Bingung kemana penghasilanmu tiap bulan setelah gaji masuk? Siklus ini mungkin lagi kamu alami sekarang dengan cara mengatur yang belum terencana. Di sinilah kamu perlu kebiasaan dengan cara mengatur keuangan agar tidak boros.
Ya, ini bukan selalu soal jumlah pemasukan. Tapi, bagaimana hubunganmu dengan uang yang masih kurang tepat setiap kali kamu terima gaji.
Kamu tetap bisa, kok, mengubah kebiasaan boros menjadi lebih bijak mengelola keuangan. Tidak harus langsung berubah drastis, kamu bisa mulai dengan cara-cara yang realistis sedikit demi sedikit dari panduan dalam artikel kali ini.
BACA JUGA: Pengeluaran Kecil yang Diam-diam Bikin Boros, Kamu Sadar Nggak?
Kenapa Kebiasaan Boros Susah Dihentikan?
Ada banyak penyebab kenapa boros susah dihentikan. Tapi yang paling berkontribusi adalah kebiasaan membelanjakan uang sesuai keinginan yang berulang setiap hari. Selain itu, beberap penyebab kebiasaan boros yang sering tidak kamu sadari antara lain:
- Stress spending: Belanja barang atau jasa untuk meredakan tekanan atau kebosanan
- FOMO (Fear of Missing Out Trend): Memilih untuk mengikuti gaya hidup yang sedang tren di media sosial
- Transaksi digital semakin mudah: Scan QRIS atau klik checkout tidak terasa menghabiskan uang tunai yang terlihat fisiknya
- Mengelola tanpa tujuan: Tanpa target yang jelas, uang lebih mudah habis tanpa arah
Dari keempat penyebab di atas manakah yang paling sering kamu alami? Jika kamu sudah paham apa penyebabnya, setelah ini akan lebih mudah mengaplikasikan cara mengatur keuangan agar tidak boros.
Bagaimana Cara Mengatur Keuangan Agar Tidak Boros?
Berjalan ke kebiasaan baru tidak harus berubah sekaligus dalam semalam. Mulailah dari langkah-langkah berikut secara bertahap, dan asakan perbedaannya dalam 1–2 bulan pertama.
1. Tahan Gaji Lalu Buat Anggaran Bulanan
Setelah gaji masuk, tahan dulu semua keinginan atau hal-hal yang perlu kamu beli. Buatlah terlebih dulu anggaran bulanan dengan porsi ideal di setiap titik.
Supaya lebih mudah mengaturnya, berikut urutan caranya:
- Catat semua pemasukan, termasuk pemasukanmu dari pekerjaan side hustle
- Sisihkan terlebih dulu uang untuk berbagai cicilan yang harus dibayar dan dana darurat
- Buat rancangan yang memisahkan kebutuhan, keinginan, dan tabungan atau investasi. Kamu bisa pakai metode populer 50/30/20.
2. Siapkan Pos Keuangan Berbeda
Jangan campur semua kebutuhan finansial dalam satu rekening, karena saat uang terlihat banyak, godaan untuk membelanjakannya juga jauh lebih besar.
Kamu bisa rekening terpisah untuk kebutuhan harian, hiburan, tabungan, dan dana darurat ke dalam rekening berbeda
3. Menyusun Skala Prioritas Pengeluaran
Cara mengatur keuangan agar tidak boros selanjutnya adalah menentukan prioritas di antara daftar pengeluaran. Tahapan ini wajib kamu lakukan supaya uangmu tidak habis untuk hal yang kurang penting.
Coba bagi pengeluaranmu ke dalam tiga lapisan:
- Wajib dan mendesak: Sewa, makan, transportasi, tagihan rutin
- Penting tapi bisa dijadwal: Pakaian, perawatan, perlengkapan kerja
- Keinginan: Hiburan, nongkrong, belanja barang pelengkap
4. Pisahkan Pos Keuangan
Menyimpan semua uang dalam satu rekening adalah jebakan paling umum yang bikin boros. Saat uang terlihat banyak, godaan untuk membelanjakannya pun jauh lebih besar.
