Inspirasi Warga

Ausbildung Jerman: Cek Syarat dan Dana yang Perlu Disiapkan

05 Nov 2026

thumbnail

Punya impian bekerja dan membangun karier di Eropa? Jerman bisa menjadi salah satu negara yang menarik untuk dipertimbangkan, terutama melalui program Ausbildung. Program ini menawarkan kesempatan untuk belajar keterampilan profesional sekaligus mendapatkan pengalaman kerja langsung di perusahaan Jerman.

Berbeda dengan kuliah konvensional, Ausbildung menggabungkan pembelajaran teori di sekolah vokasi dan praktik kerja di perusahaan. Menariknya, peserta program dual Ausbildung umumnya tidak perlu membayar biaya pendidikan vokasi dan justru mendapatkan remunerasi bulanan selama masa pelatihan.

Namun, untuk bisa mengikuti program ini, ada beberapa persiapan yang perlu dilakukan. Mulai dari menguasai bahasa Jerman, menyiapkan dokumen administrasi, mencari perusahaan yang menerima peserta internasional, hingga mengatur biaya keberangkatan.

Lantas, apa saja syarat dan berapa biaya Ausbildung Jerman yang perlu disiapkan? Simak panduan lengkapnya berikut ini.

BACA JUGA: Apa Itu Loan? Kenali Arti, Contoh, dan Jenis-Jenisnya

Apa Itu Ausbildung Jerman?

Ausbildung Jerman adalah sistem pendidikan dan pelatihan vokasi yang dirancang untuk mempersiapkan peserta memasuki dunia kerja melalui kombinasi pembelajaran teori dan praktik profesional.

Program ini dikenal sebagai Duale Ausbildung atau pendidikan vokasi dual. Peserta akan mengikuti pembelajaran di sekolah vokasi (Berufsschule) sekaligus menjalani praktik kerja di perusahaan (Ausbildungsbetrieb).

Umumnya, program berlangsung selama dua hingga tiga setengah tahun, tergantung bidang profesi dan ketentuan pelatihannya.

Salah satu daya tarik program Ausbildung adalah peserta bisa mendapatkan pengalaman kerja sekaligus menerima uang saku atau gaji pelatihan (Ausbildungsvergütung) setiap bulan.

Berdasarkan informasi Make it in Germany, remunerasi peserta dual Ausbildung pada 2026 dapat berbeda berdasarkan bidang pekerjaan, perusahaan, dan tahun pelatihan. Sebagai gambaran, remunerasi minimum tahun pertama untuk kontrak pelatihan yang tercakup dalam ketentuan upah minimum pelatihan adalah €724 bruto per bulan.

Berikut beberapa keuntungan mengikuti program ini:

  • Belajar tanpa biaya kuliah: Pada jalur dual Ausbildung, peserta umumnya tidak dikenakan biaya pendidikan vokasi di perusahaan dan sekolah negeri.
  • Mendapatkan remunerasi bulanan: Peserta dual Ausbildung menerima penghasilan selama menjalani pelatihan.
  • Pengalaman kerja profesional: Peserta belajar langsung dari lingkungan kerja di Jerman.
  • Peluang karier setelah lulus: Lulusan dapat melamar pekerjaan sesuai kualifikasi dan kebutuhan perusahaan di Jerman.
  • Kesempatan tinggal lebih lama: Setelah menyelesaikan Ausbildung, lulusan dapat mengajukan izin tinggal hingga 18 bulan untuk mencari pekerjaan yang sesuai kualifikasi.

Perlu diketahui, tidak semua jalur Ausbildung memiliki ketentuan biaya dan remunerasi yang sama. Pada schulische Ausbildung atau pendidikan vokasi berbasis sekolah, peserta bisa saja tidak mendapatkan gaji dan perlu membayar biaya tertentu.

Karena itu, penting untuk memahami jenis program yang akan diikuti sebelum memulai persiapan.

BACA JUGA: Biaya Liburan ke Jepang 2026: Budget dan Persiapannya

Jurusan Ausbildung Jerman yang Populer untuk Peserta Internasional

Ada banyak bidang pekerjaan yang menawarkan program Ausbildung bagi calon tenaga profesional, termasuk peserta dari luar Uni Eropa.

Berikut beberapa jurusan yang bisa dipertimbangkan.

