Inspirasi Warga

5 Contoh Surat Pelunasan Hutang Resmi dan Mudah Dibuat

08 Okt 2026

thumbnail

Hi Warga, 

Ketika utang sudah dibayar sampai lunas, menyimpan bukti pembayarannya penting. Salah satu dokumen yang bisa digunakan adalah surat pelunasan hutang.

Dokumen ini berisi pernyataan bahwa kewajiban dari pihak yang berutang sudah diselesaikan. Bentuknya bisa sederhana, selama informasi penting mengenai utang dan pelunasannya tercantum dengan jelas.

OJK mendefinisikan bukti pelunasan sebagai dokumen atau bukti tertulis atas pelunasan suatu kewajiban. 

Kalau kamu sedang mencari format yang bisa langsung disesuaikan, berikut lima contoh surat pelunasan hutang untuk beberapa kondisi.

Baca juga: Memahami Perbedaan Utang dan Piutang untuk Keuangan yang Lebih Sehat

Apa Itu Surat Pelunasan Hutang?

Surat pelunasan hutang adalah dokumen tertulis yang menyatakan bahwa seseorang atau pihak tertentu sudah menyelesaikan kewajibannya kepada pihak pemberi pinjaman.

Surat ini bisa dibuat untuk berbagai jenis utang, baik antara individu, bisnis, maupun kewajiban berdasarkan perjanjian tertentu.

Isi surat sebaiknya tidak hanya mencantumkan kalimat “utang sudah lunas”. Informasi mengenai siapa yang berutang, kepada siapa pembayaran dilakukan, jumlah kewajiban, dan kapan pelunasan dilakukan juga sebaiknya dicantumkan.

Apa Saja yang Perlu Dicantumkan?

Sebelum masuk ke contoh, beberapa informasi yang umumnya perlu ada dalam surat antara lain:

  • Nama dan identitas pihak yang berutang. 
  • Nama dan identitas pihak yang memberikan pinjaman. 
  • Jumlah utang yang dilunasi. 
  • Tanggal pelunasan. 
  • Keterangan mengenai perjanjian atau transaksi jika ada. 
  • Pernyataan bahwa kewajiban telah diselesaikan. 
  • Tanda tangan pihak yang membuat atau menerbitkan surat. 

Kalau sebelumnya sudah ada perjanjian utang piutang, nomor atau tanggal perjanjian tersebut juga bisa dicantumkan agar dokumennya lebih mudah dicocokkan.

5 Contoh Surat Pelunasan Hutang

1. Contoh Surat Pelunasan Hutang Pribadi

Format ini bisa digunakan untuk utang antara dua orang yang sudah diselesaikan secara penuh.

SURAT PERNYATAAN PELUNASAN HUTANG

Saya yang bertanda tangan di bawah ini:

Nama: Andi Wijaya
Alamat: Jl. Melati No. 10, Jakarta
NIK: 317xxxxxxxxxxxxx

Dengan ini menyatakan bahwa saya telah melunasi seluruh kewajiban hutang kepada:

Nama: Budi Santoso
Alamat: Jl. Mawar No. 15, Jakarta

sebesar Rp10.000.000 (sepuluh juta rupiah) pada tanggal 25 September 2026.

Dengan dilakukannya pembayaran tersebut, seluruh kewajiban hutang saya kepada pihak yang disebutkan di atas dinyatakan telah lunas.

Demikian surat ini dibuat dengan sebenar-benarnya untuk dapat digunakan sebagaimana mestinya.

Jakarta, 25 September 2026

Pihak yang Berutang,                              Pemberi Utang,
Andi Wijaya                                                Budi Santoso

2. Contoh Surat Keterangan Hutang Sudah Lunas

Format ini lebih cocok ketika pihak pemberi utang yang menerbitkan surat sebagai konfirmasi bahwa kewajiban sudah selesai.

SURAT KETERANGAN PELUNASAN HUTANG

Yang bertanda tangan di bawah ini:

Nama: Budi Santoso
Alamat: Jl. Mawar No. 15, Jakarta

menerangkan bahwa:

Nama: Andi Wijaya
Alamat: Jl. Melati No. 10, Jakarta

telah menyelesaikan seluruh kewajiban pembayaran hutang sebesar Rp15.000.000 kepada saya pada tanggal 25 September 2026.

Dengan demikian, tidak terdapat lagi kewajiban pembayaran atas hutang tersebut.
Surat keterangan ini dibuat sebagai bukti bahwa hutang telah diselesaikan.

Jakarta, 25 September 2026

Pemberi Utang,
Budi Santoso

3. Contoh Surat Pelunasan Hutang dengan Cicilan

Kalau utang dibayar secara bertahap, surat bisa mencantumkan total kewajiban dan keterangan bahwa seluruh cicilan telah selesai.

SURAT PERNYATAAN PELUNASAN HUTANG

Berdasarkan kesepakatan tanggal 1 Januari 2026, pihak berikut:

Nama: Andi Wijaya

memiliki kewajiban pembayaran kepada:

Nama: Budi Santoso

sebesar Rp20.000.000 yang disepakati untuk dibayarkan dalam 10 kali cicilan.

