Kalau pernah membeli mobil secara kredit, kamu mungkin sering mendengar istilah leasing. Istilah ini umum digunakan ketika membahas pembiayaan kendaraan, meskipun secara teknis leasing dan pembiayaan konsumen sebenarnya tidak selalu sama.
Secara umum, leasing berkaitan dengan pembiayaan untuk mendapatkan atau menggunakan aset dengan pembayaran yang dilakukan sesuai jangka waktu dan ketentuan dalam perjanjian.
OJK menjelaskan bahwa sewa guna usaha atau leasing merupakan salah satu kegiatan perusahaan pembiayaan. Namun, pembiayaan kendaraan yang sehari-hari sering disebut sebagai “leasing” sebenarnya termasuk kategori pembiayaan konsumen.
Baca juga: Cicilan Mobil Bekas: Kelebihan, Kekurangan & Tips
Apa itu Leasing?
Leasing adalah kegiatan pembiayaan dalam bentuk sewa guna usaha terhadap suatu aset sesuai perjanjian antara perusahaan pembiayaan dan pihak yang menggunakan aset tersebut.
Dalam praktiknya, istilah leasing sering digunakan lebih luas. Ketika seseorang membeli mobil secara kredit melalui perusahaan pembiayaan, misalnya, orang tersebut mungkin menyebutnya sebagai “ambil mobil lewat leasing”.
Padahal, menurut penjelasan OJK, pembiayaan kendaraan untuk konsumen lebih tepat dikategorikan sebagai pembiayaan konsumen, bukan leasing dalam arti sewa guna usaha.
Perbedaan istilah ini penting diketahui, tetapi dalam percakapan sehari-hari kata leasing memang sudah sangat umum digunakan untuk menyebut perusahaan pembiayaan kendaraan.
Apa Fungsi Leasing?
Kehadiran perusahaan pembiayaan pada dasarnya membantu masyarakat atau pelaku usaha memperoleh barang atau aset tanpa harus menyediakan seluruh dana pembelian di awal.
Beberapa fungsi yang bisa diberikan melalui pembiayaan antara lain:
1. Membantu memperoleh aset
Pembiayaan memungkinkan seseorang atau perusahaan mendapatkan aset dengan pembayaran yang dilakukan secara berkala sesuai perjanjian.
Untuk bisnis, pembiayaan bisa digunakan untuk kebutuhan aset seperti kendaraan operasional, mesin, atau peralatan tertentu.
2. Mengatur kebutuhan dana
Daripada membayar seluruh harga aset sekaligus, pembayaran dapat dilakukan melalui skema pembiayaan yang telah disepakati.
Hal ini membuat kebutuhan dana awal dan pembayaran berkala bisa direncanakan sejak awal.
3. Mendukung pembelian kendaraan
Dalam kehidupan sehari-hari, salah satu penggunaan pembiayaan yang paling sering dikaitkan dengan istilah leasing adalah pembelian mobil atau kendaraan bermotor.
Perusahaan pembiayaan memang menjadi salah satu sumber pembiayaan untuk pengadaan barang atau aset.
Jenis-Jenis Leasing
Secara umum, istilah leasing dapat merujuk pada beberapa bentuk pembiayaan, tetapi ada satu hal yang perlu diluruskan.
Sewa guna usaha atau leasing secara teknis lebih berkaitan dengan pembiayaan aset, terutama aset yang digunakan untuk kegiatan usaha. Sementara itu, pembiayaan mobil atau motor yang banyak dikenal masyarakat sebagai leasing termasuk pembiayaan konsumen.
Karena penggunaan istilah “leasing” untuk kendaraan sudah sangat umum, perusahaan pembiayaan pun sering disebut sebagai perusahaan leasing dalam percakapan sehari-hari.
Baca juga: Apakah Gaji 5 Juta Bisa Beli Mobil? Begini Cara Menabung dan Mengaturnya
Bagaimana Cara Kerja Leasing?