1. Pflegefachmann/-frau (Keperawatan)

Pflegefachmann/-frau merupakan program pendidikan vokasi untuk profesi perawat di Jerman.

Bidang ini mencakup pelayanan kesehatan, perawatan pasien, pendampingan lansia, hingga pelayanan keperawatan di rumah sakit dan fasilitas kesehatan lainnya.

Program pendidikan keperawatan umumnya berlangsung selama tiga tahun.

Beberapa hal yang perlu diperhatikan:

  • Memiliki latar belakang pendidikan yang sesuai dengan persyaratan institusi.
  • Menguasai bahasa Jerman. Level B1 umumnya menjadi standar minimum untuk persyaratan visa, tetapi B2 dapat diminta oleh pemberi kerja atau institusi pendidikan.
  • Memenuhi persyaratan kesehatan.
  • Siap bekerja dengan sistem shift dan berinteraksi langsung dengan pasien.

Keperawatan menjadi salah satu bidang yang banyak dicari di Jerman. Namun, persyaratan bahasa dan penerimaan peserta internasional tetap bergantung pada institusi serta perusahaan yang membuka lowongan.

2. Hotelfachmann/-frau (Perhotelan)

Jika tertarik bekerja di industri hospitality, Hotelfachmann/-frau bisa menjadi salah satu pilihan.

Program ini mempersiapkan peserta untuk bekerja di industri hotel, restoran, dan layanan perhotelan.

Beberapa materi yang dipelajari meliputi:

  • Pelayanan tamu dan reservasi hotel.
  • Manajemen operasional hotel.
  • Pelayanan makanan dan minuman.
  • Administrasi dan pengelolaan bisnis hospitality.
  • Penanganan kebutuhan serta keluhan pelanggan.

Kemampuan komunikasi dalam bahasa Jerman menjadi salah satu keterampilan penting karena pekerjaan ini melibatkan interaksi langsung dengan tamu dan rekan kerja.

3. IT dan Teknik

Bidang teknologi informasi dan teknik juga menawarkan berbagai pilihan Ausbildung.

Beberapa profesi yang bisa dipertimbangkan antara lain:

  • Fachinformatiker/in: Pendidikan vokasi di bidang teknologi informasi, seperti pengembangan aplikasi dan administrasi sistem.
  • Elektroniker/in: Bidang teknik elektronika dan kelistrikan.
  • Mechatroniker/in: Bidang mekanik dan elektronik.
  • Industriemechaniker/in: Bidang teknik mesin dan industri.

Jurusan ini cocok bagi calon peserta yang memiliki ketertarikan pada teknologi, pemrograman, mesin, atau sistem industri.

Selain kemampuan bahasa Jerman, beberapa perusahaan juga mensyaratkan pengetahuan teknis, kemampuan matematika, dan keterampilan analitis.

Kamu bisa mengeksplorasi berbagai profesi melalui portal informasi Ausbildung dari Federal Employment Agency.

BACA JUGA: Biaya Liburan ke Thailand: Rincian Budget yang Perlu Disiapkan

Syarat Ausbildung Jerman untuk Warga Negara Indonesia

Sebelum mendaftar, calon peserta perlu memahami persyaratan pendidikan, kemampuan bahasa, serta dokumen administrasi yang dibutuhkan.

Berikut beberapa persyaratan umum yang perlu dipersiapkan.

1. Persyaratan Usia dan Pendidikan

Salah satu hal yang menarik dari Ausbildung adalah tidak adanya batas usia maksimum secara umum untuk memulai pendidikan vokasi di Jerman.

Artinya, seseorang yang sudah memiliki pengalaman kerja atau bahkan gelar sarjana tetap dapat mengikuti Ausbildung selama memenuhi persyaratan perusahaan dan program yang dituju.

Namun, perlu dibedakan antara pendaftaran Ausbildung dan pengajuan visa untuk mencari tempat Ausbildung. Batas usia di bawah 35 tahun berlaku untuk visa pencarian tempat Ausbildung (visa for seeking a vocational training place), bukan untuk semua calon peserta yang sudah memiliki kontrak pelatihan atau ingin mendaftar program Ausbildung.

Untuk latar belakang pendidikan, calon peserta umumnya perlu memiliki ijazah sekolah menengah atas atau sederajat.

