Inspirasi Warga

Ini Cara Mengatur Budget Liburan ke Jepang agar Lebih Efisien

21 Agt 2026

thumbnail

Budget liburan ke Jepang perlu dipersiapkan dengan matang karena ada banyak hal menarik yang harus dicoba di sana. Jika tidak direncanakan dengan baik sejak awal, pengeluaran selama perjalanan bisa tidak terkendali.

Salah satu cara untuk menghindari overbudget adalah memperkirakan kebutuhan utama sebelum berangkat. Mulai dari tiket pesawat, akomodasi, transportasi, dan kebutuhan lain di Jepang yang perlu masuk dalam perhitungan.

Lalu, berapa kira-kira dana yang perlu disiapkan untuk liburan ke Jepang? Yuk, simak rincian dan tips mengatur budget liburan ke Jepang berikut ini!

BACA JUGA: Mau Wisata Keluarga Tanpa Overbudget? Cek 15 Tipsnya di Sini!

Estimasi Budget Liburan ke Jepang: Pilihan Ekonomis hingga Nyaman

Berdasarkan data dari Japan Tourism Statistics, wisatawan Indonesia banyak yang tinggal selama 7–13 hari. Untuk memudahkan perhitungan, berikut perkiraan budget perjalanan selama 7 hari 7 malam dari Jakarta ke Jepang.

1. Tiket Pesawat

Tiket pulang-pergi tanpa transit mulai dari Rp15 juta, tetapi harganya bergantung pada maskapai dan waktu pemesanan. Penerbangan transit bisa lebih murah, mulai dari sekitar Rp6 juta, meski waktu tempuhnya lebih lama.

2. Paspor dan Visa

Jika belum memiliki paspor, biaya pembuatannya mulai dari Rp350 ribu untuk paspor biasa dan Rp650 ribu untuk paspor elektronik.

Jepang masih mewajibkan wisatawan Indonesia menggunakan visa. Biaya visa mulai dari Rp1.650.000 per orang per Juli 2026. Namun, pemegang e-paspor dapat menggunakan visa waiver tanpa biaya untuk masa tinggal maksimal 15 hari.

3. Akomodasi

Di kota populer seperti Tokyo, Kyoto, dan Osaka, penginapan sederhana tersedia mulai sekitar Rp500 ribu per malam. Sementara itu, hotel dengan fasilitas lebih nyaman bisa mencapai Rp1 juta atau lebih.

Untuk tujuh malam, siapkan sekitar Rp4–8 juta. Biayanya dapat berubah berdasarkan lokasi, tanggal perjalanan, dan jumlah orang dalam satu kamar.

4. Transportasi

Salah satu pilihan yang sering dipertimbangkan wisatawan adalah Japan Rail Pass. Japan Rail Pass 7 hari kelas Ordinary untuk orang dewasa dibanderol ¥50.000 atau sekitar Rp5 juta.

Namun, menggunakan JR Pass bukan pilihan paling hemat. Jika itinerary hanya berfokus pada satu kota, kereta lokal atau kartu transportasi lebih dibutuhkan. JR Pass lebih layak dipertimbangkan jika kamu sering bepergian antarkota.

5. Tempat Wisata

Biaya wisata bergantung pada destinasi. Banyak tempat menarik yang dapat dikunjungi gratis, seperti taman, area perkotaan, dan beberapa kuil.

Jika ingin mengunjungi beberapa destinasi berbayar seperti Disneyland atau Universal Studios, siapkan sekitar Rp5 juta untuk empat destinasi. Jika kamu ingin menghemat, sebaiknya kombinasikan tempat wisata berbayar dan gratis.

6. Kuliner

Jepang punya pilihan makanan dengan harga yang bervariasi. Kamu bisa makan di minimarket atau restoran sederhana, lalu sesekali mencoba restoran khusus. Siapkan sekitar Rp300–Rp500 ribu per hari atau Rp2–Rp4 juta untuk tujuh hari.

7. Oleh-oleh

Oleh-oleh juga perlu masuk dalam anggaran karena pengeluarannya mudah membengkak. Kamu bisa menyiapkan sekitar Rp2–5 juta budget untuk oleh-oleh, namun ini masih bisa disesuaikan lagi tergantung kebutuhan.

Dengan rincian tersebut, budget liburan ke Jepang selama tujuh hari bisa dimulai dari sekitar Rp24 juta untuk perjalanan hemat. 

Sementara itu, jika ingin merasakan perjalanan yang lebih nyaman bisa membutuhkan hingga Rp40 juta atau lebih. Totalnya tetap bisa disesuaikan dengan itinerary dan gaya perjalananmu.

Cara Mengatur Budget Liburan ke Jepang agar Tidak Overbudget

Setelah mengetahui perkiraan pengeluaran, berikut beberapa cara mengatur budget liburan ke Jepang agar tetap terkendali.

1. Tentukan Budget Maksimal

Tetapkan batas pengeluaran sebelum membeli tiket. Pisahkan dana untuk tiket, akomodasi, transportasi, makanan, wisata, dan oleh-oleh agar lebih mudah dipantau.

2. Buat Itinerary Berdasarkan Lokasi

Susun destinasi berdasarkan area agar tidak terlalu sering berpindah tempat. Cara ini dapat menghemat waktu sekaligus biaya transportasi.

3. Siapkan Dana Cadangan

Sisihkan dana untuk kebutuhan tidak terduga, seperti perubahan jadwal, transportasi tambahan, atau pengeluaran mendadak.

4. Bedakan Kebutuhan dan Keinginan

Jepang punya banyak barang menarik untuk dibeli. Sebelum berbelanja, cek kembali apakah barang tersebut sudah masuk daftar kebutuhan atau hanya pembelian spontan.

5. Pesan Kebutuhan Utama Lebih Awal

Bandingkan tiket dan akomodasi sejak jauh hari. Jangan hanya mengejar harga termurah, tetapi perhatikan juga bagasi, lokasi, waktu perjalanan, dan fasilitas yang didapat.

BACA JUGA: Apa Itu Biaya Akomodasi Perjalanan dan Cara Mempersiapkannya? Ini Jawabannya

Siapkan Budget Liburan ke Jepang dari Sekarang dengan Menabung di Bank Saqu!

Liburan ke Jepang akan terasa lebih tenang kalau budget-nya sudah dipersiapkan sejak jauh hari. Kamu juga bisa mulai menentukan target tabungan agar dana liburan terkumpul secara lebih terencana.

Adanya fitur Set Target dari Bank Saqu bisa membantu kamu menentukan target menabung serta memantau progres tabungan. Selain itu, warga Bank Saqu juga bisa Nabung Terjadwal agar menabung bisa dilakukan secara otomatis.

Yuk, mulai tabungan liburanmu dengan download aplikasi Bank Saqu sekarang!

Referensi:

JAPAN RAILWAYS GROUP - Types of JAPAN RAIL PASS

Japan Tourism Statistic - Find Out About Traveling to Japan: Facts on Trips to Japan

VFS Global Group - Informasi Biaya Visa

Bank Saqu

Bank Saqu

PT Bank Saqu Indonesia adalah layanan perbankan milik Astra Financial dan WeLab yang berperan sebagai katalisator bagi Solopreneur dan pelaku bisnis di Indonesia.