Saku 101

Mau Cuan Stabil? Kenali Deposito Berjangka dan Keuntungannya!

28 Nov 2025

thumbnail

Jika kamu sedang mencari instrumen simpanan yang lebih stabil, aman, dan menawarkan imbal hasil lebih tinggi dibanding tabungan biasa, deposito berjangka bisa jadi pilihan tepat.

Produk ini sudah lama menjadi favorit banyak orang karena bunganya yang lebih menarik dan mekanisme yang sederhana. Namun, sebelum kamu memutuskan untuk membuka deposito, penting untuk memahami cara kerjanya, manfaat, serta risiko yang bisa muncul agar keputusanmu semakin matang.

Artikel ini akan membantu kamu mengenal deposito berjangka secara menyeluruh, mulai dari definisi, manfaat, risiko, hingga tips sebelum memulai.

Apa Itu Deposito Berjangka?

Deposito berjangka adalah produk simpanan di bank yang memiliki jangka waktu penyimpanan tertentu. Kamu tidak bisa menarik dana sebelum tenor jatuh tempo, kecuali bersedia menanggung penalti. Investopedia menyebut, Bank akan memberikan bunga tetap sesuai kesepakatan di awal, bergantung pada jangka waktu dan kebijakan masing-masing bank.

Deposit berjangka biasanya memiliki tenor mulai dari 1 bulan, 3 bulan, 6 bulan, 12 bulan, hingga lebih lama. Semakin panjang tenornya, biasanya semakin tinggi bunga yang ditawarkan.

Instrumen ini sangat cocok untuk kamu yang ingin menyimpan uang secara disiplin tanpa tergoda untuk menariknya sewaktu-waktu.

Manfaat Deposito Berjangka

Deposito berjangka menawarkan sejumlah keuntungan yang membuatnya menarik untuk dipertimbangkan.

1. Bunga lebih tinggi

Deposito memiliki bunga lebih tinggi dibanding tabungan biasa. Bunga yang ditawarkan sifatnya tetap, sehingga kamu sudah tahu sejak awal berapa imbal hasil yang akan diterima di akhir tenor.

2. Aman karena dijamin LPS

Simpanan deposito dijamin oleh Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), selama memenuhi syarat yang berlaku. Ini memberikan rasa aman karena meskipun terjadi sesuatu pada bank, simpananmu tetap terlindungi hingga batas tertentu.

3. Cocok untuk menabung tujuan tertentu

Karena tidak bisa ditarik sebelum jatuh tempo, deposito berjangka memaksamu lebih disiplin. Kamu bisa menggunakannya untuk tujuan seperti dana pendidikan, dana liburan, atau persiapan dana darurat.

4. Pilihan tenor fleksibel

Kamu dapat memilih tenor yang sesuai kebutuhan. Makin pendek tenor, makin cepat uang kembali. Makin panjang tenor, biasanya bunga lebih tinggi.

5. Minim fluktuasi

Tidak seperti instrumen investasi pasar modal, nilai deposito tidak berubah-ubah. Nominal yang kamu simpan akan tetap utuh hingga jatuh tempo.

Risiko Deposito Berjangka yang Perlu Kamu Ketahui

Meski relatif aman, menurut Westpac, deposito tetap memiliki beberapa risiko yang perlu kamu pahami sebelum memulai.

1. Risiko likuiditas

Karena dana tidak bisa dicairkan sebelum jatuh tempo tanpa penalti, kamu perlu memastikan tidak menempatkan dana darurat atau uang yang sewaktu-waktu harus digunakan.

2. Risiko inflasi

Bunga deposito berjangka mungkin lebih tinggi dari tabungan biasa, namun terkadang masih kalah dari inflasi. Jika tingkat inflasi lebih tinggi dari bunga deposito, nilai riil uangmu bisa berkurang.