Namun, setiap perusahaan dan sekolah vokasi dapat menentukan kualifikasi pendidikan yang berbeda. Beberapa bidang pekerjaan mungkin meminta nilai akademik atau latar belakang pendidikan tertentu.

Jika diperlukan, ijazah juga harus melalui proses pengakuan kualifikasi pendidikan di Jerman.

2. Sertifikat Bahasa Jerman Minimal B1

Kemampuan bahasa Jerman merupakan salah satu persyaratan terpenting dalam proses pendaftaran.

Umumnya, peserta membutuhkan kemampuan bahasa Jerman minimal level B1 berdasarkan Common European Framework of Reference for Languages (CEFR) untuk memenuhi persyaratan visa Ausbildung.

Namun, level B2 lebih disarankan karena pembelajaran teori, ujian, komunikasi dengan perusahaan, dan aktivitas sehari-hari umumnya menggunakan bahasa Jerman.

Untuk bidang tertentu, seperti keperawatan, pemberi kerja atau institusi pendidikan dapat meminta kemampuan bahasa B2. Jadi, persyaratan bahasa sebaiknya diperiksa kembali berdasarkan profesi dan perusahaan yang dituju.

Beberapa sertifikat bahasa yang dapat dipertimbangkan antara lain:

  • Goethe-Zertifikat.
  • ÖSD Zertifikat.
  • telc Deutsch.

Pastikan sertifikat yang digunakan memenuhi ketentuan lembaga penerima dan persyaratan visa.

Kamu dapat memeriksa informasi ujian dan kursus melalui Goethe-Institut Indonesia.

3. Dokumen Administrasi

Selain kemampuan bahasa, ada beberapa dokumen yang perlu disiapkan untuk melamar program Ausbildung.

a. CV Format Jerman (Tabellarischer Lebenslauf)

CV perlu memuat informasi pribadi, riwayat pendidikan, pengalaman kerja, kemampuan bahasa, dan keterampilan yang relevan.

Gunakan format yang rapi, profesional, dan mudah dibaca oleh perusahaan di Jerman.

b. Surat Motivasi (Anschreiben)

Surat motivasi menjelaskan alasan kamu memilih jurusan tertentu, ketertarikan terhadap perusahaan, serta tujuan mengikuti Ausbildung.

Sebaiknya, surat dibuat secara spesifik untuk setiap perusahaan yang dilamar.

c. Ijazah dan Transkrip Nilai

Siapkan ijazah pendidikan terakhir dan transkrip nilai. Dokumen yang tidak diterbitkan dalam bahasa Jerman atau Inggris mungkin perlu diterjemahkan sesuai ketentuan instansi penerima.

Jika diminta, gunakan jasa penerjemah tersumpah dan lakukan proses legalisasi atau apostille sesuai persyaratan dokumen.

d. Paspor

Pastikan paspor masih berlaku dan memiliki masa berlaku yang memadai untuk proses pengajuan visa serta perjalanan.

e. Sertifikat Bahasa

Lampirkan sertifikat kemampuan bahasa Jerman sesuai persyaratan perusahaan dan visa.

BACA JUGA: Biaya Hidup di Jakarta: Pengeluaran dan Cara Mengaturnya

Alur dan Proses Pendaftaran Ausbildung Jerman

Setelah memahami persyaratan, langkah berikutnya adalah menyusun rencana persiapan dan pendaftaran.

Secara umum, prosesnya dapat dibagi menjadi empat fase.

Fase 1: Persiapan Bahasa di Indonesia (6–12 Bulan)

Langkah pertama adalah mempelajari bahasa Jerman dari level dasar hingga mencapai B1 atau B2.

Jika belum memiliki kemampuan bahasa Jerman, kamu bisa memulai dari level A1, kemudian melanjutkan ke A2, B1, dan B2.

Beberapa hal yang perlu dilakukan:

  1. Mengikuti kursus bahasa Jerman secara terstruktur.
  2. Melatih kemampuan membaca, menulis, mendengarkan, dan berbicara.
  3. Memperbanyak kosakata yang berkaitan dengan jurusan pilihan.
  4. Mengikuti simulasi ujian sertifikasi.
  5. Mengambil ujian resmi Goethe, ÖSD, atau sertifikasi lain yang diterima.

Durasi enam hingga 12 bulan merupakan estimasi persiapan dan dapat berbeda berdasarkan intensitas belajar serta kemampuan masing-masing peserta.