Mekanisme pembiayaan bisa berbeda tergantung produk dan perusahaan. Namun, secara umum prosesnya dapat melalui beberapa tahap.
1. Memilih aset
Calon pengguna menentukan kendaraan atau aset yang ingin diperoleh dan memilih skema pembiayaan yang tersedia.
2. Mengajukan pembiayaan
Pengajuan kemudian dilakukan dengan memberikan data dan dokumen yang dibutuhkan. Untuk pembiayaan mobil, dokumen yang diminta dapat mencakup identitas, bukti penghasilan, serta dokumen pendukung lainnya.
3. Proses penilaian
Perusahaan pembiayaan akan melakukan penilaian terhadap pengajuan berdasarkan ketentuan yang berlaku.
4. Pembiayaan disetujui
Jika pengajuan disetujui, calon debitur akan mendapatkan informasi mengenai skema pembiayaan, termasuk uang muka, cicilan, tenor, serta biaya yang berlaku.
5. Melakukan pembayaran
Setelah pembiayaan berjalan, pembayaran dilakukan sesuai jadwal yang tercantum dalam perjanjian sampai kewajiban selesai.
Apa Saja yang Perlu Diperhatikan Sebelum Mengambil Leasing?
Jangan hanya melihat nominal cicilan ketika memilih pembiayaan kendaraan. Ada beberapa komponen lain yang perlu diperhatikan.
Uang muka menjadi salah satunya. Besarnya uang muka akan memengaruhi jumlah pembiayaan yang perlu dibayar.
Kemudian ada tenor, yaitu jangka waktu pembayaran. Tenor yang lebih panjang dapat membuat cicilan berkala terlihat lebih ringan, tetapi total biaya pembiayaan perlu tetap diperhitungkan.
Perhatikan juga bunga, biaya administrasi, asuransi, serta biaya lain yang tercantum dalam perjanjian. Pastikan memahami ketentuan jika terjadi keterlambatan pembayaran maupun jika ingin melunasi pembiayaan lebih awal.
Leasing Mobil untuk Membeli Kendaraan
Istilah leasing paling sering muncul ketika seseorang membeli mobil secara kredit. Dalam kondisi ini, perusahaan pembiayaan membantu menyediakan pembiayaan untuk kendaraan yang ingin dibeli konsumen.
Namun, penting untuk menghitung kebutuhan secara menyeluruh. Jangan hanya membandingkan cicilan per bulan. Perhatikan juga uang muka, tenor, total pembayaran, biaya tambahan, dan kemampuan membayar setiap bulan.
Dengan begitu, kendaraan yang dibeli tidak mengganggu kebutuhan keuangan lainnya.
Baca juga: Proses Kredit Mobil Berapa Lama? Ini Tahapan dan Estimasinya!
Kredit Kepemilikan Mobil di Bank Saqu
Selain menggunakan perusahaan pembiayaan, kebutuhan membeli mobil juga dapat dipenuhi melalui fasilitas Kredit Kepemilikan Mobil Bank Saqu.
Bank Saqu menyediakan fasilitas Kredit Kepemilikan Mobil dengan proses pengajuan yang membutuhkan sejumlah dokumen, seperti identitas, bukti penghasilan, rekening koran atau tabungan, serta dokumen lain sesuai profil pemohon.
Jadi, ketika sedang mencari pembiayaan kendaraan, jangan hanya terpaku pada istilah leasing. Bandingkan juga jenis fasilitas, biaya, tenor, persyaratan, serta total kewajiban yang perlu dibayarkan.
Yuk, kenali Kredit Kepemilikan Mobil Bank Saqu dan cari tahu ketentuannya sesuai kebutuhanmu. Dengan memahami seluruh biaya dan kewajiban sejak awal, kamu bisa merencanakan pembelian mobil dengan lebih terukur.
Jangan lupa juga untuk download Bank Saqu agar kamu bisa menemukan pilihan fitur perbankan untuk keseharianmu.