Dengan ini diterangkan bahwa seluruh cicilan telah dibayarkan dan kewajiban sebesar Rp20.000.000 tersebut telah dilunasi sepenuhnya pada 25 September 2026.

Sejak tanggal tersebut, pihak yang berutang tidak lagi memiliki kewajiban pembayaran berdasarkan kesepakatan tersebut.

Jakarta, 25 September 2026

Pihak yang Berutang,                           Pemberi Utang,
Andi Wijaya                                              Budi Santoso

4. Contoh Surat Pelunasan Hutang Usaha

Untuk transaksi bisnis, informasi mengenai perusahaan dan transaksi sebaiknya dibuat lebih lengkap.

SURAT KETERANGAN PELUNASAN

PT Maju Bersama, berkedudukan di Jakarta, menerangkan bahwa:

Nama Perusahaan: CV Sinar Jaya
Nomor Perjanjian: 012/SPH/2026
Nilai Kewajiban: Rp50.000.000

telah menyelesaikan seluruh kewajiban pembayaran kepada PT Maju Bersama pada tanggal 25 September 2026.

Dengan diterimanya pembayaran tersebut, kewajiban berdasarkan perjanjian nomor 012/SPH/2026 dinyatakan lunas.

Demikian surat ini dibuat sebagai bukti pelunasan kewajiban.

Jakarta, 25 September 2026

PT Maju Bersama
Nama dan Jabatan Penanggung Jawab

5. Contoh Surat Pelunasan Hutang Berdasarkan Perjanjian

Kalau sebelumnya sudah ada perjanjian utang piutang, surat pelunasan bisa secara khusus merujuk pada dokumen tersebut.

SURAT PERNYATAAN PELUNASAN

Merujuk pada Perjanjian Utang Piutang tanggal 10 Januari 2026 antara:

Pihak Pertama: Budi Santoso
Pihak Kedua: Andi Wijaya

dengan nilai kewajiban sebesar Rp30.000.000, dengan ini dinyatakan bahwa Pihak Kedua telah melakukan pembayaran secara penuh pada tanggal 25 September 2026.

Dengan demikian, seluruh kewajiban Pihak Kedua berdasarkan perjanjian tersebut dinyatakan telah lunas dan diselesaikan.

Surat ini dibuat sebagai bukti tertulis atas pelunasan kewajiban tersebut.

Jakarta, 25 September 2026

Pihak Pertama,                                         Pihak Kedua,
Budi Santoso                                            Andi Wijaya

Tips Membuat Surat Pelunasan Hutang

Tidak ada gunanya membuat surat pelunasan kalau detailnya justru sulit diverifikasi. Karena itu, pastikan nominal dan tanggal yang tertulis sesuai dengan transaksi sebenarnya.

Kalau pembayaran dilakukan melalui transfer, simpan juga bukti transfernya. Jika sebelumnya ada perjanjian utang piutang, simpan surat pelunasan bersama dokumen tersebut.

Untuk nominal yang besar atau hubungan utang piutang yang kompleks, pertimbangkan untuk menggunakan dokumen dan mekanisme yang lebih formal sesuai kebutuhan para pihak.

Yang paling penting, jangan hanya mengandalkan bukti chat atau ingatan bahwa utang sudah dibayar. Dokumen tertulis dapat membantu menunjukkan bahwa kewajiban memang sudah diselesaikan.

Baca juga: Pengertian Utang: Jenis-jenis, Manfaat, dan Risikonya

Sudah Lunas, Tetap Simpan Bukti Pembayaran

Pelunasan utang bukan berarti urusan dokumen selesai begitu saja. Surat pelunasan, bukti transfer, kuitansi, dan perjanjian awal sebaiknya tetap disimpan sebagai arsip.

Hal ini juga berlaku untuk pinjaman dari lembaga keuangan. Setelah seluruh kewajiban selesai, simpan bukti pembayaran dan dokumen terkait agar mudah ditemukan jika suatu saat dibutuhkan.

Kalau kamu sedang mempertimbangkan pinjaman untuk kebutuhan tertentu, pastikan jumlah yang diambil sesuai kemampuan membayar. 

Saku Kredit Bank Saqu bisa menjadi salah satu fasilitas yang kamu coba untuk kebutuhan finansial. Saku Kredit tersedia melalui aplikasi Bank Saqu dengan limit awal hingga Rp30 juta dan pilihan tenor sampai 24 bulan, sesuai ketentuan yang berlaku.

Yuk, download Bank Saqu dan kenali Saku Kredit untuk kebutuhan finansialmu. Sebelum menggunakan fasilitas kredit, cek detail biaya, bunga, tenor, serta kewajiban pembayarannya agar tetap sesuai dengan kemampuan keuanganmu.

Simulasikan Pinjamanmu

Loading...
Bank Saqu

Bank Saqu

PT Bank Saqu Indonesia adalah layanan perbankan milik Astra Financial dan WeLab yang berperan sebagai katalisator bagi Solopreneur dan pelaku bisnis di Indonesia.