untuk mendukung transaksi usaha? Kenali Giro Bank Saqu dan sesuaikan dengan kebutuhan operasional bisnismu.

Bank Saqu

Bank Saqu

PT Bank Saqu Indonesia adalah layanan perbankan milik Astra Financial dan WeLab yang berperan sebagai katalisator bagi Solopreneur dan pelaku bisnis di Indonesia.