Akhir tahun sering jadi momen paling ditunggu untuk berlibur bersama keluarga. Namun, di balik keseruannya, biaya liburan biasanya meningkat karena tingginya permintaan hotel, tiket pesawat, hingga akomodasi lainnya. Tanpa perencanaan yang baik, pengeluaran bisa membengkak jauh dari rencana awal.
Untuk kamu yang ingin menikmati wisata keluarga tanpa khawatir budget, perencanaan yang matang adalah kunci. Mulai dari menentukan destinasi, menghitung pengeluaran, sampai strategi menghemat biaya, semuanya harus dipertimbangkan.
Berikut panduan lengkap 15 tips yang bisa kamu terapkan agar liburan akhir tahun tetap menyenangkan dan ramah di kantong.
Tips Merencanakan Wisata Keluarga yang Sesuai Budget
1. Tentukan tujuan wisata sejak awal
Menentukan destinasi lebih awal membuat kamu bisa membandingkan berbagai pilihan transportasi, harga hotel, dan rencana aktivitas. Selain itu, pemesanan lebih cepat juga membantu kamu mendapatkan harga yang jauh lebih murah dibanding pesan mendekati hari liburan.
2. Tetapkan budget realistis untuk seluruh keluarga
Hitung semua kebutuhan liburan: transportasi, hotel, makanan, tiket wisata, dan kebutuhan tambahan. Sediakan juga ruang 10–15% untuk pengeluaran tak terduga. Dengan budget yang jelas, kamu bisa mengontrol pengeluaran saat liburan berlangsung.
3. Cari tahu waktu terbaik memesan tiket
Banyak studi perjalanan, dilansir dari World Trips, menunjukkan bahwa harga tiket pesawat lebih murah ketika dipesan 30–60 hari sebelum keberangkatan. Kamu bisa menggunakan aplikasi price alert untuk memantau perubahan harga sehingga tidak melewatkan promo.
4. Pilih akomodasi ramah keluarga
Alih-alih hotel mahal, kamu bisa mencari guest house atau vacation rental yang menyediakan fasilitas dapur. Dengan memasak sendiri untuk beberapa waktu, kamu bisa mengurangi biaya makan hingga setengahnya.
5. Buat itinerary yang fleksibel
Buatlah rencana kegiatan yang menyesuaikan kondisi seluruh anggota keluarga. Anak kecil mungkin cepat lelah, sementara orang tua membutuhkan waktu istirahat lebih banyak. Itinerary yang fleksibel membuat liburan lebih nyaman dan tidak memaksa.
6. Cari aktivitas gratis atau murah
Banyak kota wisata memiliki pantai, taman kota, pasar lokal, museum tertentu, atau kegiatan budaya yang bisa diakses gratis. Aktivitas seperti ini tetap seru, edukatif, dan cocok untuk keluarga tanpa menguras kantong.
7. Manfaatkan promo dan paket keluarga
Maskapai, hotel, hingga tempat wisata sering menyediakan potongan harga untuk grup atau keluarga. Cek promo musiman yang biasanya muncul menjelang akhir tahun agar kamu bisa berhemat lebih banyak.
8. Rencanakan konsumsi makanan dengan bijak
Makan di restoran setiap kali makan bisa menghabiskan dana yang cukup besar. Sesekali boleh mencoba makanan lokal, tetapi kamu juga bisa menyiapkan bekal ringan atau makan di tempat yang lebih ekonomis seperti food court atau kuliner kaki lima tepercaya.
9. Siapkan dana darurat khusus liburan
Hal tak terduga seperti biaya obat, transportasi mendadak, atau kebutuhan anak bisa muncul kapan saja. Sediakan dana cadangan agar kamu tidak perlu memakai uang dari budget utama.
10. Gunakan aplikasi pencatat pengeluaran
Selama liburan, biaya kecil sering kali membuat pengeluaran membengkak. Dengan aplikasi pencatat pengeluaran, kamu bisa mengontrol biaya harian dan memastikan tetap berada dalam batas budget.
11. Libatkan seluruh anggota keluarga dalam perencanaan
Ajak pasangan dan anak memilih aktivitas atau destinasi yang mereka inginkan. Ini membantu mengurangi biaya tambahan dari permintaan mendadak dan membuat semua orang merasa lebih terlibat dalam rencana liburan.
12. Bawa perlengkapan dari rumah untuk menghemat
Hal-hal sederhana seperti botol minum, camilan, topi, sunblock, atau obat pribadi bisa menghindarkan kamu dari membeli barang-barang kecil dengan harga lebih mahal di destinasi wisata.
13. Pertimbangkan waktu keberangkatan di luar puncak
Menurut Six Figures Under, jika kamu fleksibel, berangkat di luar tanggal puncak liburan bisa menghemat biaya tiket transportasi dan hotel hingga 20–40%. Selain lebih murah, destinasi juga biasanya lebih sepi dan nyaman.
14. Pelajari transportasi lokal sebelum berangkat
Riset apakah lebih hemat menggunakan transportasi umum, menyewa kendaraan, atau memanfaatkan ride-hailing. Dengan memahami pilihan transportasi, kamu bisa memilih opsi paling efisien untuk perjalanan keluarga.
15. Catat dan evaluasi pengeluaran untuk liburan berikutnya
Setelah liburan selesai, buat catatan pengeluaran lengkap. Evaluasi bagian mana yang bisa dihemat tahun depan atau mana yang sebaiknya ditingkatkan. Dengan catatan ini, perencanaan liburan keluarga berikutnya akan jauh lebih mudah.
Manfaat Perencanaan Keuangan sebelum Liburan Keluarga
Merencanakan liburan keluarga bukan hanya soal mencari destinasi terbaik, tetapi juga mengelola keuangan agar tetap sehat. Banyak keluarga mulai membuat travel fund atau tabungan khusus liburan satu tahun sebelumnya. Dengan menyisihkan dana secara rutin, kamu tidak perlu terburu-buru mencari uang menjelang liburan.
Kamu juga bisa memanfaatkan fitur atau layanan perbankan yang mendukung pengaturan keuangan untuk tujuan liburan, seperti tabungan otomatis, pengingat target, hingga analisis pengeluaran.
Liburan akhir tahun bersama keluarga bisa berjalan lancar, seru, dan tetap sesuai budget jika kamu merencanakan semuanya dengan baik. Dengan menentukan destinasi lebih awal, membuat budget realistis, dan menerapkan tips hemat di atas, kamu bisa menikmati momen liburan tanpa stres biaya.
Biar dana liburan kamu semakin jelas arah dan tujuannya, mulai menabung lewat Saku Nabung di Bank Saqu! Saku tambahan untuk menabung secara rutin dengan bunga 3,5% p.a.
Plus, ada Saku Booster dan Tabungmatic yang bikin cuan dari setiap transaksi makin maksimal. Liburan keluarga jadi lebih mudah diwujudkan! Download aplikasi Bank Saqu lewat Play Store atau App Store, sekarang!





