Inspirasi Warga

Apa Itu Biaya Provisi? Ini Fungsi dan Cara Menghitungnya

07 Okt 2026

thumbnail

Saat mengajukan pinjaman, bunga bukan satu-satunya biaya yang perlu diperhatikan. Ada beberapa komponen lain yang mungkin muncul dalam perjanjian kredit, salah satunya adalah biaya provisi.

Memahami biaya ini sejak awal penting supaya kamu tahu berapa dana yang perlu disiapkan dan berapa jumlah pinjaman yang benar-benar akan diterima.

Baca juga: Apa Itu Bunga Efektif? Kenali Cara Kerjanya dalam Kredit

Apa itu Biaya Provisi?

Biaya provisi adalah biaya yang dikenakan kepada debitur berkaitan dengan pemberian fasilitas kredit. Dalam pedoman OJK, provisi kredit merupakan biaya yang dibayar debitur ketika kredit disetujui dan biasanya dinyatakan dalam bentuk persentase. 

Besarnya biaya provisi tidak selalu sama. Masing-masing lembaga keuangan dapat memiliki ketentuan yang berbeda, dan tidak semua produk pinjaman menerapkan biaya provisi.

Karena itu, calon peminjam perlu melihat rincian biaya pada produk yang akan diajukan, bukan hanya memperhatikan jumlah cicilan bulanannya.

Apa Fungsi Biaya Provisi?

Provisi merupakan bagian dari struktur biaya dalam pemberian kredit. Bagi calon peminjam, informasi mengenai biaya ini membantu memperkirakan keseluruhan biaya yang berkaitan dengan pinjaman.

Biaya provisi juga biasanya dinyatakan sebagai persentase dari nilai kredit. OJK menjelaskan bahwa dalam konteks kredit, provisi dapat ditetapkan berdasarkan persentase dari jumlah yang tercantum dalam perjanjian kredit. 

Jadi, ketika mendapatkan penawaran pinjaman, sebaiknya perhatikan bukan hanya bunga, tetapi juga apakah ada provisi dan bagaimana cara pengenaannya.

Cara Menghitung Biaya Provisi

Perhitungannya cukup sederhana jika persentase dan dasar pengenaannya sudah diketahui.

Biaya provisi = persentase provisi × nilai kredit

Contohnya, seseorang mendapatkan pinjaman Rp100 juta dengan biaya provisi 1%.

Maka: 1% × Rp100 juta = Rp1 juta

Jika persentasenya 2%, biaya provisinya menjadi Rp2 juta.

Angka tersebut hanya contoh untuk memahami cara menghitungnya. Persentase, dasar perhitungan, dan mekanisme pembayaran mengikuti ketentuan masing-masing produk kredit.

Kapan Biaya Provisi Dibayar?

Waktu dan cara pembayaran provisi bergantung pada perjanjian kredit.

Pada produk tertentu, biaya bisa dibayarkan ketika kredit disetujui. Ada pula produk yang memiliki mekanisme pemotongan biaya dari pencairan dana atau ketentuan lainnya.

Karena itu, jangan langsung menganggap seluruh nominal kredit yang disetujui akan masuk ke rekening. Periksa terlebih dahulu apakah ada biaya yang dipotong saat pencairan.

Misalnya, kredit yang disetujui sebesar Rp100 juta memiliki provisi Rp1 juta dan biaya tersebut dipotong dari pencairan. Jika memang mekanismenya seperti itu, dana yang diterima menjadi Rp99 juta.

Contoh tersebut hanya menggambarkan mekanisme perhitungan. Ketentuan sebenarnya tetap mengikuti produk dan perjanjian kredit yang berlaku.

Apa Bedanya Biaya Provisi dan Bunga?

Keduanya sama-sama berkaitan dengan kredit, tetapi bukan hal yang sama.

Biaya provisi merupakan biaya yang berkaitan dengan pemberian fasilitas kredit.

Sementara bunga merupakan biaya atas penggunaan dana pinjaman selama periode tertentu.