Fase 2: Mencari Perusahaan dan Melamar Ausbildung

Setelah memiliki kemampuan bahasa yang memadai, kamu bisa mulai mencari perusahaan yang membuka posisi Ausbildung.

Pencarian lowongan dapat dilakukan secara mandiri melalui beberapa portal berikut:

  • Ausbildung.de: Portal informasi dan pencarian lowongan Ausbildung di berbagai bidang.
  • Make it in Germany: Portal resmi pemerintah Jerman untuk informasi pekerjaan, pelatihan vokasi, dan imigrasi.
  • Federal Employment Agency: Portal pemerintah untuk pencarian pekerjaan dan pelatihan vokasi.

Setelah menemukan posisi yang sesuai, kamu bisa mengirimkan CV dan surat motivasi kepada perusahaan.

Jika lolos seleksi administrasi, perusahaan biasanya akan mengundang calon peserta untuk mengikuti wawancara.

Wawancara dapat dilakukan secara daring menggunakan Zoom atau Microsoft Teams. Karena itu, penting untuk melatih kemampuan komunikasi bahasa Jerman agar bisa menjelaskan motivasi dan pengalaman dengan baik.

Fase 3: Mendapatkan Kontrak dan Mengurus Visa Ausbildung

Jika diterima, perusahaan akan memberikan kontrak pelatihan yang dikenal sebagai Ausbildungsvertrag.

Kontrak ini memuat informasi penting, seperti:

  • Nama perusahaan dan peserta.
  • Bidang pendidikan vokasi.
  • Tanggal mulai dan durasi pelatihan.
  • Besaran remunerasi bulanan.
  • Jam kerja dan ketentuan pelatihan.
  • Hak dan kewajiban peserta.

Setelah mendapatkan kontrak, kamu dapat melanjutkan proses pengajuan visa nasional untuk tujuan pendidikan vokasi berdasarkan § 16a Aufenthaltsgesetz.

Beberapa dokumen yang umumnya dibutuhkan meliputi:

  1. Paspor yang masih berlaku.
  2. Kontrak Ausbildung.
  3. Bukti kemampuan bahasa Jerman.
  4. Ijazah dan dokumen pendidikan.
  5. CV dan dokumen pendukung lainnya.
  6. Bukti kemampuan finansial.
  7. Dokumen asuransi kesehatan sesuai ketentuan.

Pengajuan dilakukan melalui Consular Services Portal Kementerian Luar Negeri Jerman.

Untuk informasi persyaratan yang berlaku bagi pemohon Indonesia, periksa juga situs Kedutaan Besar Jerman di Jakarta.

Perlu diperhatikan, kontrak Ausbildung tidak otomatis menjamin visa disetujui. Pihak imigrasi tetap melakukan pemeriksaan terhadap kelengkapan dokumen dan persyaratan lainnya.

Fase 4: Keberangkatan dan Adaptasi di Jerman

Setelah visa disetujui, kamu dapat mulai mempersiapkan keberangkatan.

Beberapa kebutuhan yang perlu diperhatikan antara lain:

  • Tiket pesawat menuju Jerman.
  • Asuransi kesehatan atau perlindungan sementara sebelum kepesertaan asuransi kerja aktif.
  • Tempat tinggal selama mengikuti Ausbildung.
  • Dana untuk kebutuhan awal seperti transportasi, makanan, dan perlengkapan sehari-hari.
  • Dokumen penting yang perlu dibawa selama perjalanan.

Setelah tiba di Jerman, kamu juga perlu mengurus administrasi tempat tinggal dan kebutuhan lainnya sesuai ketentuan setempat.

Sebaiknya, jangan membeli tiket pesawat yang tidak dapat dikembalikan sebelum visa disetujui.

Berapa Biaya Ausbildung Jerman yang Perlu Disiapkan?

Meskipun program dual Ausbildung umumnya tidak membebankan biaya pendidikan, calon peserta tetap membutuhkan modal awal untuk mempersiapkan keberangkatan.

Biaya terbesar biasanya berasal dari kursus bahasa Jerman, ujian sertifikasi, penerjemahan dokumen, tiket pesawat, serta kebutuhan hidup awal.

Berikut estimasi biaya persiapan dari Indonesia.

