Cash advance adalah istilah yang penting untuk kamu ketahui. Apalagi jika kamu adalah pengguna kartu kredit aktif dan kerap memanfaatkan fasilitas ini.
Sebab, fasilitas cash advance memiliki aturan tersendiri yang perlu dipatuhi, mulai dari batas penarikan (limit), bunga, hingga biaya administrasi. Nah, untuk kamu yang ingin tahu tentang apa itu cash advance, simak artikel ini sampai akhir!
BACA JUGA: Jangan Asal Ajukan Kredit Aktif, Ketahui Arti, Plus Minus, dan Jenis-jenisnya
Apa Itu Cash Advance?
Secara sederhana, cash advance artinya layanan yang memungkinkan pemegang kartu kredit menarik dana tunai melalui ATM atau bank dengan menggunakan sebagian limit kartu kredit yang dimiliki.
Berbeda dengan transaksi belanja menggunakan kartu kredit, dana yang ditarik melalui cash advance akan langsung dikenakan bunga sejak hari pertama transaksi, tanpa masa tenggang (grace period) seperti pembelian barang atau jasa.
Oleh karena itulah, fasilitas ini lebih tepat digunakan sebagai solusi kebutuhan mendesak, bukan sebagai sumber dana untuk kebutuhan sehari-hari.
Cara Kerja Cash Advance Secara Umum
Setelah memahami pengertiannya, kamu perlu tahu bagaimana proses penarikan cash advance berlangsung. Prosesnya cukup sederhana, mirip dengan tarik tunai memakai kartu debit. Berikut langkah-langkah menarik dana lewat cash advance.
- Masukkan kartu kredit ke mesin ATM yang mendukung tarik tunai.
- Masukkan PIN kartu kredit sesuai yang terdaftar.
- Pilih menu cash advance atau tarik tunai di layar ATM.
- Masukkan nominal uang yang ingin kamu tarik.
- Ambil uang tunai dan struk transaksi setelah proses selesai.
Setelah dana cair, jumlah tersebut otomatis masuk ke tagihan kartu kreditmu. Bunga cash advance mulai dihitung sejak hari pertama penarikan. Kondisi ini berbeda dari transaksi belanja biasa yang punya masa bebas bunga.
Dari Mana Limit Cash Advance Berasal?
Limit cash advance yang kamu dapatkan berasal dari limit kartu kredit. Namun, dengan maksimal nominal penarikan yang lebih kecil dibanding total limit kartu.
Misalnya, kamu memiliki total limit kartu kredit sebesar Rp20.000.000 dengan limit cash advance adalah sebesar 40%. Artinya, jumlah maksimal uang tunai yang dapat ditarik hanya Rp8.000.000 atau sebesar 40% dari total limit kartu kredit.
Akan tetapi, perlu diperhatikan bahwa persentase limit cash advance akan berbeda-beda, tergantung kebijakan masing-masing bank. Semakin tinggi limit kartu kredit dan riwayat kredit yang baik, maka semakin besar limit cash advance yang diberikan.
Biaya-Biaya dalam Cash Advance
Selain limit penarikan, kamu juga perlu memperhitungkan biaya lain yang menyertai fasilitas ini. Secara umum, ada tiga jenis biaya utama yang biasa dikenakan. Berikut penjelasannya.
1. Biaya Layanan
Biaya layanan adalah biaya tetap yang ditetapkan bank untuk setiap transaksi cash advance. Besarnya biasanya berkisar antara Rp50.000 sampai Rp150.000.
Sebagian bank membebankan biaya layanan berdasarkan persentase dari jumlah penarikan. Persentase ini umumnya berkisar antara 3% sampai 5% dari nominal yang ditarik.
2. Biaya Transaksi Penarikan
Biaya ini muncul setiap kali kamu melakukan transaksi tarik tunai di ATM. Besarannya berbeda-beda, tergantung kebijakan bank dan jenis kartu kredit yang kamu pakai.
3. Biaya Bunga
Bunga cash advance biasanya lebih tinggi daripada bunga transaksi belanja kartu kredit. Bunga ini dihitung sejak hari pertama penarikan sampai tagihan lunas. Semakin lama kamu menunda pelunasan, semakin besar total tagihan yang harus kamu bayar.
Kelebihan dan Kekurangan Cash Advance
Sebelum memutuskan memakai cash advance, kamu tentu perlu menimbang kelebihan dan kekurangannya terlebih dulu. Berikut beberapa di antaranya.
1. Kelebihan Cash Advance
- Dana cair dengan cepat, cocok untuk kebutuhan mendesak.
- Proses penarikan mudah, cukup lewat mesin ATM.
- Tidak memerlukan jaminan tambahan karena memakai limit kartu kredit yang sudah ada.
- Penggunaan cash advance yang bertanggung jawab dapat membantu membangun riwayat kredit bisnis yang dapat bermanfaat untuk mendapat pinjaman di masa depan.
2. Kekurangan Cash Advance
- Bunga dan biaya yang dikenakan lebih tinggi dibanding transaksi belanja biasa.
- Limit penarikan terbatas, hanya sebagian dari limit kartu kredit
- Berpotensi menambah beban utang jika dipakai berulang kali tanpa perhitungan matang.
- Umumnya memiliki jangka waktu pembayaran yang singkat.
Kapan Sebaiknya Menggunakan Cash Advance?
Sangat disarankan menggunakan cash advance hanya ketika benar-benar dalam kondisi mendesak dan kamu sudah memiliki rencana pelunasan yang jelas. Beberapa kondisi yang masih bisa dipertimbangkan antara lain:
- Biaya rumah sakit mendadak
- Kendaraan mengalami kerusakan saat bepergian
- Membutuhkan dana darurat saat akses ke rekening utama sedang tidak tersedia
Sebaliknya, sebaiknya hindari menggunakan cash advance untuk belanja konsumtif, liburan, membeli barang yang sebenarnya masih bisa ditunda, atau membayar cicilan lain.
Tips Menggunakan Cash Advance dengan Bijak
Agar fasilitas cash advance yang diberikan tidak membebani keuangannya, kamu bisa menerapkan beberapa tips berikut ini.
- Tarik dana sesuai kebutuhan mendesak, jangan melebihi jumlah yang kamu perlukan.
- Segera lunasi tagihan cash advance sebelum bunga menumpuk.
- Bandingkan biaya cash advance antarbank jika kamu punya lebih dari satu kartu kredit.
- Simpan dana darurat supaya kamu tidak selalu bergantung pada cash advance.
BACA JUGA: Bagaimana Cara Membuat Kartu Kredit? Ikuti Langkah Mudah dan Praktis Ini
Butuh Dana Tunai Cepat untuk Kebutuhan Mendesak? Coba Fitur Saku Kredit dari Bank Saqu!
Cash advance memang bisa membantumu mendapatkan uang tunai dengan cepat. Namun, bunga dan biayanya yang tinggi bisa membebani keuanganmu jika dipakai tanpa perhitungan.
Sebagai alternatif, kamu bisa memakai Saku Kredit dari Bank Saqu. Dengan Saku Kredit, kamu bisa mendapatkan limit pinjaman tunai hingga Rp30.000.000. Pinjaman ini bisa kamu cicil sampai 24 bulan dengan bunga mulai dari 2%. Limit awal pinjamanmu mulai dari Rp500.000, jadi kamu bisa menyesuaikannya dengan kebutuhan.
Yuk, ajukan Saku Kredit sekarang dan nikmati pinjaman tunai yang fleksibel dan transparan!