Misalnya kamu memperoleh pinjaman Rp100 juta dengan provisi 1%. Provisi dihitung berdasarkan ketentuan yang berlaku untuk pinjaman tersebut. Sementara bunga akan dihitung berdasarkan suku bunga dan mekanisme pembayaran yang diterapkan pada kredit.

Jadi, jangan menganggap biaya provisi sebagai pengganti bunga. Keduanya bisa menjadi komponen biaya yang berbeda dalam suatu produk kredit.

Biaya Provisi Bukan Satu-Satunya Biaya Kredit

Selain provisi dan bunga, suatu produk kredit bisa memiliki komponen biaya lain. OJK mencatat bahwa total biaya kredit dapat mencakup bunga, biaya provisi, komisi, biaya administrasi, dan biaya lainnya. 

Namun, tidak berarti semua produk kredit akan mengenakan seluruh biaya tersebut.

Sebelum mengajukan pinjaman, perhatikan beberapa hal berikut:

  1. Berapa persentase provisinya? 
  2. Provisi dihitung dari nilai kredit atau dasar perhitungan lainnya? 
  3. Kapan biaya tersebut harus dibayar? 
  4. Apakah ada biaya administrasi atau biaya lainnya? 
  5. Berapa dana bersih yang akan diterima? 
  6. Berapa total kewajiban sampai pinjaman selesai? 

Dengan begitu, kamu bisa membandingkan pinjaman berdasarkan keseluruhan biaya, bukan hanya melihat cicilan bulanan.

Baca juga: Apa Itu Prepayment dalam Pinjaman? Kenali Arti dan Fungsinya

Contoh Perhitungan Biaya Provisi

Misalnya ada dua penawaran pinjaman dengan nominal yang sama, yaitu Rp100 juta.

Pinjaman pertama mengenakan provisi 1%, sedangkan pinjaman kedua mengenakan provisi 2%.

Pada pinjaman pertama:

1% × Rp100 juta = Rp1 juta

Pada pinjaman kedua:

2% × Rp100 juta = Rp2 juta

Ada selisih Rp1 juta hanya dari biaya provisinya. Tapi angka tersebut belum cukup untuk menentukan pinjaman mana yang lebih sesuai karena masih ada bunga, tenor, dan biaya lain yang perlu diperhitungkan.

Baca juga: Apa Itu Fixed Rate? Kenali Suku Bunga Tetap dalam Pinjaman

Kenali Biaya Sebelum Mengajukan Pinjaman

Memahami biaya provisi akan membantu kamu melihat pinjaman secara lebih utuh. Sebelum mengajukan, pastikan sudah mengetahui nominal pinjaman, bunga, tenor, biaya provisi jika ada, serta biaya lain yang tercantum dalam ketentuan produk.

Bank Saqu menyediakan Saku Kredit yang bisa digunakan untuk berbagai kebutuhan melalui fitur pinjaman tunai, Bayar Nanti, maupun cicilan. Saku Kredit memiliki limit awal Rp500 ribu hingga Rp30 juta dan pilihan tenor pinjaman 1–24 bulan. 

Untuk Saku Kredit, Bank Saqu juga mencantumkan informasi biaya secara transparan pada ketentuan produknya. Jadi, sebelum menggunakan fasilitas kredit, pastikan kamu memahami biaya dan kewajiban pembayaran yang berlaku untuk pilihan yang digunakan.

Yuk, download Bank Saqu dan kenali Saku Kredit untuk kebutuhan finansialmu. Cek detail biaya, bunga, tenor, dan ketentuannya terlebih dahulu supaya penggunaan kredit tetap sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan membayar.

Simulasikan Pinjamanmu

Loading...
Bank Saqu

Bank Saqu

PT Bank Saqu Indonesia adalah layanan perbankan milik Astra Financial dan WeLab yang berperan sebagai katalisator bagi Solopreneur dan pelaku bisnis di Indonesia.