Saku 101

Kalkulator Pinjaman: Cara Menghitung Cicilan dengan Mudah

01 Jul 2026

thumbnail

Kalkulator pinjaman adalah alat untuk menghitung cicilan sebelum kamu mengajukan kredit. Alat ini menjumlahkan pokok pinjaman dengan bunga, lalu membaginya sesuai tenor. 

Kamu bisa memakai kalkulator online atau menghitung manual dengan rumus. Artikel ini menjelaskan rumus, contoh simulasi, dan cara memakai kalkulator bunga pinjaman.

BACA JUGA: 9 Strategi Tabungan Umroh agar Bisa Berangkat dalam Waktu 1 Tahun

Apa Itu Kalkulator Pinjaman?

Kalkulator pinjaman adalah alat hitung yang memperkirakan besar cicilan dari sebuah pinjaman. 

Kamu cukup memasukkan jumlah pinjaman, suku bunga, dan jangka waktu. Setelah itu, akan muncul angka cicilan per bulan dan total biaya sampai lunas.

Alat ini dipakai sebelum kamu menandatangani perjanjian kredit. Jika kamu tahu angka cicilannya, kamu bisa menilai apakah pinjaman itu sesuai dengan penghasilan. 

Selain itu, kalkulator bunga pinjaman juga digunakan untuk membandingkan beberapa produk sekaligus.

Komponen yang Dihitung Kalkulator Pinjaman

Sebelum menghitung, kamu perlu menyiapkan beberapa angka. Setiap komponen berikut ini memengaruhi besar cicilan yang muncul di kalkulator.

  • Pokok pinjaman. Jumlah uang yang kamu pinjam dari pemberi kredit.
  • Suku bunga. Persentase biaya yang dibebankan atas pinjaman, biasanya dihitung per tahun.
  • Tenor. Jangka waktu pelunasan, misalnya 12 bulan atau 24 bulan.
  • Biaya tambahan. Biaya administrasi atau denda keterlambatan jika ada.

Rumus dan Cara Menghitung Bunga Pinjaman

Kalkulator pinjaman memakai rumus bunga tertentu. Di Indonesia ada tiga cara. Pahami ketiganya agar kamu mengerti dari mana angka cicilan itu berasal.

1. Rumus Bunga Flat

Bunga flat dihitung dari pokok pinjaman awal. Karena dasarnya tetap, cicilan per bulan tidak berubah sampai lunas. Misalnya, kredit kendaraan, gadget, atau pinjaman tanpa agunan.

Rumus bunga flat adalah sebagai berikut.

Bunga per bulan = (Pokok x Suku Bunga per Tahun x Tenor dalam Tahun) / Jumlah Bulan

Misalnya kamu meminjam Rp12.000.000 dengan bunga 10% per tahun dan tenor 12 bulan.

  • Pokok per bulan = Rp12.000.000 / 12 = Rp1.000.000
  • Bunga per bulan = (Rp12.000.000 x 10% x 1) / 12 = Rp100.000
  • Cicilan per bulan = Rp1.000.000 + Rp100.000 = Rp1.100.000

2. Rumus Bunga Efektif

Bunga efektif dihitung dari sisa pokok pinjaman setiap bulan. Karena pokok terus berkurang, bunga yang dibayar makin kecil. Misalnya, untuk KPR atau kredit jangka panjang.

Rumus bunga efektif adalah sebagai berikut.

Bunga = Sisa Pokok Pinjaman x Suku Bunga per Tahun x (30/360)

Misalnya, kamu meminjam Rp12.000.000 dengan bunga 10% per tahun dan tenor 12 bulan. Pokok per bulan tetap Rp1.000.000. 

Bunga bulan pertama dihitung dari Rp12.000.000, sedangkan bunga bulan kedua dihitung dari sisa Rp11.000.000. Begitu seterusnya sampai pinjaman lunas.

3. Rumus Bunga Anuitas

Untuk bunga anuitas, cicilan per bulannya tetap sama. Namun, komposisi pokok dan bunga berubah tiap bulan. 

Pada awal tenor, porsi bunganya lebih besar, lalu porsi pokok bertambah seiring berjalannya waktu. Cara ini dilakukan saat mengajukan KPR dan kredit kendaraan.

Contoh Simulasi Perhitungan Cicilan

Angka bunga pada contoh di bawah hanyalah gambaran. Besaran sebenarnya tergantung kebijakan masing-masing pemberi pinjaman. Berikut ini beberapa contoh simulasi perhitungan cicilan yang bisa dijadikan acuan.

  • Bunga 1% itu berapa? Jika kamu pinjam Rp1.000.000 dengan bunga 1% per bulan, maka bunganya Rp10.000 per bulan.
  • Bunga 2% itu berapa? Jika kamu pinjam Rp1.000.000 dengan bunga 2% per bulan, maka bunganya Rp20.000 per bulan.
  • Pinjaman Rp1.500.000 dengan bunga 10% itu berapa? Bunganya Rp150.000, sehingga total yang dibayar menjadi Rp1.650.000.
  • Pinjam uang Rp1.000.000 dengan tenor 12 bulan itu berapa? Jika bunga flat 1% per bulan, pokok per bulan Rp83.333 ditambah bunga Rp10.000. Cicilanmu menjadi sekitar Rp93.333 per bulan.

Cara Memakai Kalkulator Pinjaman Online

Ikuti langkah-langkah berikut ini untuk memakai kalkulator pinjaman online.

  • Isi nominal yang ingin kamu ajukan pada kolom pokok pinjaman.
  • Tentukan jangka waktu cicilan (tenor) sesuai kemampuan bayarmu.
  • Masukkan persentase bunga atau pilih jenis bunga yang tersedia.
  • Klik tombol hitung, lalu sistem akan memproses angka yang sudah kamu isi.
  • Lihat besar cicilan per bulan dan total biayanya sampai lunas.
  • Setelah hasilnya muncul, sesuaikan tenor jika cicilannya dinilai berat. Idealnya, cicilan tidak melebihi 30% dari penghasilan bulananmu.

BACA JUGA: Bagaimana Cara Menabung untuk Pendidikan Anak? Ini Cara Simpel Biar Lebih Siap

Yuk, Hitung Cicilanmu, Lalu Ajukan Pinjaman Fleksibel dari Bank Saqu!

Dengan menghitung cicilan menggunakan kalkulator pinjaman online, kamu mengetahui angka pastinya. Setelah itu, kamu bisa mengajukan pinjaman tanpa khawatir cicilan membengkak. 

Bank Saqu menawarkan pinjaman fleksibel dengan limit awal sampai Rp30.000.000. Dananya akan langsung cair. Tenor cicilannya bisa sampai 24 bulan. 

Tersedia fitur pengingat pembayaran dan autodebet agar kamu tidak telat bayar. Semua biaya ditampilkan transparan tanpa tagihan tersembunyi. Kamu juga bisa memanfaatkan fitur kalkulator pinjaman di halaman Saku Kredit untuk memperkirakan jumlah cicilan dan tenor. 

Yuk, unduh aplikasi Bank Saqu dan ajukan Saku Kredit sekarang!