Saku 101

Apa Itu KOL 5 dalam Kredit? Ini Arti dan Cara Membersihkannya

29 Jun 2026

thumbnail

Kalau kamu pernah mengajukan kredit atau pinjaman dan tiba-tiba ditolak tanpa alasan yang jelas, bisa jadi salah satu penyebabnya adalah status SLIK OJK kamu yang menunjukkan riwayat kredit kurang baik.

Salah satu status yang paling perlu diwaspadai adalah Kolektibilitas 5 atau KOL 5. KOL 5 adalah status kolektibilitas terburuk dalam sistem SLIK OJK yang menandakan kondisi kredit macet, di mana debitur menunggak pembayaran lebih dari 180 hari.

Buat warga Bank Saqu yang ingin menjaga skor kredit tetap sehat atau sedang mencari cara memperbaikinya, artikel ini bahas tuntas mulai dari arti KOL 5, tingkatan kolektibilitas, dampak, hingga langkah-langkah membersihkannya.

Yuk, simak ulasan informatif berikut sampai akhir!

BACA JUGA: Strategi Pelunasan Pinjaman Online, Bebas Utang di Tahun 2026!

Apa Itu KOL 5 dalam SLIK OJK?

KOL 5 atau Kolektibilitas 5 merupakan tingkat penilaian skor kredit terburuk dalam Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK) OJK, yang sebelumnya dikenal sebagai BI Checking.

Status tersebut diberikan kepada debitur yang menunggak pembayaran cicilan, baik pokok maupun bunga, selama lebih dari 180 hari atau enam bulan. Dalam dunia perbankan, kondisi seperti ini disebut sebagai kredit macet.

Berdasarkan Peraturan OJK Nomor 33/POJK.03/2018, sistem SLIK OJK mengklasifikasikan riwayat kredit setiap debitur ke dalam lima tingkat kolektibilitas yang mencerminkan kedisiplinan dalam memenuhi kewajiban pembayaran.

Tingkatan Kolektibilitas Kredit dalam SLIK OJK

Sebelum membahas KOL 5 lebih dalam, coba pahami terlebih dulu lima tingkatan kolektibilitas dalam SLIK OJK berikut:

  • KOL 1 (Lancar): Pembayaran cicilan rutin tanpa keterlambatan.
  • KOL 2 (Dalam Perhatian Khusus): Keterlambatan pembayaran 1-90 hari.
  • KOL 3 (Kurang Lancar): Tunggakan 91-120 hari.
  • KOL 4 (Diragukan): Keterlambatan 121-180 hari.
  • KOL 5 (Macet): Tunggakan lebih dari 180 hari, kondisi paling serius dalam penilaian kredit.

Semakin tinggi level kolektibilitas, semakin sulit debitur memperoleh persetujuan kredit baru di kemudian hari.

Dampak Status KOL 5 bagi Debitur

Status kolektibilitas terburuk ini punya dampak signifikan terhadap kondisi finansial debitur. Berikut beberapa di antaranya:

1. Pengajuan Kredit Baru Akan Ditolak

Hampir semua bank dan lembaga pembiayaan akan menolak permohonan kredit, mulai dari KPR, kredit kendaraan, hingga pinjaman tanpa agunan.

2. Riwayat Kredit Tercatat Buruk

Nama debitur tercatat dalam sistem SLIK OJK dan bisa diakses oleh semua lembaga keuangan yang terdaftar.

3. Potensi Bunga Lebih Tinggi

Jika ada lembaga yang masih bersedia mencairkan pinjaman, bunga yang dikenakan biasanya jauh lebih tinggi sebagai mitigasi risiko.

4. Pengaruh ke Kesempatan Lain

Beberapa perusahaan bahkan mengecek SLIK calon karyawan atau mitra bisnis sebelum bekerja sama.

Cara Membersihkan Status KOL 5

Kabar baiknya, status KOL 5 masih bisa diperbaiki, meski prosesnya butuh waktu dan konsistensi.

Berikut ini adalah lima langkah yang bisa kamu lakukan:

1. Cek Status di SLIK OJK

Langkah pertama adalah mengetahui posisi kreditmu saat ini.

Cek status SLIK secara mandiri dan gratis melalui layanan OJK iDebKu, baik secara online maupun datang langsung ke kantor OJK terdekat.

2. Lunasi Seluruh Tunggakan

Setelah tahu sumber masalahnya, hubungi pihak kreditur untuk konfirmasi total tunggakan, lalu lunasi pokok utang beserta denda sesuai kesepakatan.

Pastikan kamu meminta surat pelunasan sebagai bukti sah setelah utang lunas.

3. Ajukan Restrukturisasi atau Konsolidasi Utang

Kalau melunasi sekaligus terasa berat, kamu bisa ajukan restrukturisasi untuk negosiasi ulang syarat utang, misalnya perpanjangan tenor, penurunan bunga, atau pengurangan cicilan.

Alternatif lain, kamu bisa lakukan konsolidasi dengan menggabungkan beberapa pinjaman menjadi satu agar lebih mudah dikelola.

4. Bangun Ulang Skor Kredit

Setelah tunggakan lunas, mulai bangun reputasi kredit dengan riwayat pembayaran yang baik dan konsisten.

Misalnya, ambil pinjaman dalam nominal kecil dan pastikan selalu dibayar tepat waktu agar skor kreditmu berangsur membaik.

5. Pantau Status SLIK Secara Berkala

Update data di SLIK OJK tidak terjadi instan, biasanya butuh waktu 1-3 bulan setelah pelunasan.

Cek status setiap beberapa bulan untuk memastikan datanya sudah diperbarui dan riwayat kreditmu kembali sehat.

BACA JUGA: 11 Tips Bayar Cicilan agar Lancar dan Bebas Denda, Wajib Tahu!

Mengelola Kredit Lebih Bijak dan Disiplin Bersama Saku Kredit

Informasi di atas terkait apa itu KOL 5, dampaknya, hingga cara membersihkannya dapat kamu jadikan panduan langkah awal untuk membangun kebiasaan kredit yang lebih sehat.

Akan tetapi, pencegahan tetap jadi strategi keuangan terbaik agar kamu tidak perlu repot membersihkan status KOL 5 di kemudian hari.

Salah satu cara mencegah keterlambatan pembayaran adalah dengan memilih produk kredit yang punya sistem pembayaran otomatis.

Seperti Saku Kredit dari Bank Saqu yang hadir dengan fitur autodebit dari Saku Utama, sehingga tagihan dibayarkan otomatis saat jatuh tempo. Kamu nggak perlu khawatir lupa bayar, dan riwayat kredit pun tetap terjaga.

Saku Kredit juga menawarkan transparansi penuh tanpa biaya tersembunyi, dengan limit hingga Rp30.000.000 yang fleksibel untuk berbagai kebutuhan, mulai dari pinjaman tunai, Bayar Nanti, hingga ubah transaksi jadi cicilan.

Yuk, download aplikasi Bank Saqu sekarang dan jaga kesehatan kredit kamu bersama Saku Kredit!