Kamu pasti tidak asing lagi dengan bisnis. Tapi, sudah kenal dengan apa itu bisnis secara utuh? Bisnis adalah serangkaian aktivitas untuk menyediakan barang atau jasa yang tujuannya untuk mendapatkan keuntungan atau laba.
Berbicara tentang bisnis pasti identik dengan perusahaan besar. Padahal, bisnis tidak selalu tentang gedung tinggi dan ratusan karyawan. Berjualan online di sela-sela kerja, mengambil side hustle, atau buka jasa titip barang luar negeri juga termasuk menjalankan bisnis.
Kalau kamu penasaran dengan apa itu bisnis secara utuh, yuk, kenali lebih dalam dari arti, tujuan, fungsi, hingga jenis-jenisnya supaya bisa menjadi referensi arahmu ke depan!
BACA JUGA: Cara Memulai Bisnis Kecil-Kecilan untuk Pemula
Apa Itu Bisnis?
Bisnis adalah aktivitas ekonomi yang meliputi produksi, distribusi, dan jual-beli yang terus berputar. Jadi, bisnis lebih dari berdagang saja atau bertransaksi biasa, dan cakupan yang luas ini juga membuat risiko kerugiannya lebih nyata.
Supaya risikonya bisa diantisipasi dengan baik dan bisnis berjalan optimal, bisnis tentunya butuh sumber daya manusia yang kompeten di berbagai bidang, dari operasional, keuangan, sampai pemasaran.
Nah, kombinasi antara cakupan yang luas dan pengelolaan yang baik inilah yang menjadikan bisnis sebagai tulang punggung perekonomian, baik di skala mikro maupun makro.
Jadi, buat kamu yang baru mulai usaha kecil-kecilan atau sedang merintis UMKM, jangan berkecil hati. Usahamu tetap punya dampak nyata bagi perekonomian lokal. Begitu juga dengan korporasi besar yang kontribusinya lebih luas sampai ke skala nasional.
Tujuan Bisnis yang Perlu Kamu Tahu Sebelum Mulai
Apakah tujuan bisnis adalah profit saja? Tidak, karena tujuan bisnis sebetulnya lebih luas lagi dan inilah yang membuat sebuah bisnis bisa bertahan dan berkembang dalam jangka panjang. Jadi, apa saja tujuan bisnis?
1. Memperoleh Laba
Laba bisnis akan digunakan untuk berbagai macam hal, yaitu menjadi cadangan kas, membayar deviden kepada para pemegang saham, dan mengembangkan usaha atau ekspansi jika memungkinkan.
2. Menyediakan Kebutuhan Konsumen
Untuk menghasilkan laba, sebuah bisnis tentunya harus menyediakan sesuatu yang dibutuhkan konsumen. Konsumennya pun tersegmentasi agar penjualan terfokus dan memperoleh laba yang maksimal.
3. Membuka Lapangan Kerja
Bisnis pastinya butuh sumber daya manusia untuk menjalankan operasional. Di sinilah bisnis juga akan menciptakan lapangan kerja dengan membuka lowongan pekerjaan untuk posisi-posisi yang dibutuhkan.
4. Mendorong Pertumbuhan Ekonomi
Mulai dari bisnis, perekonomian akan bergerak dan bertumbuh. Jika aktivitasnya berjalan pesat, bisnis setara UMKM yang awalnya mampu menggerakkan perekonomian lokal, lama kelamaan akan semakin membesar dan bisa menjadi katalis pertumbuhan ekonomi di skala yang lebih luas lagi.
Nah, tujuan membangun bisnis ternyata memang bukan hanya fokus mengejar untung jangka pendek saja, ya. Tapi, ada banyak tujuan lain yang membuat bisnis jadi entitas yang berpengaruh nyata ke ketahanan perekonomian berbagai skala.
Apa Saja Fungsi Bisnis?
Kalau dengar kata bisnis, mungkin yang pertama kali kamu bayangkan adalah menjual barang atau jasa. Hal tersebut memang tidak sepenuhnya salah. Namun, bisnis sebenarnya punya fungsi yang lebih besar lagi, mulai dari mengubah bahan baku menjadi sesuatu yang bernilai digunakan konsumen.
Ada empat fungsi utama bisnis yang perlu kamu ketahui, yaitu:
- Fungsi Produksi: Bisnis mengubah bahan baku menjadi produk siap pakai.
