Asupan Warga

Kelebihan dan Kekurangan Pembayaran Cashless, Wajib Tahu agar Tak Rugi!

08 Nov 2025

thumbnail

Kamu pasti udah nggak asing lagi dengan istilah pembayaran cashless. Mulai dari belanja di minimarket, pesan makanan lewat aplikasi, sampai naik transportasi online, semuanya bisa dibayar tanpa perlu uang tunai. 

Tapi meskipun praktis, pembayaran cashless bukan berarti tanpa risiko, lho. Ada hal-hal yang tetap perlu kamu perhatikan agar nggak menyesal di kemudian hari. 

Nah, biar kamu makin paham, yuk kita bahas apa saja kelebihan dan kekurangan dari sistem pembayaran cashless ini!

Kelebihan Pembayaran Cashless

1. Lebih Praktis dan Cepat

Nggak bisa dipungkiri, alasan utama banyak orang beralih ke pembayaran cashless adalah karena praktis. 

Kamu nggak perlu repot nyiapin uang pas atau khawatir lupa bawa dompet. Cukup buka aplikasi dompet digital atau scan QRIS, semua bisa selesai dalam beberapa detik.

Melansit QRIS, nilai transaksi QRIS terus meningkat setiap tahunnya karena masyarakat makin nyaman bertransaksi digital. 

Apalagi, sekarang hampir semua toko, warung, hingga pedagang kaki lima sudah menyediakan opsi pembayaran cashless.

2. Lebih Aman dari Risiko Uang Hilang atau Palsu

Pernah kehilangan uang di jalan atau kena tipu uang palsu? Dengan sistem cashless, risiko itu bisa dihindari. Semua uang kamu tersimpan secara digital, dan setiap transaksi tercatat otomatis di sistem bank atau dompet digital.

Kalau pun ada transaksi mencurigakan, kamu bisa langsung melapor ke pihak bank untuk dilakukan pelacakan. Jadi, lebih aman dan transparan.

3. Mudah Melacak Pengeluaran

Salah satu keuntungan besar dari pembayaran cashless adalah kamu bisa memantau pengeluaran dengan jelas. 

Semua transaksi tercatat otomatis di riwayat aplikasi atau mutasi rekening.

Buat kamu yang sedang berusaha mengatur keuangan atau menabung, fitur ini sangat membantu. 

Kamu bisa tahu ke mana uang kamu pergi setiap bulannya dan menilai apakah pengeluaran itu penting atau bisa dikurangi.

4. Mendukung Gaya Hidup Modern dan Ekonomis

Nggak bisa dipungkiri, pembayaran cashless juga bikin gaya hidup terasa lebih modern. 

Banyak promo menarik seperti cashback, diskon, atau poin reward yang ditawarkan oleh aplikasi e-wallet dan bank digital.

Kalau dimanfaatkan dengan bijak, kamu bisa hemat lumayan banyak, lho! Misalnya, promo “cashback 50%” saat beli makanan atau diskon ongkir saat belanja online.

5. Mendukung Program Pemerintah Non-Tunai

Tujuannya agar transaksi di Indonesia lebih efisien, aman, dan transparan. 

Jadi, dengan menggunakan sistem pembayaran cashless, kamu juga ikut berpartisipasi dalam mendorong kemajuan ekonomi digital Indonesia.

Kekurangan Pembayaran Cashless

1. Ketergantungan pada Internet dan Teknologi

Kelemahan paling terasa dari pembayaran cashless adalah ketergantungan pada koneksi internet. Tanpa sinyal atau saat aplikasi sedang error, transaksi bisa gagal.

Misalnya, kamu lagi di parkiran dan mau keluar tapi QRIS nggak bisa di-scan karena jaringan lemot. 

Situasi seperti ini bisa bikin repot banget, apalagi kalau kamu nggak bawa uang tunai sama sekali.

2. Risiko Keamanan Data dan Peretasan

Meski tergolong aman, bukan berarti sistem pembayaran cashless bebas risiko. Ada kemungkinan data kamu disalahgunakan kalau tidak berhati-hati. 

Melansir dari Forbes, kasus kebocoran data pengguna aplikasi finansial digital meningkat di seluruh dunia dalam beberapa tahun terakhir.

Oleh karena itu, penting banget buat selalu menjaga kerahasiaan PIN, password, dan tidak mengakses aplikasi keuangan lewat jaringan Wi-Fi publik.

3. Kurang Cocok di Daerah Tertentu

Nggak semua daerah di Indonesia siap sepenuhnya dengan sistem pembayaran cashless. 

Di beberapa wilayah yang koneksi internetnya masih lemah atau infrastruktur digitalnya belum merata, pembayaran tunai tetap jadi pilihan utama.

Jadi, kalau kamu bepergian ke daerah yang belum banyak menggunakan QRIS, tetap bawa uang tunai cadangan ya.

4. Bisa Bikin Konsumtif Tanpa Disadari

Ini mungkin yang paling sering dialami banyak orang. Karena proses transaksi terasa “ringan” dan cepat, kamu bisa jadi lebih impulsif dalam berbelanja.

Kamu nggak lagi merasa uangnya benar-benar keluar, karena semua hanya berupa angka digital di layar. 

Makanya, penting banget buat tetap disiplin dalam mengatur keuangan meski semua serba cashless.

Tips Menggunakan Pembayaran Cashless

1. Aktifkan Verifikasi Ganda

Pastikan kamu selalu mengaktifkan fitur keamanan seperti PIN, sidik jari, atau verifikasi wajah. Hindari menggunakan password yang mudah ditebak, dan jangan bagikan kode OTP ke siapa pun.

2. Gunakan Aplikasi Resmi dan Terpercaya

Pilih platform pembayaran yang sudah terdaftar dan diawasi oleh Bank Indonesia.

3. Rutin Cek Mutasi dan Riwayat Transaksi

Luangkan waktu beberapa kali dalam seminggu untuk memeriksa riwayat transaksi kamu. Jika ada transaksi mencurigakan, segera hubungi layanan pelanggan.

4. Batasi Saldo Dompet Digital

Untuk mencegah kerugian besar saat ada risiko peretasan, sebaiknya simpan saldo secukupnya saja di dompet digital. Gunakan saldo tersebut hanya untuk kebutuhan harian atau pembayaran rutin.

Pembayaran cashless memang membawa banyak manfaat, mulai dari kemudahan, keamanan, hingga efisiensi waktu. Tapi tetap pastikan kamu paham cara pakainya dengan aman, ya.

Dan buat kamu yang ingin tetap fleksibel dalam mengatur keuangan, terutama saat kondisi lagi mepet tapi butuh dana cepat, Saku Kredit dari Bank Saqu bisa jadi pilihan yang pas, nih.

Kamu bisa pakai fitur ini untuk kebutuhan harian dan proses yang gampang banget, semuanya serba digital!