3. Risiko penurunan suku bunga

Bank bisa menyesuaikan suku bunga deposito mengikuti kondisi ekonomi. Jika kamu memperpanjang deposito tanpa mengecek kembali suku bunga terbaru, bisa jadi bunganya lebih rendah dibanding sebelumnya.

4. Risiko biaya penalti

Jika kamu memutuskan mencairkan deposito sebelum jatuh tempo, kamu akan dikenakan penalti atau kehilangan sebagian bunga. Ini perlu diperhatikan terutama bagi pemula.

Tips Memulai Deposito Berjangka untuk Pemula

1. Tentukan tujuan keuangan

Sebelum membuka deposito, pahami untuk apa dana tersebut disimpan. Apakah untuk dana pendidikan, liburan, atau tujuan jangka menengah? Menentukan tujuan akan membantumu memilih tenor yang tepat.

2. Pilih tenor sesuai kebutuhan

Jika kamu butuh fleksibilitas, pilih tenor pendek seperti 1–3 bulan. Jika ingin hasil lebih tinggi, tenor 6–12 bulan bisa jadi pilihan.

3. Bandingkan suku bunga antar bank

Setiap bank menawarkan bunga deposito yang berbeda. Pastikan kamu memilih yang menawarkan bunga kompetitif namun tetap aman.

4. Pastikan deposito dijamin LPS

Cek apakah bank tempat kamu menyimpan dana sudah terdaftar dan dijamin LPS. Ini penting untuk menjaga keamanan simpananmu.

5. Gunakan uang yang tidak dibutuhkan dalam waktu dekat

Karena deposito tidak bisa dicairkan dengan mudah, hindari menggunakan dana darurat atau uang yang akan segera kamu perlukan.

6. Pertimbangkan fitur perpanjangan otomatis (ARO)

Beberapa bank menyediakan fitur ARO yang memperpanjang deposito secara otomatis saat jatuh tempo. Ini cocok jika kamu ingin terus menabung tanpa repot memperbarui manual.

7. Mulai dari nominal kecil

Jika kamu masih pemula, kamu bisa mulai dengan nominal yang kecil terlebih dahulu. Tujuannya agar kamu lebih nyaman dan memahami pola imbal hasilnya.

8. Evaluasi bunga setelah jatuh tempo

Saat tenor habis, cek kembali bunga terbaru. Jika suku bunga turun atau ada penawaran lebih menarik dari bank lain, kamu bisa mempertimbangkan untuk memindahkan simpanan.

Jenis-Jenis Deposito Berjangka

Agar semakin memahami produk ini, berikut beberapa jenis deposito yang umum ditawarkan bank.

1. Deposito berjangka tradisional

Jenis paling umum, di mana dana disimpan hingga jatuh tempo dan baru dapat dicairkan saat tenor selesai.

2. Deposito berjangka dengan ARO

Deposito otomatis diperpanjang setelah jatuh tempo. Cocok untuk kamu yang ingin menabung rutin tanpa pengelolaan manual.

3. Deposito multi-tenor

Beberapa bank memberikan variasi tenor yang lebih fleksibel, memungkinkan kamu memilih jangka waktu yang sangat spesifik sesuai kebutuhan.

Deposito berjangka adalah pilihan simpanan yang aman, stabil, dan cocok untuk kamu yang memiliki tujuan keuangan tertentu. Dengan bunga lebih tinggi dari tabungan biasa dan risiko yang relatif rendah, produk ini bisa jadi salah satu cara efektif untuk menjaga pertumbuhan uangmu.

Kalau kamu ingin mulai mencoba, Deposito Reguler Bank Saqu bisa menjadi pilihan ideal. Mulai dari Rp1 juta, kamu bisa memilih tenor yang sesuai rencana keuanganmu, praktis, fleksibel, dan aman.

Download aplikasinya sekarang, lewat Play Store atau App Store, dan buka rekening Bank Saqu untuk mulai menabung lebih cerdas!