Tahukah kamu kalau sekarang pembeli lebih memilih berbelanja di toko yang menyediakan metode pembayaran QRIS, lho. Itulah mengapa cara membuat QRIS di era sekarang penting sekali untuk kamu ketahui.
Tenang, karena cara membuatnya tidak serumit yang dibayangkan, asal paham syarat dan urutan langkahnya. Selain bikin transaksi lebih praktis, QRIS juga membantu kamu memantau arus kas usaha secara real-time dan rapi.
Buat kamu yang kini mulai mempertimbangkan cara transaksi non tunai, simak panduan cara bikin QRIS pada artikel kali ini!
BACA JUGA: 20 Tren Bisnis Kuliner di Tahun 2026 yang Menguntungkan, Wajib Coba!'
Apa Itu QRIS dan Kenapa Penting untuk Usahamu?
QRIS adalah kode QR standar dari Bank Indonesia untuk menerima pembayaran dari berbagai e-wallet dan mobile banking. Cara kerjanya sederhana. Pelanggan cukup scan, masukkan nominal, dan transaksi langsung selesai dalam hitungan detik.
Dengan memiliki QRIS, kamu nggak perlu lagi menyediakan banyak alat atau kode untuk pembayaran, karena cukup dari satu kode QR yang kamu punya, pembayaran apapun selesai dengan efektif.
Cara Membuat QRIS untuk Usaha, Ikuti Langkah Ini
Hanya ada 4 tahapan cara membuat QRIS yang bisa kamu ikuti dengan mudah. Selesainya pun tergolong cepat dengan cara berikut:
1. Siapkan Dokumen Usaha
Sebelum mendaftar, siapkan dokumen seperti:
- KTP pemilik usaha
- Nomor rekening bank aktif
- Nama dan alamat usaha
- NPWP
- Foto tempat usaha (jika ada)
2. Pilih PJP Resmi Berizin BI
Kamu bisa pilih Penyedia Jasa Pembayaran (PJP) yang sudah berizin Bank Indonesia, seperti bank atau aplikasi merchant. Pastikan cek terlebih dulu daftar resminya di situs Bank Indonesia, lalu buat QRIS di penyedia pilihanmu.
3. Isi Formulir dan Tunggu Verifikasi
Lengkapi formulir registrasi sesuai kategori usahamu, lalu unggah seluruh dokumen yang diminta. PJP akan memverifikasi data dan membuatkan Merchant ID beserta kode QRIS khusus untuk usahamu.
4. QRIS Siap Dipakai
Setelah verifikasi selesai, kode QRIS bisa langsung dicetak dan dipajang di meja kasir atau etalase toko. Setiap pembelian, pelanggan cukup scan kode saja dan dana otomatis akan masuk ke rekeningmu yang terdaftar.
Keuntungan QRIS yang Bikin Usaha Makin Cuan
Selain praktis, QRIS membawa beberapa manfaat nyata buat kelangsungan usahamu. Berikut rangkumannya:
- Transaksi lebih cepat: Tidak perlu repot menyiapkan atau mencari uang kembalian
- Pencatatan otomatis: Semua transaksi tercatat rapi tanpa setor tunai ke bank
- Keamanan lebih terjamin: Risiko uang palsu dan kehilangan uang tunai berkurang
- Branding lebih modern: QRIS membuat usaha terlihat lebih kredibel
Bikin QRIS Kena Biaya Berapa?
Bikin QRIS lewat PJP berizin BI tidak dikenakan biaya, alias gratis. Sebagai pemlik bisnis, kamu hanya akan dikenakan biaya berupa Merchant Discount Rate (MDR) setiap kali transaksi yang dipotong otomatis dari pembayaran produk jualanmu yang masuk.
Berdasarkan aturan BI yang berlaku per 2026, seperti ini rincian persentase tarif MDR dari total transaksi:
- Usaha Mikro (transaksi sampai Rp500.000): Gratis
- Usaha Mikro (di atas Rp500.000): 0.3%
- Usaha kecil hingga besar: 0.7%
Karena itulah, pastikan kamu sudah menyesuaikan harga jual dengan menambahkan beban biaya pembayaran MDR.
Misalnya, usaha kamu termasuk kategori usaha mikro dan menerima transaksi QRIS senilai Rp1.000.000. Berarti kamu dikenakan potongan MDR sekitar Rp3.000 (0,3%). Dengan begitu, dana bersih yang masuk ke rekeningmu adalah Rp997.000. Semua proses potongan ini juga akan tercatat otomatis di laporan transaksi PJP.
QRIS Sudah Aktif? Lakukan 3 Hal Ini!
Masih ada yang perlu kamu pantau setelah berhasil punya QRIS supaya supaya transaksi tetap lancar dan minim risiko, antara lain:
1. Pajang Kode QRIS di Lokasi Strategis
Tempel kode QRIS di dekat kasir atau area yang mudah dilihat dan dijangkau pelanggan. Pastikan permukaan area menempel kode rata dan tidak tertutup benda atau stiker lain agar kode terbaca sempurna di pemindai.
2. Cek Transaksi Secara Rutin
Untuk memastikan pembayaran telah kamu terima, kamu bisa cek histori transaksi QRIS lewat dashboard PJP dan cocokkan dengan catatan penjualan harian. Atau kamu juga bisa cek per transaksi supaya setiap selisih bisa dideteksi lebih cepat.
3. Hati-Hati dengan Modifikasi Kode
Kamu wajib periksa kondisi kode QRIS dari setiap hari, terutama jika dipajang di tempat umum. Jangan sampai kode QRIS ditempeli stiker lain yang sangat mirip dengan kode QR kamu dan membuat setiap pembayaran masuk ke rekening lain.
BACA JUGA: Tips Memilih Pinjaman Kredit yang Cocok Buat Kamu
Yuk Buat Sekarang dan Coba Fitur QRIS dari Bank Saqu, Transaksi Cepat & Tercatat Rapi!
Mudah sekali bukan cara bikin QRIS? Cukup empat langkah, lalu letakkan di tempat yang paling terlihat. siapkan dokumen, pilih PJP resmi, isi formulir, lalu tunggu verifikasi sampai kode siap dicetak. Dengan memiliki metode pembayaran QRIS, kamu bisa antisipasi potensi cuan yang lebih meningkat.
QRIS memang bisa jadi medium yang menguntungkan bagi pengusaha untuk menerima pembayaran dan pelanggan untuk membayar dengan praktis. Jika ada saatnya kamu perlu belanja stok toko, fitur QRIS juga bisa kamu manfaatkan untuk membayar belanjaan dengan cepat dan tercatat.
Pakai fitur QRIS dari Bank Saqu, kamu tinggal pilih Saku mana yang sesuai sebagai sumber dana di aplikasi Bank Saqu, lalu scan atau upload kode QRIS.
Histori transaksinya akan otomatis tercatat di aplikasi, jadi keuangan usahamu tetap rapi dari hulu sampai hilir. Yuk, download aplikasi Bank Saqu lalu gunakan fitur QRIS sekarang, dan rasakan transaksi usaha yang makin praktis!