- Fungsi Distribusi: Sebuah bisnis mengirimkan produk ke lokasi konsumen berkumpul, seperti toko dan marketplace.
- Fungsi Penyimpanan dan Pemasaran: Bisnis hanya memproduksi barang atau jasa yang tersedia saat pasar membutuhkannya.
- Fungsi Penjualan: Bisnis menjual barang ke konsumen dan akhirnya mendapat omzet dan laba.
Keempat fungsi ini harus bekerja secara berurutan. Satu saja fungsinya terganggu, keseluruhan rantai bisnismu akan terganggu dan menghambat kamu mendapatkan laba.
Jenis-Jenis Bisnis dan Contohnya di Indonesia
Ingin coba berbisnis, tapi masih bingung ingin bisnis apa? Kamu bisa ambil inspirasi dari berbagai jenis bisnis di bawah ini, nih.
1. Bisnis Agraris
Bisnis agraris bergerak di sektor pertanian, perkebunan, peternakan, dan perikanan. Kalau kamu tertarik mencoba bisnis di bidang ini, ada beberapa yang cocok untuk kamu bangun di Indonesia, seperti perkebunan kelapa sawit, budidaya udang, sampai pengembangan teknologi pangan.
2. Bisnis Industri
Ciri khas bisnis industri adalah aktivitas mengolah bahan baku menjadi barang jadi yang nilainya lebih tinggi. Skalanya bisa dari industri rumahan sampai pabrik besar, seperti industri tekstil atau makanan olahan.
3. Bisnis Perdagangan
Inilah bisnis yang fokus dengan transaksi jual-beli barang jadi. Contohnya, mudah kamu temukan sehari-hari dengan potensi pasar yang besar, mulai dari warung kelontong, toko ritel, hingga distributor produk skala besar.
4. Bisnis Jasa
Di bisnis jasa, fokus utama bisnis adalah menawarkan keahlian atau layanan. Contohnya jasa keuangan, seperti Bank Saqu, layanan konstruksi seperti ACSET, layanan internet, hingga ojek online yang membantu keseharian.
5. Bisnis Digital
Jika kamu memiliki latar belakang yang mendukung, kamu bisa mencoba merintis usaha di bidang e-commerce, aplikasi berbasis teknologi, kreator konten, sampai platform berlangganan. Dengan modal yang kecil, bisnis ini bisa menjangkau pasar yang luas.
6. Bisnis Pariwisata
Kekayaan alam, budaya, dan kuliner Indonesia yang tinggi bisa kamu manfaatkan dengan membuka bisnis pariwisata. Mulai dari bisnis hotel, travel agent, dan penyediaan fasilitas di destinasi wisata lokal adalah beberapa contoh bisnis yang bisa kamu jajal.
7. Bisnis Ekstraktif
Khusus untuk bisnis yang satu ini adalah bisnis yang sangat padat modal, sehingga lebih banyak dimiliki oleh pengusaha-pengusaha besar. Aktivitas utama bisnis ekstratif adalah mengambil sumber daya alam lalu dijual atau diolah menjadi produk lain.
BACA JUGA: Model Bisnis: Jenis dan Panduan Memilih Strateginya
Siap Bangun Bisnis? Persiapkan Dulu Keuangan Bisnismu dengan Giro Bank Saqu Bisnis!
Apa itu bisnis, arti, tujuan, sampai jenisnya adalah pemahaman dasar yang perlu kamu kuasai saat mau merintis bisnis pertamamu. Dengan begitu, setiap keputusan bisnis jadi lebih tepat dan sesuai kebutuhan, termasuk keputusan finansial.
Aspek finansial adalah jantung operasional bisnis. Untuk permulaan, bisnismu wajib memiliki rekening dan layanan Giro dari Bank Saqu Bisnis adalah pilihan yang pas.
Tahu kenapa? Syarat buka rekeningnya simpel tanpa setoran awal. Lalu, segera manfaatkan berbagai layanan yang memudahkan kamu mengelola keuangan bisnis, mulai dari transfer dana, pembayaran tagihan, receivable management, sampai pantau pergerakan keuangan bisnismu di dashboard via platform Bank Saqu Bisnis.
Yuk, rintis usaha pertamamu dengan mempersiapkan rekening giro Bank Saqu Bisnis dan tumbuh lebih kuat dengan pengelolaan keuangan yang teratur!