Pisahkan uangmu ke beberapa pos berbeda: kebutuhan harian, tabungan, dana darurat, dan hiburan. Dengan cara ini, kamu tahu persis berapa yang tersedia untuk dibelanjakan hari ini tanpa mengganggu pos lainnya.
5. Catat Sekecil Apapun Pengeluaran
Pengeluaran kecil untuk keinginan memang tidak akan terasa di dilihat per hari. Tapi jika ditotal dalam sebulan, angkanya bisa kamu gunakan untuk kebutuhan lain.
Solusinya, selalu catat pembelian apapun, atau manfaatkan fitur riwayat transaksi dari aplikasi perbankan digitalmu. Dari sana, kamu bisa melihat pola pengeluaran dan menemukan pos mana yang paling banyak membuatmu boros, sehingga perlu diperbaiki.
6. Disiplin Menggunakan Dana Sesuai Rencana
Di antara cara mengatur keuangan agar tidak boros tersebut, konsisten menggunakan uang sesuai porsi yang sudah direncanakan pasti jadi tahapan yang paling menantang.
Ada satu tips untuk menjaga konsistensimu, yaitu dengan melihat plafon anggaran setiap pos dan mengecek saldo setiap sebelum membeli apapun dan. Dengan begitu kamu bisa mempertimbangkan ulang setiap pembelian.
Tips Agar Gaji Awet Sampai Akhir Bulan
Bukan hanya cara mengatur keuangan agar tidak boros, tapi juga mengatur ulang kebiasaan sepele harianmu yang sering menjadi sumber pengeluaran terbesar. Begini tipsnya!
1. Bedakan Kebutuhan dan Keinginan dengan Jelas
Kadang saat melihat barang diskon atau flash sale, penilaian antara kategori keinginan atau kebutuhan menjadi bias. Jadi, pastikan sejak perencanaan awal secara rinci apa saja barang yang termasuk kebutuhan dan keinginan.
Tanyakan juga kepada dirimu setiap kali sebelum checkout, apakah tanpa barang incaranmu, kehidupanmu akan terganggu. Jika jawabannya tidak, tunda pembelian minimal 24 jam supaya barang tersebut terasa tidak terlalu penting lagi.
2. Alihkan FOMO ke Tujuan Awal Rencana
FOMO finansial adalah penyebab terbesar kenapa keuanganmu sering boncos. Cara paling praktis untuk melawannya adalah dengan punya tujuan keuangan sendiri yang jelas arah dan deadline-nya.
Kalau kamu tahu uang itu sedang dikumpulkan untuk sesuatu yang kamu inginkan, godaan untuk menghabiskannya demi mengikuti tren akan jauh berkurang.
3. Alihkan Stress Spending dengan Kebiasaan Baru yang Sehat
Jika kamu adalah tipe orang yang cukup sering self-reward, sekarang adalah waktunya gantu kebiasaan ini kebiasaan yang ramah dompet namun tetap bermanfaat.
Contohnya, olahraga ringan, masak, journaling, atau sekadar jalan sore. Ketika kamu mengubah cara merespons stres yang sama, pola pengeluaran pun perlahan ikut berubah.
BACA JUGA: Pengeluaran Membengkak? Ini Cara Mengatur Keuangan saat Biaya Hidup Naik
Saatnya Ubah Kebiasaan Finansial dan Wujudkan Keinginan dengan Fitur Set Target Bank Saqu
Siap mencoba 5 cara mengatur keuangan agar tidak boros di atas? Dengan mencoba menerapkannya sedikit demi sedikit, hubunganmu dengan uang perlahan akan lebih baik dan pastinya kamu punya kesempatan lebih besar untuk mewujudkan target finansial yang kamu inginkan sejak lama.
Nah, untuk membantu kamu lebih segera mewujudkannya, ada fitur Set Target dari Bank Saqu yang bisa membantu kamu mendapatkan barang atau momen impianmu. Dengan Nabung Terjadwal, dana saku kamu akan otomatis berpindah sesuai jadwal pilihanmu dan tersimpan dengan aman.
Mudah dan praktis, karena semuanya bisa langsung kamu pantau secara real-time hanya dari aplikasi. Yuk, raih mimpi besarmu mulai dari langkah kecil yang konsisten. Set targetmu sekarang di Bank Saqu, ya!