Tabel Estimasi Biaya Ausbildung Jerman

Fase PersiapanKomponen BiayaEstimasi Biaya
Penguasaan BahasaKursus bahasa Jerman A1–B2Rp9.000.000–Rp14.000.000
Ujian sertifikasi resmi B1/B2Rp2.800.000–Rp3.200.000
Dokumen dan LegalitasPenerjemah tersumpah dan apostille ijazahRp1.500.000–Rp3.000.000
Pembuatan paspor dan visa nasionalRp1.550.000–Rp2.150.000
KeberangkatanTiket pesawat one-way Indonesia–JermanRp15.000.000–Rp35.000.000
Asuransi perjalanan dan dana darurat bulan pertamaRp5.000.000–Rp7.000.000
Jalur ProgramJasa LPK atau agensi penyalur (opsional)Rp35.000.000–Rp45.000.000

Catatan: Angka di atas merupakan estimasi perencanaan, bukan tarif resmi. Biaya kursus, ujian, penerjemahan, visa, tiket, dan jasa lembaga dapat berubah sesuai penyedia layanan, lokasi, serta waktu pendaftaran.

Jika dihitung berdasarkan komponen tersebut, estimasi kebutuhan dana adalah:

  • Jalur mandiri: Sekitar Rp34.850.000–Rp64.350.000.
  • Melalui LPK atau agensi: Sekitar Rp69.850.000–Rp109.350.000.

Biaya agensi bersifat opsional dan perlu diperiksa berdasarkan rincian layanan yang diberikan. Pastikan kamu memahami apakah biaya tersebut mencakup kursus bahasa, pencarian perusahaan, pendampingan wawancara, pengurusan dokumen, atau layanan lainnya.

Selain itu, estimasi di atas belum tentu mencakup seluruh kebutuhan finansial selama berada di Jerman. Biaya tempat tinggal, deposit sewa, transportasi, dan kebutuhan hidup tambahan dapat membuat dana yang perlu disiapkan menjadi lebih besar.

BACA JUGA: 11 Cara Mengatur Keuangan Pribadi yang Realistis dan Efektif

Jangan Lupakan Persyaratan Bukti Finansial

Satu hal yang perlu diperhatikan adalah persyaratan kemampuan finansial untuk visa Ausbildung.

Menurut ketentuan visa pendidikan vokasi dari Make it in Germany, peserta dual Ausbildung dapat menggunakan remunerasi dari perusahaan sebagai bukti kemampuan finansial.

Pada 2026, penghasilan pelatihan minimal €1.048 bruto atau €822 neto per bulan dianggap cukup untuk memenuhi ambang batas kebutuhan hidup.

Jika remunerasi yang diterima lebih rendah, peserta perlu membuktikan kemampuan menutupi kekurangannya melalui rekening terblokir (Sperrkonto) atau surat pernyataan tanggungan (Verpflichtungserklärung).

Sementara itu, untuk program berbasis sekolah (schulische Ausbildung), peserta perlu menunjukkan dana minimal €959 neto per bulan pada 2026 melalui rekening terblokir, sponsor, atau beasiswa.

Artinya, kebutuhan dana setiap peserta bisa berbeda tergantung jenis Ausbildung, besaran remunerasi, dan kondisi tempat tinggal. Pastikan kamu memeriksa ketentuan terbaru sebelum mengajukan visa karena ambang batas finansial dapat berubah.

Strategi Mengatur Keuangan untuk Persiapan Ausbildung Jerman

Setelah mengetahui estimasi biaya, langkah berikutnya adalah membuat strategi keuangan yang sesuai dengan waktu persiapan.

Kamu bisa membagi kebutuhan dana menjadi dua kategori: tabungan jangka panjang dan pengeluaran awal yang membutuhkan pembayaran dalam waktu dekat.

1. Gunakan Saku Nabung dan Set Target untuk Persiapan Jangka Panjang

Jika kamu memiliki waktu persiapan enam hingga 12 bulan, menabung secara bertahap bisa menjadi pilihan yang lebih terencana.

Misalnya, kamu ingin mengumpulkan dana Rp36 juta untuk persiapan Ausbildung dalam waktu 12 bulan.

Artinya, kamu perlu menyisihkan sekitar Rp3 juta setiap bulan.

Agar lebih mudah mengatur target tersebut, kamu bisa memanfaatkan Saku Nabung dan fitur Set Target dari Bank Saqu.

Saku Nabung dapat digunakan untuk menyimpan dana sesuai kebutuhan, sementara Set Target membantu kamu menentukan nominal dan tujuan tabungan agar perkembangan dana lebih mudah dipantau.

Beberapa langkah yang bisa dilakukan:

  1. Tentukan total kebutuhan dana berdasarkan jalur Ausbildung yang dipilih.
  2. Bagi target tersebut ke dalam periode menabung bulanan.
  3. Pisahkan tabungan Ausbildung dari dana kebutuhan sehari-hari.
  4. Evaluasi perkembangan tabungan secara berkala.
  5. Sesuaikan nominal tabungan jika ada perubahan biaya atau jadwal keberangkatan.

Dengan target yang jelas, kamu bisa mempersiapkan biaya kursus, ujian bahasa, dokumen, dan kebutuhan perjalanan secara bertahap.

2. Pertimbangkan Saku Kredit untuk Pengeluaran Awal

Bagaimana jika kamu sudah mendapatkan kesempatan mengikuti program Ausbildung, tetapi harus membayar biaya kursus intensif, DP lembaga, atau kebutuhan administrasi dalam waktu dekat?

Jika tabungan belum mencukupi, kamu bisa mempertimbangkan fasilitas Saku Kredit dari Bank Saqu sebagai alternatif pembiayaan.

Saku Kredit menyediakan fasilitas kredit dengan limit hingga Rp30 juta, bergantung pada hasil penilaian dan persetujuan bank.

Salah satu keunggulannya adalah pilihan tenor cicilan hingga 24 bulan untuk pinjaman tunai sesuai ketentuan produk.

Misalnya, kamu perlu membayar biaya kursus bahasa Jerman atau kebutuhan administrasi yang harus dilunasi sebelum batas waktu pendaftaran. Dengan perencanaan yang tepat, fasilitas kredit dapat membantu mengatur arus kas tanpa harus langsung mengeluarkan seluruh tabungan.

Namun, sebelum menggunakan fasilitas ini, perhatikan beberapa hal:

  • Pastikan kebutuhan yang dibiayai memang mendesak dan penting.
  • Periksa bunga, biaya administrasi, dan total kewajiban pembayaran.
  • Pilih tenor berdasarkan kemampuan membayar setiap bulan.
  • Pastikan cicilan tidak mengganggu kebutuhan pokok dan kewajiban finansial lainnya.

Penggunaan fasilitas kredit bersifat opsional dan bukan pengganti persyaratan bukti finansial untuk pengajuan visa. Pastikan juga kamu tidak menggunakan dana pinjaman sebagai bukti kemampuan finansial tanpa memastikan kesesuaiannya dengan ketentuan imigrasi.

Kejar Ausbildung di Jerman Bersama Bank Saqu

Ausbildung Jerman merupakan salah satu kesempatan untuk mendapatkan pendidikan vokasi sekaligus pengalaman kerja profesional di Eropa. Melalui sistem pembelajaran teori dan praktik, peserta dapat mengembangkan keterampilan yang dibutuhkan industri Jerman sambil menerima remunerasi selama masa pelatihan pada jalur dual Ausbildung.

Namun, kesempatan ini membutuhkan persiapan yang matang. Mulai dari menguasai bahasa Jerman minimal B1, mencari perusahaan yang sesuai, menyiapkan dokumen administrasi, hingga memenuhi persyaratan visa dan kemampuan finansial.

Dari sisi biaya, kebutuhan persiapan bisa berkisar Rp35 juta hingga lebih dari Rp100 juta, bergantung pada pilihan jalur mandiri atau penggunaan jasa lembaga, serta kebutuhan masing-masing peserta.

Karena itu, penting untuk mulai mengatur keuangan sejak dini.

Wujudkan rencana Ausbildung di Jerman dengan Saku Nabung dan Set Target agar target menabung bulananmu lebih terarah. Harus membayar biaya di awal, tetapi tabungan belum mencukupi? Manfaatkan Saku Kredit dengan pilihan cicilan hingga 24 bulan untuk membantu memenuhi kebutuhanmu.

Download Bank Saqu sekarang!

Bank Saqu

Bank Saqu

PT Bank Saqu Indonesia adalah layanan perbankan milik Astra Financial dan WeLab yang berperan sebagai katalisator bagi Solopreneur dan pelaku bisnis di Indonesia.